• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 3 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pupuk Indonesia Grup Ajak Petani Jawa Barat Daftar RDKK Pupuk Subsidi 2026

by redaksi
31 Oktober 2025
in Berita
0
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Pertanian menegaskan pentingnya pendataan petani penerima pupuk bersubsidi. Pendataan yang akurat menjadi salah satu kunci utama keberhasilan distribusi pupuk bersubsidi. Guna mendukung program tersebut, Pupuk Indonesia melalui PT Pupuk Kujang Cikampek menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penginputan Data e-RDKK tahun anggaran 2026.

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kujang, Iyan Fajri mengungkapkan bahwa Pupuk Indonesia Grup siap mendukung serta mensukseskan program penginputan Data e-RDKK pupuk bersubsidi tahun anggaran 2026. Dia mengajak kepada seluruh petani untuk segera mendaftar agar bisa mendapatkan alokasi subsidi pupuk yang telah disediakan pemerintah.

RelatedPosts

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere

COO Danantara, Dony Oskaria Mengungkapkan Danareksa akan Menjadi Rumah Besar Bagi Seluruh Manajer Investasi Milik Bank-bank BUMN

Mulai Rp10 Ribu, Generasi Muda Kini Bisa Investasi Reksa Dana Lewat BSI Program PINTAR SiMuda Investasiku

“Untuk e-RDKK tahun 2026, semua petani yang membutuhkan dapat menginput e-RDKK, salah satunya untuk pupuk organik. Jadi kalau sudah input pupuk organik di RDKK tinggal teman-teman PUD, teman-teman PPTS sosialisasi dan petani bisa menebus pupuk organik ini. Harapannya, tanamannya ini yang sebelumnya hanya padi nanti dibolehkan untuk tanaman yang diperbolehkan,” demikian ungkap Iyan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pupuk, Kementerian Pertanian Jekvy Hendra mengatakan bahwa input data e-RDKK merupakan proses yang penting dalam mensukseskan program pupuk subsidi tahun 2026.

“Pendataan ini adalah langkah penting dalam menjamin pupuk subsidi yang tepat sasaran. Kami harap tolong disisir lagi. Pendataan spasial juga harus dilakukan dengan baik,” kata Jevky.

Jevky menuturkan, saat ini sedang berlangsung penginputan data tahun 2026. Adapun proses penginputan sedang berlangsung pada 22 September hingga 25 Oktober. “Kami harap proses pendataan dilakukan dengan teliti. Supaya serapan pupuk subsidi bisa dilakukan dengan baik. Jika tidak teliti, serapan pupuk subsidi tidak akan maksimal,” kata Jevky.

Jevky mencontohkan, di Jawa Barat misalnya, terdapat 363.797 orang petani yang tidak menebus pupuk bersubsidi selama tiga tahun berturut-turut. “Tolong ini jadi perhatian semuanya, segera disisir lagi datanya sehingga serapan bisa meningkat,” kata Jevky.

Sementara itu, Sry Pujiati, Kapoksi Pupuk Bersubsidi Kementan menyatakan ratusan ribu petani tersebut belum menebus pupuk bersubsidi kemungkinan akibat usulan yang meningkat. “Usulan meningkat karena rasa khawatir tidak kebagian pupuk bersubsidi. Padahal tak perlu takut tidak kebagian pupuk subsidi, kami bisa lakukan realokasi jika terjadi faktor-faktor tertentu,” kata Sry.

Pupuk Organik Kembali Disubsidi, Petani Jangan Ragu Menebusnya

Pemerintah kembali mensubsidi pupuk organik untuk petani. Hal ini dilakukan sebagai jalan untuk mencapai swasembada pangan. Iyan menuturkan Presiden Prabowo sangat concern pada swasembada pangan. “Hal itu akan tercapai jika produktivitas tanaman tinggi, hal itu bisa terjadi jika tanah kita sehat. Supaya tanah sehat kembali, pupuk organik bisa jadi sarananya,” kata Iyan.

Iyan mengatakan pupuk organik bisa memperbaiki safat fisik, biologi dan sifat tanah. Sehingga, ketika tanah kembali sehat, produktivitas tanaman bisa meningkat. “Karena telah disediakan pemerintah, para petani tak perlu ragu menebus dan menggunakannya,” ujar Iyan.

Pupuk Organik dikembangkan sejak tahun 2005 oleh Pupuk Indonesia Grup, pada tahun 2008, pupuk organik masuk skema pupuk subsidi, namun pada tahun 2022 karena berbagai alasan, tak lagi disubsidi, hingga akhirnya pupuk organik kembali disubsidi pemerintah. “Ini menjadi kesempatan yang baik untuk meningkatkan kualitas kesuburan tanah para petani,” katanya.

Melihat hal itu, Kementerian mengajak berbagai pihak untuk meningkatkan penggunaan pupuk organik. Hal itu dilakukan dalam penandatanganan komitmen bersama. Sejumlah penyuluh, petani dan berbagai unsur bidang pertanian menandatangani komitmen bersama tersebut. “Hari ini kita semua menandatangani komitmen untuk meningkatkan penggunaan pupuk organik dan menyediakan demplot pupuk organik di setiap kecamatan,” kata Jevky Hendra, Direktur Pupuk, Kementerian Pertanian.

Previous Post

BRI Cetak Laba Rp41,2 Triliun, Perkuat Peran Strategis Dorong Ekonomi Kerakyatan

Next Post

Krakatau Steel Perkuat Fondasi Bisnis dan Keuangan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Related Posts

Nindya Karya Gelar Audit Standar Sistem Mutu, K3 dan Lingkungan
Berita

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

COO Danantara, Dony Oskaria Mengungkapkan Danareksa akan Menjadi Rumah Besar Bagi Seluruh Manajer Investasi Milik Bank-bank BUMN

3 Mei 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Mulai Rp10 Ribu, Generasi Muda Kini Bisa Investasi Reksa Dana Lewat BSI Program PINTAR SiMuda Investasiku

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Bersama CTO Danantara Sigit Puji Santosa Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria Bersama Menko Airlangga Mengunjungi Proyek Unggulan KEK Keuangan

3 Mei 2026
Sinergi Inovatif untuk Keberlanjutan: PLN Enjiniring Jalin Kerja Sama Strategis dengan BIDR dan TBEA di China
Anak Perusahaan

Bahas Peran Strategis BESS, PLN Enjiniring Tampilkan Solusi Sistem Energi Masa Depan di TransTech ASEAN 2026

3 Mei 2026
Next Post
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Krakatau Steel Perkuat Fondasi Bisnis dan Keuangan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Drilling Sediakan Jack Up Rig untuk Pengembangan Lapangan Gas Mako

2 hari ago
Merger BUMN Pelabuhan, Pelindo II Jadi Surviving Entity

Emiten Grup Pelindo, Jasa Armada Indonesia Membukukan Laba Bersih Rp45,57 miliar pada Kuartal I 2026

4 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Dukung Clash of Legends 2026, Hadirkan Pengalaman Sepak Bola Kelas Dunia bagi Nasabah

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

BP BUMN dan Danantara Resmi Memulai Langkah Restrukturisasi Besar-besaran Terhadap Danareksa

22 jam ago
Nindya Karya Gelar Audit Standar Sistem Mutu, K3 dan Lingkungan
Berita

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere

by redaksi
3 Mei 2026
0

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere digelar di Kompleks Pertamina Maumere, Kecamatan Kangae, Kab. Sikka, Provinsi Nusa Tenggara...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

COO Danantara, Dony Oskaria Mengungkapkan Danareksa akan Menjadi Rumah Besar Bagi Seluruh Manajer Investasi Milik Bank-bank BUMN

3 Mei 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Mulai Rp10 Ribu, Generasi Muda Kini Bisa Investasi Reksa Dana Lewat BSI Program PINTAR SiMuda Investasiku

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Bersama CTO Danantara Sigit Puji Santosa Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria Bersama Menko Airlangga Mengunjungi Proyek Unggulan KEK Keuangan

3 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In