• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 7 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Cetak Sejarah, Pupuk Indonesia Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama Indonesia di Pupuk Kujang Cikampek

by redaksi
4 Januari 2026
in Berita
0
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui dua anak usahanya, PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) dan PT Rekayasa Industri (Rekind), resmi membangun pabrik NPK Nitrat berbasis amonium nitrat pertama di Indonesia. Groundbreaking yang berlangsung di kawasan industri Kujang Cikampek, Jawa Barat ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemandirian pasokan pupuk nasional yang lebih modern, efisien, dan bernilai tambah tinggi untuk mendukung swasembada pangan.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyampaikan bahwa pembangunan pabrik NPK Nitrat merupakan langkah strategis dalam mendorong hilirisasi industri pupuk nasional, sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Proyek ini sekaligus memperkuat fondasi pasokan pupuk nasional agar lebih mandiri, efisien, dan berdaya saing.

RelatedPosts

PELNI dan Kemenhub Resmi Teken Kerja Sama Terpadu Pelayaran Perintis dan PSO 2026

Pindad Tandatangani Perjanjian Riset dan Pengembangan Bersama dengan Pertamina

TIMAH Serahkan Bantuan Bioflok dan Bibit Ikan untuk Dukung Usaha Budidaya Ikan di Desa Gemuruh

“Groundbreaking pabrik NPK Nitrat ini menjadi tonggak penting karena yang kita bangun ini akan menjadi sebuah landasan sejarah baru pembangunan industri pupuk dan juga pertanian secara keseluruhan. Pembangunan ini kami persembahkan sebagai penutup manis di akhir tahun bagi petani dan sebagai ikhtiar berkelanjutan menuju swasembada pangan nasional,” ujar Rahmad.

Saat beroperasi penuh pada kuartal III 2027 tepatnya 12 Agustus 2027, pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi mencapai 100.000 metrik ton per tahun atau mampu memenuhi sekitar 25% kebutuhan pupuk NPK Nitrat yang selama ini masih bergantung pada impor. Alhasil, kehadiran pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 5 hektare (ha) ini nantinya berpotensi menghemat devisa negara melalui substitusi impor setara Rp 700 miliar – Rp 1 triliun per tahun.

Pembangunan pabrik NPK Nitrat ini memperkuat rantai pasok sekaligus mendorong hilirisasi di Pupuk Indonesia Group, dengan memberikan nilai tambah pada produk Amonium Nitrat yang diproduksi di dalam negeri oleh anak usaha Pupuk Kujang, PT Multi Nitrotama Kimia, sebagai bahan baku pupuk NPK Nitrat. Melalui integrasi ini, pabrik NPK Nitrat berpotensi menyerap Amonium Nitrat hingga 25.000 ton per tahun, sehingga memperkuat kemandirian pasokan, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat daya saing industri pupuk nasional.

“Pabrik ini merupakan satu dari tujuh pabrik yang akan dibangun sebagai komitmen kami kepada pemerintah, seiring perubahan aturan mengenai skema pembiayaan subsidi pupuk melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2025. Kami berharap pembangunan ini mampu mewujudkan industri pupuk yang lebih efisien, berdaya saing, dan memiliki ketahanan yang lebih kuat terhadap gejolak global,” ucap Rahmad.

Direktur Utama Pupuk Kujang Budi Santoso Syarif menambahkan kehadiran pabrik NPK Nitrat sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong produktivitas pertanian dan ketahanan pangan serta praktik pertanian berkelanjutan. Formula NPK berbasis Nitrat memungkinkan penyerapan nutrisi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sehingga membantu petani meningkatkan hasil panen serta ketahanan tanaman terhadap cuaca dan hama.

“Pembangunan pabrik NPK Nitrat menjadi kontribusi nyata Pupuk Indonesia Group dalam mendorong produktivitas pertanian dan menjaga keberlanjutan lingkungan untuk generasi masa depan. Kami memastikan seluruh proses pembangunan dijalankan dengan standar keselamatan dan mutu terbaik, sebagai wujud tanggung jawab kami untuk menghadirkan industri yang efisien, aman, dan berdaya saing. Teknologi yang ditanamkan dalam pabrik NPK Nitrat Pupuk Kujang adalah teknologi paling modern di industri pupuk serta telah mendapat sertifikat dari Espindesa (perusahaan pemberi lisensi terkemuka dari Spanyol),” tutur Budi.

Nitrogen berbasis nitrat yang terkandung dalam pupuk ini berperan penting dalam fase pembentukan buah dan bunga sehingga dapat meningkatkan hasil panen. Berdasarkan serangkaian uji coba yang dilakukan oleh Pupuk Kujang sejak awal 2024, berhasil meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya hortikultura hingga 11,5%. Karakteristik nitrogen berbasis nitrat yang lebih stabil juga mendukung praktik pertanian berkelanjutan.

Lebih lanjut, pembangunan pabrik ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi perekonomian nasional dan daerah melalui penyerapan tenaga kerja pada proses konstruksi yang mencapai 130 orang dan 125 orang saat operasional. Proyek ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi domestik melalui porsi TKDN proyek sebesar 25% atau senilai Rp140 miliar. Selain itu, proyek pembangunan pabrik ini dijalankan dengan akuntabel dan optimal lewat pendampingan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Wakil Menteri Pertanian RI sekaligus Komisaris Utama Pupuk Indonesia Sudaryono menyatakan bahwa proyek pabrik NPK Nitrat ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan. Tak hanya itu, menurut Sudaryono pembangunan pabrik ini juga sejalan dengan visi dari Perpres Nomor 113 Tahun 2025 dalam meningkatkan efisiensi industri pupuk secara berkelanjutan. “Groundbreaking hari ini adalah bukti bahwa Pupuk Indonesia memiliki visi jangka panjang. Ide pembangunan pabrik NPK Nitrat ini sudah direncanakan sejak dua tahun lalu, melalui feasibility study, kajian pasar, hingga perencanaan yang matang,“ tutur Sudaryono.

Managing Director Business II, PT Danantara Asset Management (Persero) Setyanto Hantoro menyampaikan dukungan Danantara atas pembangunan pabrik NPK Nitrat. Dia berujar bahwa proyek ini menegaskan kesiapan Pupuk Indonesia Group dalam menjalankan revitalisasi industri pupuk untuk mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. “Dan ini akan terus berlanjut pabrik baru, kemudian kapasitas baru, efisiensi lebih bagus dibandingkan pabrik lama, sehingga kita harapkan selain produktivitasnya meningkat, namun juga dari sisi ongkos produksinya bisa kita tekan. Sehingga selain produksi yang naik harganya juga bisa sangat kompetitif dan tentu saja ini sangat memberikan keuntungan yang besar bagi rakyat Indonesia khususnya petani di seluruh Indonesia,” ucap Setyanto.

Melalui pembangunan pabrik NPK Nitrat, Pupuk Indonesia menegaskan kesiapan menjalankan agenda revitalisasi industri sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 113 Tahun 2025. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan efisiensi dan kapasitas produksi secara berkelanjutan, antara lain melalui revamping Ammonia PKT 2, Proyek Pusri 3B, serta pengembangan pabrik NPK Phonska VI Petrokimia Gresik, Pabrik NPK PIM, dan PSN Pabrik Pupuk Fakfak, sebagai dasar untuk menjaga keterjangkauan pupuk nasional.

Previous Post

PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal

Next Post

Laksanakan Topping Off, Proyek Pembangunan RSUD Bobong Masuki Tahap Finishing

Related Posts

PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

PELNI dan Kemenhub Resmi Teken Kerja Sama Terpadu Pelayaran Perintis dan PSO 2026

7 Januari 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Pindad Tandatangani Perjanjian Riset dan Pengembangan Bersama dengan Pertamina

7 Januari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

TIMAH Serahkan Bantuan Bioflok dan Bibit Ikan untuk Dukung Usaha Budidaya Ikan di Desa Gemuruh

7 Januari 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Tutup Tahun 2025 dengan Penuh Syukur, PTBA Mantapkan Langkah Menuju 2026

7 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Fasilitasi 5.888 Sertifikasi UMKM Mitra Binaan Sepanjang 2025

7 Januari 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Luncurkan Skuad Lengkap, Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) Siap Tancap Gas di Proliga 2026

7 Januari 2026
Next Post
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Laksanakan Topping Off, Proyek Pembangunan RSUD Bobong Masuki Tahap Finishing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Waskita Karya Gelar RUPSLB, Perkuat Penerapan Tata Kelola dan Manajemen Risiko

5 hari ago
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN: Jamkrindo, IPCC, PTPN 4, SBI, Pertamina NRE, Petrokimia Gresik, IPC TPK, Pelindo PDS, IKI, PLN Indonesia Power, KBN, Nindya Karya, Adhi Karya

6 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Dirut Jasa Marga: Periode Akhir Libur Tahun Baru Jasa Marga Catat 711 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Naik 17,8% dari Lalin Normal

1 hari ago
Buyback Saham, BUMN Tambang Berencana Lakukan dalam Waktu Dekat

Melibatkan Karyawan, MIND ID Mendukung Pemulihan Sumatra Pascabencana dengan program Employee Volunteering

4 hari ago
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

PELNI dan Kemenhub Resmi Teken Kerja Sama Terpadu Pelayaran Perintis dan PSO 2026

by redaksi
7 Januari 2026
0

PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menutup tahun 2025 dengan langkah strategis melalui Penandatanganan Terpadu Kerja Sama Pelayaran...

Read more
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Pindad Tandatangani Perjanjian Riset dan Pengembangan Bersama dengan Pertamina

7 Januari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

TIMAH Serahkan Bantuan Bioflok dan Bibit Ikan untuk Dukung Usaha Budidaya Ikan di Desa Gemuruh

7 Januari 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Tutup Tahun 2025 dengan Penuh Syukur, PTBA Mantapkan Langkah Menuju 2026

7 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Fasilitasi 5.888 Sertifikasi UMKM Mitra Binaan Sepanjang 2025

7 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In