• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 5 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Reformasi Tata Kelola BUMN Diproyeksikan Mendorong Pertumbuhan Saham BUMN pada 2026

by redaksi
16 Januari 2026
in Berita
0
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah reformasi tata kelola BUMN melalui perubahan struktur pengelolaan Danantara, kinerja emiten pelat merah diproyeksikan masih memiliki ruang pertumbuhan pada 2026, didorong stimulus fiskal pemerintah, potensi penurunan suku bunga acuan, serta proyek-proyek strategis nasional.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, menilai arah kebijakan fiskal dalam APBN akan menjadi pendorong utama bagi emiten BUMN, terutama yang bergerak di sektor industri dasar dan infrastruktur. Belanja negara dan proyek pemerintah dinilai masih menjadi jangkar pertumbuhan bagi BUMN yang memiliki eksposur langsung terhadap agenda pembangunan.

RelatedPosts

Pos Properti Indonesia Tancap Gas: Co-living Homy Nomad, Bisnis Konstruksi, dan Kawasan Harjamukti Depok Jadi Mesin Pertumbuhan Baru di 2026

Kolaborasi Strategis SUCOFINDO dan KAI Services Dorong Implementasi Waste Management Berkelanjutan

Bangun Ruang Aman di Sekolah, Nusantara Regas Bersama UGM Edukasi Pelajar Kepulauan Seribu

Selain stimulus fiskal, ekspektasi penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate ke level 4,75% dipandang sebagai katalis tambahan, khususnya bagi sektor perbankan. Penurunan biaya dana diharapkan mampu menjaga margin bunga bersih sekaligus membuka ruang ekspansi kredit yang lebih luas secara nasional.

Meski demikian, Abida mengingatkan bahwa lingkungan global masih menyimpan risiko. “Tantangan utama meliputi ketidakpastian geopolitik global yang menekan nilai tukar rupiah dan beban keuangan tinggi pada sektor konstruksi yang masih dalam tahap pemulihan,” ujar Abida saat dihubungi baru-baru ini.

Dalam lanskap tersebut, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan saham perbankan BUMN dengan fundamental solid seperti PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI). Ketiganya dinilai memiliki skala usaha, kualitas aset, dan posisi pasar yang relatif tangguh menghadapi siklus ekonomi.

Sementara itu, untuk sektor non-perbankan, saham PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) dan PT Jasa Marga Tbk. (JSMR) dinilai menarik seiring dengan strategi agresif monetisasi aset serta optimalisasi arus kas. Telkom diproyeksikan diuntungkan oleh ekspansi bisnis pusat data dan pematangan unit infrastruktur digital, sedangkan Jasa Marga didukung oleh optimalisasi ruas tol baru dan efisiensi beban bunga.

Katalis lain yang dinilai signifikan datang dari rencana pemerintah mengonsolidasikan tujuh BUMN Karya menjadi tiga induk usaha pada kuartal I/2026.

Abida menilai langkah ini berpotensi menjadi titik balik bagi sektor konstruksi yang selama beberapa tahun terakhir dibebani struktur permodalan yang rapuh.

“Konsolidasi melalui merger tujuh BUMN Karya menjadi tiga induk usaha pada kuartal I/2026 diharapkan menjadi katalisator kuat untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan efisiensi operasional,” ucapnya.

Optimisme terhadap prospek BUMN juga diperkuat oleh perubahan struktural dalam pengelolaan kepemilikan negara. Pengalihan sebagian saham Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia kepada Badan Pengaturan (BP) BUMN dipandang sebagai langkah strategis untuk memperjelas pemisahan peran antara regulator dan operator, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025.

Dalam struktur baru ini, BP BUMN berfokus pada pengawasan kinerja dan tata kelola, sementara Danantara bergerak sebagai pengelola investasi yang lebih fleksibel dan berorientasi pasar.

“Kehadiran struktur baru ini memberikan sentimen positif bagi investor karena meningkatkan profesionalisme manajemen serta memberikan perlindungan hukum bagi direksi melalui prinsip business judgment rule yang ditegaskan dalam regulasi terbaru,” ujar Abida.

Atas dasar penguatan fundamental dan reformasi tata kelola tersebut, BRI Danareksa kembali merekomendasikan saham-saham BUMN sebagai pilihan utama di 2026. Di sektor perbankan, BMRI dipatok dengan target harga Rp5.500 per saham berkat dominasinya di segmen korporasi, sementara BBNI diproyeksikan menuju Rp4.700 per saham didukung valuasi atraktif dan dividen kompetitif. Untuk sektor infrastruktur dan telekomunikasi, JSMR ditargetkan ke Rp4.750 dan TLKM menuju level Rp4.000 per saham.

Pandangan senada disampaikan Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta Utama. Ia menilai perubahan status struktural sejumlah BUMN tidak akan mengganggu fundamental emiten pelat merah di pasar modal selama prinsip tata kelola perusahaan yang baik tetap dijaga.

“Investor pada dasarnya melihat penerapan good corporate governance. Perubahan status tidak memengaruhi fundamental emiten BUMN atau posisinya sebagai perusahaan publik,” ujar Nafan kepada Bisnis, Kamis (8/1/2026).

Memasuki 2026, fokus utama pasar tertuju pada potensi normalisasi dan perbaikan kinerja emiten BUMN. Sektor perbankan diprediksi masih akan mendominasi panggung pasar modal Indonesia. Nafan menilai bahwa valuasi bank-bank BUMN saat ini berada pada level yang sangat menarik.

“Untuk sektor perbankan, valuasi saat ini relatif murah, berada di bawah kisaran historis price to book value [PBV]. Dibandingkan dengan peers swasta, mayoritas bank BUMN masih tergolong undervalued,” pungkasnya.

Selain valuasi yang atraktif, daya tarik emiten BUMN juga datang dari kebijakan dividen yang konsisten memberikan imbal hasil menarik bagi pemegang saham.

Meski memiliki prospek cerah, Nafan memberikan catatan mengenai sejumlah tantangan yang membayangi emiten pelat merah ke depan.

Fokus BUMN terhadap agenda pemerintahan membawa risiko penugasan proyek strategis yang berpotensi menekan margin keuntungan perusahaan.

Selain itu, kebijakan populis pemerintah seperti pengaturan harga (price ceiling) dan penyaluran subsidi juga menjadi faktor penekan yang perlu diwaspadai.

Dari sisi internal, dinamika terkait independensi tata kelola memang menjadi karakter yang melekat pada perusahaan pelat merah. Namun demikian, hal tersebut diyakini sudah dipahami dengan baik oleh pelaku pasar.

Secara keseluruhan, kata Nafan, arah strategis dan konfigurasi masing-masing emiten korporasi negara pada 2026 dinilai sudah cukup jelas untuk menjadi panduan bagi investor dalam mengambil keputusan investasi.

______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Turut Didukung BRI, Danantara Serahterimakan Huntara bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Next Post

IKI Gelar Sharing Session Transformasi Berkelanjutan Bersama PAL Indonesia

Related Posts

Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis
Anak Perusahaan

Pos Properti Indonesia Tancap Gas: Co-living Homy Nomad, Bisnis Konstruksi, dan Kawasan Harjamukti Depok Jadi Mesin Pertumbuhan Baru di 2026

5 Juni 2026
Sucofindo Serahkan Sertifikat SNI ISO 27001: 2013 dan SNI ISO 9001:2015 kepada BSN
Berita

Kolaborasi Strategis SUCOFINDO dan KAI Services Dorong Implementasi Waste Management Berkelanjutan

5 Juni 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu
Anak Perusahaan

Bangun Ruang Aman di Sekolah, Nusantara Regas Bersama UGM Edukasi Pelajar Kepulauan Seribu

5 Juni 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Panelis di Women Leadership Series, Dirprod PINDAD Dorong Perempuan untuk Berdaya dalam Segala Peran

5 Juni 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Pelaksanaan PP Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA Strategis: Danantara Indonesia Tegaskan Kepastian Berusaha dalam Pelaksanaan Mandat DSI

5 Juni 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

5 Juni 2026
Next Post

IKI Gelar Sharing Session Transformasi Berkelanjutan Bersama PAL Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Menteri Investasi Sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani Optimistis Dewan Bisnis Indonesia – Prancis Jadi Mesin Penggerak Investasi dan Perdagangan Dua Arah

5 hari ago
Rakor Direktorat Keuangan dan Perencanaan Strategis Surveyor Indonesia

Surveyor Indonesia Tebar Semangat Kepedulian melalui Program Kurban Idul Adha 1447 Hijriah

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Moody’s Ratings Memberikan Peringkat Baa2 dengan Outlook Negatif untuk Danantara Investment Management

1 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Tingkatkan Semangat Literasi Pekerja, Pertamina Hadirkan Perpustakaan Digital

4 hari ago
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona
Info Produk BUMN

Pinjaman Modal Usaha dari Pemerintah Tanpa Jaminan untuk Usaha Ultra Mikro

by redaksi
5 Juni 2026
0

Bagi pelaku usaha ultra mikro, tambahan modal sering menjadi salah satu tantangan terbesar dalam mengembangkan usaha. Terlebih lagi, tidak semua...

Read more
Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis

Pos Properti Indonesia Tancap Gas: Co-living Homy Nomad, Bisnis Konstruksi, dan Kawasan Harjamukti Depok Jadi Mesin Pertumbuhan Baru di 2026

5 Juni 2026
Sucofindo Serahkan Sertifikat SNI ISO 27001: 2013 dan SNI ISO 9001:2015 kepada BSN

Kolaborasi Strategis SUCOFINDO dan KAI Services Dorong Implementasi Waste Management Berkelanjutan

5 Juni 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

Bangun Ruang Aman di Sekolah, Nusantara Regas Bersama UGM Edukasi Pelajar Kepulauan Seribu

5 Juni 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Panelis di Women Leadership Series, Dirprod PINDAD Dorong Perempuan untuk Berdaya dalam Segala Peran

5 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In