Direktur Investasi Dapen BTN Adi Santoso Budidarma mengatakan, diversifikasi diperlukan untuk meminimalkan eksposur risiko akibat ketidakpastian pasar dan kondisi ekonomi. Selain Surat Berharga Negara (SBN), Dapen BTN melihat obligasi atau sukuk korporasi dengan kualitas keuangan dan prospek emiten yang solid sebagai instrumen investasi yang menarik.
“Misalnya saja selain SBN, kami menilai bahwa obligasi atau sukuk korporasi dengan kualitas keuangan dan prospek emiten yang solid merupakan instrumen yang menarik,” ujar Adi kepada Bisnis, dikutip Kamis (28/1/2026).
Ia menambahkan, instrumen lain yang memiliki fundamental kuat juga dapat menjadi alternatif guna meningkatkan potensi imbal hasil sekaligus menjaga stabilitas investasi jangka panjang, sepanjang tetap mematuhi ketentuan yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam pengelolaan portofolio, Adi menyampaikan Dapen BTN menerapkan strategi adaptif dengan fokus jangka panjang, serta memperhatikan perkembangan pasar keuangan domestik dan global. Penyesuaian alokasi portofolio dilakukan secara bertahap, terutama dalam merespons perubahan suku bunga, dengan mempertimbangkan profil risiko dan target imbal hasil yang optimal.
Berdasarkan laporan posisi keuangan, total investasi Dapen BTN sepanjang 2024 tercatat sebesar Rp2,09 triliun, tumbuh 7,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,95 triliun. Penempatan dana terbesar berada pada instrumen SBN dengan nilai Rp630,25 miliar.
Secara industri, OJK mencatat total investasi dana pensiun hingga November 2025 mencapai Rp388,10 triliun atau tumbuh 5,61 persen secara year on year. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyatakan, portofolio investasi dana pensiun masih didominasi instrumen yang relatif konservatif, seperti SBN, deposito, serta obligasi dan sukuk korporasi.
Ia menambahkan, hingga November 2025, kinerja investasi dana pensiun mencatatkan imbal hasil sebesar 7,34 persen, yang mencerminkan pengelolaan investasi secara prudent di tengah volatilitas pasar keuangan.
Sumber Bisnis, edit koranbumn















