• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 22 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Mandiri Manajemen Investasi Target Dana Kelolaan sebesar Rp1 triliun dari Produk ETF Emas

by redaksi
25 Februari 2026
in Anak Perusahaan, Berita
0
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mandiri Manajemen Investasi menargetkan dana kelolaan (asset under management/AUM) sebesar Rp1 triliun dari produk Exchange Traded Fund (ETF) emas yang tengah dipersiapkan.

ETF tersebut akan berbentuk reksa dana kontrak investasi kolektif dengan underlying emas fisik yang disimpan di Lembaga Jasa Keuangan Bulion. Perseroan tercatat telah menggandeng PT Mandiri Sekuritas sebagai dealer partisipan untuk peluncuran ETF Emas Syariah.

RelatedPosts

Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

Mengurangi Kemacetan, ASDP Bersama Angkasa Pura Indonesia Menyelesaikan Studi Kelayakan Water Taxi di Bali

IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas secara Berkelanjutan

Direktur Investasi Mandiri Investasi, Ernawan R. Salimsyah, mengatakan target tersebut mencerminkan optimisme terhadap meningkatnya minat investor pada instrumen safe haven di tengah ketidakpastian global.

“Kami menargetkan dana kelolaan Rp1 triliun. Peluang ETF emas semakin relevan di tengah fragmentasi geopolitik dan meningkatnya risiko kebijakan fiskal maupun moneter global,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Mandiri Investasi memperkirakan produk dapat diluncurkan dua hingga tiga bulan setelah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait ETF emas resmi diterbitkan. Saat ini, perseroan memantau perkembangan regulasi sembari mematangkan kesiapan operasional, legal, dan infrastruktur produk.

Optimisme tersebut juga ditopang tren global. Berdasarkan data World Gold Council, aset kelolaan ETF emas dunia mencapai rekor US$559 miliar pada 2025 dengan total kepemilikan 4.025 ton, naik dari 3.224 ton pada 2024.

Ernawan menegaskan emas memiliki fungsi struktural sebagai lindung nilai terhadap inflasi, depresiasi mata uang, dan ketidakpastian global. Dalam beberapa tahun terakhir, korelasinya terhadap aset berisiko seperti saham dan obligasi relatif rendah, sehingga efektif sebagai instrumen diversifikasi dalam strategi multi-aset.

Lonjakan harga emas yang sempat diikuti koreksi tajam dinilai bukan mencerminkan pelemahan fundamental, melainkan perubahan ekspektasi terhadap suku bunga riil global, terutama kebijakan bank sentral AS. Selama real yield global berada dalam tren menurun atau volatil, emas dinilai tetap menarik. Bahkan, koreksi harga bisa menjadi entry point yang lebih sehat.

Secara strategis, ETF emas diposisikan sebagai pelengkap reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, dan saham, bukan produk musiman atau spekulatif. Dalam periode kenaikan risk premium, termasuk saat tekanan terhadap sovereign rating atau gejolak pasar saham, emas kerap menjadi penyeimbang portofolio.

“ETF emas ditempatkan sebagai alat diversifikasi jangka panjang, bukan instrument spekulatif,” tegasnya.

Tantangan

Di balik prospeknya, Mandiri Investasi mengakui sejumlah tantangan. Pertama, persepsi market timing. Saat harga tinggi, investor khawatir terlambat masuk; ketika harga terkoreksi, sentimen bisa cepat berubah negatif. Edukasi mengenai peran emas sebagai alokasi strategis menjadi krusial.

Kedua, sensitivitas terhadap suku bunga riil AS dan pergerakan dolar. Kenaikan real yield yang signifikan berpotensi menekan harga emas.

Ketiga, tantangan struktur pasar domestik. ETF emas membutuhkan underlying yang kredibel, mekanisme creation dan redemption yang efisien, serta dukungan market maker aktif agar spread kompetitif. Tanpa kedalaman pasar memadai, risiko tracking error dan likuiditas sekunder dapat muncul.

Selain itu, preferensi investor Indonesia yang masih kuat pada emas fisik dan tabungan emas digital menjadi pekerjaan rumah tersendiri, sehingga diferensiasi produk dan edukasi harus diperkuat.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual reksa dana. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Jelang Lebaran 2026, Garuda Indonesia Kembali Melakukan Reaktivasi 18 pesawat untuk Mendukung Agkutan Mudik

Next Post

Kinerja Pelabuhan Awal 2026 Menggeliat, Arus Barang dan Peti Kemas Naik

Related Posts

Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

22 April 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Mengurangi Kemacetan, ASDP Bersama Angkasa Pura Indonesia Menyelesaikan Studi Kelayakan Water Taxi di Bali

22 April 2026
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG
Berita

IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas secara Berkelanjutan

22 April 2026
Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU
Berita

DAHANA Lepas Ekspor Perdana 18.000 Ton Amonium Nitrat ke Australia

22 April 2026
Berita Singkat BUMN : Surveyor Indonesia, LEN, Jasa Tirta I, PPI, PFN, Nindya Karya, Bank Mandiri, PUSRI, Injourney Airports, Jasa Tirta II, ASDP, BBI
Berita

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi Terpilih Sebagai Anggota Dewan ACI Asia Pasifik dan Timur Tengah

22 April 2026
Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah
Berita

Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

22 April 2026
Next Post
Merger BUMN Pelabuhan, Pelindo II Jadi Surviving Entity

Kinerja Pelabuhan Awal 2026 Menggeliat, Arus Barang dan Peti Kemas Naik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

4 hari ago
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengungkap Tiga Faktor Kunci Penopang Ketahanan Ekonomi Nasional

5 hari ago
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Dorong Akuntabilitas, Pos Indonesia Jalin Kolaborasi Strategis dengan BPKP

6 hari ago
Dirgantara Indonesia Serahkan Bantuan APD Bagi Tenaga Kesehatan

PTDI Buka Peluang Baru di Malaysia Lewat Penawaran Roket 70mm di DSA 2026

11 jam ago
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

by redaksi
22 April 2026
0

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Pelindo bersama anak usahanya Pelindo Solusi Digital, melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)...

Read more
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Mengurangi Kemacetan, ASDP Bersama Angkasa Pura Indonesia Menyelesaikan Studi Kelayakan Water Taxi di Bali

22 April 2026
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas secara Berkelanjutan

22 April 2026
Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU

DAHANA Lepas Ekspor Perdana 18.000 Ton Amonium Nitrat ke Australia

22 April 2026
Berita Singkat BUMN : Surveyor Indonesia, LEN, Jasa Tirta I, PPI, PFN, Nindya Karya, Bank Mandiri, PUSRI, Injourney Airports, Jasa Tirta II, ASDP, BBI

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi Terpilih Sebagai Anggota Dewan ACI Asia Pasifik dan Timur Tengah

22 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In