Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menjelaskan dana bantuan tersebut dialokasikan untuk 146 titik yang terdiri dari masjid, musala, pondok pesantren (ponpes), hingga panti asuhan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang dilakukan secara konsisten setiap tahun.
“Kami menyadari intensitas kegiatan di tempat ibadah dan lembaga sosial meningkat signifikan selama bulan suci. Dukungan operasional ini diharapkan dapat membantu menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan nyaman,” ujar Daconi usai penyerahan bantuan secara simbolis di Gresik, Kamis (19/2/2026).
Dia menyebut, bantuan didistribusikan ke sejumlah wilayah di sekitar perusahaan, meliputi Desa Roomo serta Kelurahan Karangpoh, Karangturi, Kroman, Lumpur, Ngipik, Sukorame, Tlogopojok, dan Sukodono.
“Adapun rincian penerima bantuan adalah 17 masjid, masing-masing menerima Rp7,5 juta, kemudian 80 musala, masing-masing menerima Rp5 juta, lalu 21 pondok pesantren, masing-masing menerima Rp4 juta dan 28 panti asuhan masing-masing menerima Rp4 juta.” paparnya.
Selain itu, Petrokimia Gresik juga memperkuat jalinan komunikasi dengan masyarakat melalui program Safari Ramadan. Dalam program ini, jajaran manajemen akan hadir langsung untuk mengikuti kegiatan buka puasa dan salat tarawih berjamaah di masjid-masjid sekitar.
Daconi menambahkan, dukungan masyarakat merupakan pilar penting bagi kelancaran operasional perusahaan dalam menjalankan penugasan pemerintah, terutama dalam memenuhi kebutuhan pupuk nasional.
“Kemajuan perusahaan harus selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga kelancaran produksi pupuk guna melanjutkan swasembada pangan nasional,” tuturnya.
Sumber Bisnis, edit koranbumn















