PT Bio Farma (Persero) menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat dengan total nilai mencapai Rp2.025.500.000 pada momentum bulan suci Ramadan 1447 H. Bantuan tersebut berasal dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan serta kontribusi karyawan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bio Farma.
Penyaluran bantuan dilakukan bertepatan dengan kegiatan buka puasa bersama jajaran Komisaris, Direksi, dan karyawan Bio Farma yang diselenggarakan pada Jumat (6/3) di Bandung dengan mengusung tema “Menunaikan Amanah, Menyambut Berkah di Bulan Ramadan.”
Momentum ini menjadi wujud komitmen Bio Farma sebagai BUMN di sektor kesehatan untuk terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, tidak hanya melalui produk dan layanan kesehatan, tetapi juga melalui berbagai program pemberdayaan sosial yang berkelanjutan.
Komisaris Utama Bio Farma, Tugas Ratmono, menyampaikan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.
“Kami berharap berbagai program yang disalurkan melalui TJSL dan UPZ Bio Farma ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat nilai integritas, amanah, serta kepedulian sosial dalam menjalankan peran sebagai perusahaan milik negara yang hadir untuk masyarakat,” ujar Tugas.
Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan bahwa Bio Farma berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sebagai bagian dari peran strategis BUMN dalam pembangunan nasional.
“Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sebagai BUMN yang bergerak di bidang kesehatan, Bio Farma percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Shadiq.
Menurutnya, melalui berbagai program sosial yang dijalankan secara konsisten, Bio Farma berupaya memperkuat nilai kebermanfaatan perusahaan sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai program pemberdayaan sosial dan dukungan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Di antaranya beasiswa bagi mahasiswa binaan UPZ Bio Farma sebesar Rp600 juta, bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RUTILAHU) sebesar Rp500 juta, serta dukungan kegiatan Ramadhan 1447 H senilai Rp320 juta.
Selain itu, Bio Farma juga menyalurkan bantuan sembako sebesar Rp200 juta, santunan bagi marbot masjid sebesar Rp160 juta, serta santunan bagi anak yatim sebesar Rp100 juta.
Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat turut dilakukan melalui bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebesar Rp50 juta, serta program kambing perah “Mustahik to Muzakki” senilai Rp50 juta yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Bio Farma juga memberikan perhatian kepada kelompok rentan melalui santunan bagi penyandang disabilitas sebesar Rp25,5 juta, serta dukungan bagi dua rumah singgah dengan total bantuan sebesar Rp20 juta.
Salah satu penerima manfaat program beasiswa, Riza Khoiriul Amri, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Bio Farma.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bio Farma atas dukungan yang diberikan kepada Rumah Binaan. Melalui program ini, kami para mahasiswa, khususnya yang merantau dari daerah, mendapatkan lingkungan yang suportif untuk berkembang, baik dalam pembinaan keislaman maupun pengembangan keterampilan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kegiatan berbuka puasa bersama, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberadaan Bio Farma sebagai BUMN yang bergerak di sektor kesehatan memiliki tanggung jawab sosial untuk terus hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Melalui berbagai program TJSL yang dijalankan secara berkelanjutan, Bio Farma berupaya memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya ketahanan kesehatan nasional yang lebih kuat dan inklusif.















