• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 14 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

PLN EPI Menargetkan Ekspor Biomassa hingga 1 juta ton pada 2026

by redaksi
14 Maret 2026
in Berita
0
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Komitmen Danantara Mendukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional sebesar 8 Persen

Presiden Prabowo Subianto Memberikan Target kepada Danantara Memberikan Kontribusi Rp800 triliun tiap tahun

CEO Danantara Rosan Roeslani Memastikan Tahun Pertama Perjalanan Lembaga Difokuskan Pembangunan Fondasi Kelembagaan dan Penguatan Tata Kelola

 PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) mulai membidik pasar ekspor biomassa seiring besarnya potensi bahan baku bioenergi di dalam negeri.

Anak usaha PT PLN (Persero) itu menargetkan ekspor biomassa mencapai sekitar 1 juta ton pada 2026 ini.

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan, langkah ekspor ini diambil setelah melihat potensi biomassa nasional yang belum sepenuhnya terserap oleh kebutuhan pembangkit listrik domestik, khususnya program cofiring di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

“Kalau kita bisa mengamankan ekspor sampai 1 juta ton tahun ini, itu sudah bagus. Saat ini yang sudah terkontrak sekitar 200.000 ton, jadi masih ada sekitar 800.000 ton lagi yang akan kita kejar,” ujar Hokkop kepada Bisnis dikutip Selasa (10/3/2026).

Adapun, komoditas biomassa yang dibidik untuk pasar ekspor, antara lain cangkang sawit dan wood pellet. Menurut Hokkop, pasar ekspor biomassa sebenarnya cukup besar.

Dia mencatat sepanjang 2025, ekspor biomassa dari Indonesia yang dilakukan berbagai pelaku usaha tercatat mencapai sekitar 10 juta hingga 12 juta ton.

Komoditas yang diekspor pun beragam, mulai dari cangkang sawit, wood chip, pelet kayu hingga limbah kayu yang masih dalam bentuk mentah.

“Angka ekspor biomassa itu sudah hampir 12 juta ton tahun lalu. Sementara kemampuan penyerapan biomassa untuk cofiring PLN EPI pada 2025 baru sekitar 2,4 juta ton,” katanya.

Di sisi lain, Hokkop menuturkan, harga biomassa di pasar ekspor juga relatif lebih tinggi dibandingkan harga domestik.

Dia mencontohkan, harga biomassa untuk kebutuhan cofiring di dalam negeri berkisar sekitar Rp700.000 per ton. Sementara itu, harga ekspor biomassa dari cangkang sawit dapat mencapai Rp1 juta hingga Rp1,3 juta per ton, bahkan dalam kondisi tertentu bisa dua kali lipat dari harga lokal.

“Material yang kalorinya tinggi seperti cangkang sawit dan pelet itu justru lebih kompetitif kalau dijual ke pasar ekspor. Jadi daripada tidak terserap, sebagian kita arahkan ke ekspor,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hokkop menuturkan bahwa saat ini pihaknya telah menjalin kontrak ekspor biomassa dengan pembeli dari Polandia. Selain itu, perusahaan juga tengah menjajaki peluang kerja sama dengan calon pembeli dari Jepang.

Meski mulai menggarap pasar ekspor, Hokkop menegaskan langkah tersebut bukan berarti PLN EPI menomorduakan kebutuhan pembangkit listrik domestik.

Menurutnya, ekspor dilakukan karena tidak semua jenis biomassa dapat langsung digunakan oleh pembangkit yang ada saat ini. Hal itu terkait dengan spesifikasi mesin pembangkit yang pada awalnya dirancang untuk bahan bakar fosil.

“Mesin pembangkit kita tidak semuanya bisa menyerap biomassa tertentu, misalnya cangkang sawit atau pelet yang kualitasnya tinggi. Jadi sebagian yang tidak bisa terserap itu kita kumpulkan dan sementara diarahkan ke ekspor,” tutur Hokkop.

Di satu sisi, PLN EPI juga terus meningkatkan penyerapan biomassa untuk kebutuhan cofiring PLTU. Pada 2026, perusahaan menargetkan penyerapan biomassa untuk cofiring dapat mencapai sekitar 3,65 juta ton, meningkat dari realisasi 2025 yang sekitar 2,4 juta ton.

Hokkop menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan bioenergi, khususnya biomassa dari sektor kehutanan dan perkebunan.

“Dengan potensi hayati yang besar, Indonesia sebenarnya bisa menjadi salah satu pemain utama bioenergi dunia, termasuk untuk pasar ekspor biomassa,” ujarnya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Tak Bakal Ganggu Kinerja Jasa Marga Terkait Program Pemberian Diskon Tarif Tol 30% Periode Lebaran 2026

Next Post

Presiden Prabowo Subianto Berharap Swasembada Protein dan Energi Bisa Segera Diwujudkan di Indonesia

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Komitmen Danantara Mendukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional sebesar 8 Persen

14 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Memberikan Target kepada Danantara Memberikan Kontribusi Rp800 triliun tiap tahun

14 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Roeslani Memastikan Tahun Pertama Perjalanan Lembaga Difokuskan Pembangunan Fondasi Kelembagaan dan Penguatan Tata Kelola

14 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Tas Baru, Semangat Baru, Pertamina Turut Kembangkan Senyum Pelajar Indonesia di HUT ke-1 Danantara

14 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Mengapresiasi Kinerja Positif Danantara di Tahun Pertamanya

14 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Rosan Roeslani Ungkap Salah Satu Peran Danantara Menjadi Penggerak Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 8 persen

14 Maret 2026
Next Post
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto Berharap Swasembada Protein dan Energi Bisa Segera Diwujudkan di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo: Danantara Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional di Tengah Krisis Global

7 jam ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Tak Bakal Ganggu Kinerja Jasa Marga Terkait Program Pemberian Diskon Tarif Tol 30% Periode Lebaran 2026

8 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Menargetkan Danantara Menyetor Rp 800 triliun ke Kas Negara Setiap Tahun

3 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI akan Melakukan Pembelian Kembali Saham senilai Rp905,48 miliar

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Komitmen Danantara Mendukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional sebesar 8 Persen

by redaksi
14 Maret 2026
0

Badan Pengelola Investasi Danantara menegaskan komitmennya untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Target tersebut selaras dengan visi...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Memberikan Target kepada Danantara Memberikan Kontribusi Rp800 triliun tiap tahun

14 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Roeslani Memastikan Tahun Pertama Perjalanan Lembaga Difokuskan Pembangunan Fondasi Kelembagaan dan Penguatan Tata Kelola

14 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Tas Baru, Semangat Baru, Pertamina Turut Kembangkan Senyum Pelajar Indonesia di HUT ke-1 Danantara

14 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Mengapresiasi Kinerja Positif Danantara di Tahun Pertamanya

14 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In