Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso mengatakan hingga kini pihaknya belum memiliki gudang penyimpanan khusus beras. Saat ini, perusahaan pelat merah tersebut hanya memakai gudang biasa untuk menyimpan beras maupun komoditas lain.
“Sekarang ini, Bulog belum memiliki gudang khusus untuk beras. Saat ini hanya gudang biasa saja bukan gudang beras yang memiliki ketentuan tertentu,” Budi Waseso saat menghadiri rapat kerja dengan DPR, Jakarta, Senin (29/6).
Budi Waseso melanjutkan gudang penyimpanan khusus beras sangat diperlukan agar beras yang sampai kepada masyarakat terjamin kualitasnya. “Perlu juga kami sampaikan, Bulog komitmen gunakan mesin rice to rice agar kualitas beras bagus,” jelasnya.
Dia menambahkan, saat ini perusahaan menyimpan beras dengan temperatur suhu yang disesuaikan menyerupai gudang penyimpanan beras yang seharusnya. Untuk itu, dibutuhkan dana tambahan agar Bulog memiliki gudang penyimpanan beras sendiri.
“Gudang kami ini gudang biasa, gabah pun tidak (punya). Kalau gudang beras ada pengatur temperatur sistemnya, pakai model celo. Memang kami harus bangun dan tadi penggunaan dana talangan dan PMN itu untuk sarana dan prasarana sehingga ada jaminan beras itu bagus,” tandasnya.
Sumber Merdeka, edit koranbumn














