Untuk mempercepat pembangunan Sirkuit Mandalika yang akan menjamu MotoGP Indonesia mulai 2021, ITDC baru saja menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pembangunan Sirkuit Mandalika dengan PT PP senilai Rp 900 miliar, disertai dengan penandantanganan Termsheet Fasilitas Sindikasi Perbankan yang melibatkan anggota HIMBARA yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN untuk mendukung pembangunan Sirkuit.
Disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, penandatanganan PKS dilakukan oleh Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer dan Direktur Utama PT PP Novel Arsyad, sementara Termsheet Fasilitas Sindikasi Perbankan ditandatangani oleh Farida Thamrin dan Teddy Y. Danas mewakili Bank Mandiri, Litasari Wahju W dan Rommel TP Sitompul mewakili BNI, S. Hernowo dan Hari Setiawan mewakili BRI, dan Sindhu Rahadian Ardita mewakili BTN.
Wamen BUMN II menyampaikan bahwa kerja sama ITDC, PP, dan Himbara adalah komitmen dan sinergi yang solid dari BUMN untuk mendukung kesiapan Indonesia dan The Mandalika sebagai tuan rumah IndonesiaGP 2021. Sirkuit Mandalika juga memiliki keunikan karena akan menyusuri pinggir pantai yang indah, sehingga diharapkan dapat menjadi daya tarik untuk mendorong industri pariwisata Indonesia.
Saat ini progress atas pekerjaan-pekerjaan awal, termasuk pekerjaan persiapan dan pekerjaan ground work, proyek pembangunan sirkuit Mandalika telah mencapai 40% dan proses pengaspalan dijadwalkan akan mulai dilakukan pada Januari 2021. Melalui PKS ini, PT PP akan melanjutkan pembangunan Sirkuit Mandalika yang sudah berlangsung sampai tahap Final Project Hand Over, dengan skema pre-financed project.
Sumber ITDC, edit koranbumn















