• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 4 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Wijaya Karya Bakal Nikmati 40% Laba Bisnis Properti Kereta Cepat Jakarta-Bandung

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko

Mudik dengan EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas dan Kekuatan Kolaborasi di Ajang Offshore Technology Conference 2026 di Kuala Lumpur

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. akan menikmati keuntungan laba dari pembukaan kota-kota baru di sepanjang jalur kereta cepat Jakarta-Bandung.
Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana menjelaskan bahwa pengembalian investasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) bukan menjadi isu yang harus dikhawatirkan. Pasalnya, tenor pinjaman mencapai 40 tahun dan 10 pertama merupakan grace periode.
Dengan skema tersebut, Tumiyana menyebut emiten berkode saham WIKA itu dapat memperoleh cash flow atau arus kas dari proyek KCJB tanpa harus mengangsur pinjaman. Kewajiban mengembalikan pinjaman dengan bunga yang relatif kecil dihitung mulai 10 tahun kedua hingga 10 tahun keempat.
Arus kas, sambungnya, diproyeksikan datang dari penjualan tiket. Saat ini, mobilitas warga Bandung ke Jakarta atau sebaliknya terbilang sangat tinggi. Dia meyakini arus kas dari penjualan tiket masih berpotensi terus bertambah, Apalagi, setiap periode tertentu ada kenaikan harga tiket.
Selain dari penjualan tiket, Tumiyana mengatakan arus kas akan datang dari optimalisasi lahirnya kota-kota baru di sepanjang jalur KCJB. Kehadiran pengembangan kota baru di Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar, setelah diperhitungkan dengan inflasi, valuasinya ditaksir mencapai Rp362 triliun.
Dalam perkembangannya ke depan, dia memproyeksikan lini bisnis properti mampu berkontribusi 20%-30% terhadap total laba PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Kalkulasi laba yang diperoleh oleh konsorsium berkisar Rp95 triliun-Rp100 triliun.
“Sesuai porsi saham WIKA di konsorsium, perseroan bisa menikmati laba sekitar 40%,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (25/10/2018).
Untuk Wailini misalnya, Tumiyana mengungkapkan wilayah tersebut dapat dikembangkan kota baru yang akan menjadi sentra bisnis dan kawasan pemukiman. Daerah tersebut nantinya dapat dijangkau dari Jakarta hanya 30 menit dengan kereta cepat.
Lokasi tersebut rencananya akan dibangun kawasan bisnis berkelas internasional, MICE, medical district, serta pusat penelitan dan pengembangan yang melibatkan usaha kecil dan menengah. Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi peluang bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya anggota konsorsium, untuk mengembangkan berbagai proyek yang akan berdampak positif bagi perseroan.
Seperti diketahui, proyek KCJB serta pengembangan Sentra Ekonomi Koridor Jakarta-Bandung merupakan tindak lanjut dari dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 107 tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Api Cepat antara Jakarta dan Bandung pada 6 Oktober 2015.
KCIC merupakan konsorsium gabungan antara PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dengan kepemilikan 60% dan Beijing Yawan HSR Co. Ltd. 40%. Adapun, PSBI beranggotakan WIKA dengan komposisi penyertaan 38%, PT Kereta Api Indonesia (Persero) 25%, PT Perkebunan Nusantara VIII 25%, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. 12%.
Pekerjaan tersebut rencananya berlangsung selama 36 bulan kalender kerja untuk pekerjaan konstruksi dan diharapkan beroperasi pada 2021. Lingkup pekerjaan WIKA dalam konsorsium yakni struktur, arsitektur, mekanikal dan elektrikal, serta lansekap.
Adapun, KCJB akan menghubungkan empat stasiun yakni Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar. Total nilai investasi proyek ini mencapai US$6,071 miliar dengan pendanaan 75% bersumber dari China Development Bank (CDB) dan 25% dari ekuitas pemegang saham KCIC, yaitu PSBI dan Beijing Yawan HSR Co. Ltd.
Sumber Bisnis.com

Previous Post

Ringankan Beban Perawatan, Garuda Indonesia Kantongi SBLC US$600 Juta

Next Post

Pindad dan Mitra Binaan PKBL Ikuti Pameran Trade Expo Indonesia 2018

Related Posts

Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko
Berita

Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko

3 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Mudik dengan EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

3 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas dan Kekuatan Kolaborasi di Ajang Offshore Technology Conference 2026 di Kuala Lumpur

3 April 2026
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP
Berita

Hari Air Sedunia, Jejak PalmCo dari Kalimantan hingga Wilayah Bencana

3 April 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

3 April 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dorong Kemajuan Pendidikan, BSI Berikan 8.616 Awardee di 175 Kampus

3 April 2026
Next Post

Pindad dan Mitra Binaan PKBL Ikuti Pameran Trade Expo Indonesia 2018

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Konsisten Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 7,35 Triliun hingga Februari 2026

4 hari ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG dan ID FOOD Siapkan 100.000 Paket Sembako Mendukung Acara Bazar Dari Istana Untuk Rakyat di Monas

6 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Penataan Terarah, Presiden Prabowo Subianto Menginstruksikan KAI Lakukan Inventarisasi Permukiman Warga di Bantaran Rel

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas dan Kekuatan Kolaborasi di Ajang Offshore Technology Conference 2026 di Kuala Lumpur

6 jam ago
Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko
Berita

Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko

by redaksi
3 April 2026
0

https://koranbumn.com/workshop-bumn-dan-anak-usaha-16-17-april-2026-implementasi-integrasi-icofr-dan-manajemen-risiko/

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Mudik dengan EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

3 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas dan Kekuatan Kolaborasi di Ajang Offshore Technology Conference 2026 di Kuala Lumpur

3 April 2026
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP

Hari Air Sedunia, Jejak PalmCo dari Kalimantan hingga Wilayah Bencana

3 April 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

3 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In