• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 4 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Minimalisasi Dampak Pandemi, Bio Farma Siapkan Sinergi Tiga BUMN Farmasi

by redaksi
30 Juli 2020
in Berita, Korporasi
0
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi Covid-19 (corona) telah memorak-porandakan dunia bisnis di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Virus corona membuat perekonomian dalam negeri mengalami kontraksi hebat. Bahkan, beberapa sektor bisnis telah menjadi korban, jatuh tersungkur karenanya.

PT Bio Farma (Persero), yang merupakan induk usaha (holding) BUMN Farmasi, saat ini tengah berjuang meminimalisasi dampak negatif tersebut. Usaha yang dilakukan perusahaan farmasi ini antara lain menjaga proses produksi dan distribusi agar tetap berjalan sesuai dengan jadwal, meskipun beberapa distribusi dan pengiriman vaksin untuk penjualan ekspor ke beberapa negara mengalami penundaan jadwal.

RelatedPosts

Wijaya Karya Menjual Seluruh Saham HIG kepada Hotel Indonesia Natour

Danantara Indonesia dan INA akan Menanamkan Modal Investasi sebesar US$ 200 juta di Proyek Strategis Dikelola Chandra Asri Group

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

Hal itu terjadi karena ada beberapa negara yang menerapkan pelarangan/pembatasan untuk penerbangan sipil dan kargo di negara yang terdampak Covid-19. “Jadi, kami harus melakukan penyesuaian-penyesuaian jadwal pengiriman untuk mengatasi hal tersebut,” kata Honesti Basyir, Direktur Utama Bio Farma.

Wabah Covid-19 ini juga akan memengaruhi pasokan bahan baku obat (BBO), mengingat pasokan bahan baku pharmaceutical, terutama untuk anak holding Bio Farma, yakni PT Kimia Farma (Persero) Tbk. (KAEF) dan PT Indofarma (Persero) Tbk. (INAF), sebesar 60% berasal dari China dan 30% berasal dari India. Untuk Bio Farma, impor bulk vaksin (barang setengah jadi) sebanyak 3% dari China dan 10% dari India (terhadap total impor Bio Farma). Otomatis, hal ini mengakibatkan terganggunya pengantaran BBO, produk antara (bulk) ikut terdampak karena adanya pengurangan penerbangan sipil/kargo.

Selain itu, terjadi juga pelarangan ekspor beberapa BBO, khususnya untuk obat Covid-19 dari negara asal, terutama India. Di samping itu, terjadi pula kenaikan harga BBO yang cukup siginifikan, tetapi tidak diimbangi dengan ketersediaan barang di pasar.

Mengenai pengaruh corona terhadap pendapatan perusahaan atau kinerja bisnis, Honesti mengatakan, dengan meningkatnya permintaan produk farmasi di pasar, pendapatan perusahaan akan tetap mengalami peningkatan meskipun tidak terlalu tinggi, sebesar 3-5%. “Tantangan terbesar adalah meningkatnya harga pokok penjualan (HPP) karena harga bahan baku yang meningkat. Namun untuk Bio Farma, di mana sebagian pendapatannya bersumber dari ekspor, penguatan dolar justru akan meningkatkan omset melalui keuntungan selisih kurs,” katanya.

Lalu, bagaimana survival strategy yang diterapkan Bio Farma? Menurut Honesti, ada sejumlah langkah strategis yang dilakukan holding BUMN Farmasi ini. Pertama, mengidentifikasi pemasok global dan melakukan strategi stabilisasi rantai pasok secara cepat. Di antaranya, melalui monitoring negara eksportir, pemetaan rencana kedatangan barang, pencarian alternatif pemasok potensial pengganti (alternative sourcing), pengamanan stok (demand planning management), dan prioritas pada pembelian bahan baku dari stok lokal.

Kedua, mengamankan pasokan dengan pengiriman menggunakan pesawat kargo atau carter. Ketiga, melakukan approach customer and encouragement. Keempat, untuk produksi dan supply chain, menerapkan kebijakan make to order atau buy to order (untuk alat kesehatan/alkes). Kelima, melakukan program efisiensi sebagai respons atas kondisi perekonomian yang terdampak. Keenam, menyesuaikan anggaran capex untuk tahun 2020. Ketujuh, menyesuaikan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2020.

Adapun strategi yang disiapkan pascacorona adalah sinergitas antara tiga perusahaan BUMN yang tergabung dalam holding BUMN Farmasi ini, dan akan berperan sesuai dengan porsi masing–masing. Bio Farma fokus pada produk vaksin dan antisera serta produk life science lainnya. Kimia Farma fokus pada produk farmasi berbasis chemical, produk beauty dan lifestyle, serta ritel. Adapun Indofarma fokus pada produk herbal dan alat kesehatan.

Bio Farma mengoptimalkan fungsi R&D melalui kerjasama dengan lembaga penelitian untuk pembuatan vaksin Covid-19. Perusahaan ini pun ikut terlibat dalam strategi kolaborasi untuk pengembangan vaksin, obat, dan tes diagnostik dengan menjalin kerjasama riset dengan lembaga riset nasional, seperti Litbangkes, Lembaga Eijkman, BPPT, Ristek-BRIN, perguruan tinggi, dan BPOM. “Kami juga mencari potensi kerjasama dengan lembaga riset di luar negeri,” ujar Honesti.

Sinergi juga dilakukan dengan holding Rumah Sakit BUMN untuk mengintegrasikan supply-demand produk farmasi dan alkes dengan layanan kesehatan, serta mengimplementasikan digitalisasi ekosistem layanan kesehatan.

“Kami akan memastikan bisni Bio Farma berjalan, baik sebagai induk holding BUMN Farmasi maupun sebagai produsen produk life science. Kami akan berkolaborasi untuk memenuhi permintaan pelayanan kesehatan dari konsumen berupa pelayanan preventif, kuratif, promotif, dan rehabilitatif. Bahkan, saat ini dunia kesehatan sudah masuk ke area pelayanan (care), service. dan asuransi,” ungkap Honesti.

Tentunya, manajemen Bio Farma akan melihat perkembangan Covid-19 ke depan. Yang jelas, perusahaan siap memenuhi kebutuhan pasar, termasuk obat-obatan untuk Covid-19. “Jika memang proses penelitian berjalan lancar, kami akan mempersiapkan untuk memproduksi vaksin Covid-19,“ Honesti menginformasikan.

Sumber Swa, Republika ,edit koranbumn

Previous Post

Pupuk Iskandar Muda Peroleh Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001

Next Post

Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk Nonsubsidi Sebanyak 347 Ribu Ton

Related Posts

Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Wijaya Karya Menjual Seluruh Saham HIG kepada Hotel Indonesia Natour

3 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Indonesia dan INA akan Menanamkan Modal Investasi sebesar US$ 200 juta di Proyek Strategis Dikelola Chandra Asri Group

3 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

3 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

3 Maret 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

PINDAD Salurkan Bantuan Pencegahan Risiko Dini Stunting di Puskesmas Babakan Surabaya

3 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

Dirut BULOG Tinjau Mitra Makloon di Maros, Dorong Inovasi Pemanfaatan Sekam Padi Bernilai Ekonomis

3 Maret 2026
Next Post
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia

Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk Nonsubsidi Sebanyak 347 Ribu Ton

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah

3 hari ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Komitmen Wujudkan Layanan Prima, TASPEN Gelar Inisiatif Culture Program and Learning Platform 2026

6 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Gandeng Visa, Bank Mandiri Bakal Beri Hadiah Paket Nonton FIFA World Cup 2026

3 hari ago
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Garuda Indonesia Telah Melakukan Pembayaran Tunggakan Biaya Perawatan Pesawat Hingga Utang Bahan Bakar Avtur kepada Pertamina

4 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Wijaya Karya Menjual Seluruh Saham HIG kepada Hotel Indonesia Natour

by redaksi
3 Maret 2026
0

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan melepas seluruh kepemilikannya pada saham PT Hotel Indonesia Group (HIG). Corporate Secretary WIKA, Ngatemin...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Indonesia dan INA akan Menanamkan Modal Investasi sebesar US$ 200 juta di Proyek Strategis Dikelola Chandra Asri Group

3 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

3 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

3 Maret 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

PINDAD Salurkan Bantuan Pencegahan Risiko Dini Stunting di Puskesmas Babakan Surabaya

3 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In