• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kimia Farma Siapkan Peta Jalan Pengembangan Bahan Baku Obat

by redaksi
1 Agustus 2020
in Berita
0
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) telah menyiapkan roadmap pengembangan bahan baku obat (BBO) yang berpotensi dapat menekan impor bahan baku hingga 23,8% pada 2024. Pasalnya selama ini Indonesia masih ketergantungan mengimportasi bahan baku obat dari China dan India.

Direktur Utama Kimia Farma, Verdi Budidarmo menjelaskan Kimia Farma telah memiliki roadmap yang fokus pada pengembangan beberapa produk antara lain produk farmasi, bahan baku obat, kosmetik, dan alat kesehatan tertentu.

RelatedPosts

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

Adapun untuk pengembangan BBO, sejak 2016 Kimia Farma membuat perusahaan patungan PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP), gabungan antara PT Kimia Farma  dengan PT Sungwun Pharmacopia Indonesia sebagai perwakilan dari Sungwun Pharmacopia Co Ltd dari Korea Selatan.  Perusahaan ini menjalankan pabrik bahan baku obat.

“KAEF menginisiasi produksi BBO dalam negeri dalam rangka mendukung program pemerintah menurunkan impor BBO. Adapun upaya ini potensi penurunan impor BBO hingga 23,8% di 2024,” jelasnya dalam paparan publik virtual, Rabu (29/7).

Verdi menyatakan hal ini tentu dapat dicapai apabila BBO dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku industri farmasi dalam negeri yang kurang lebih ada 250 produsen farmasi.

Di tahap awal atau di 2020 Verdi menyatakan Kimia Farma menargetkan dapat menurunkan ketergantungan impor bahan baku obat sebesar 2,72% yang ditunjang dengan peluncuran dan penjualan 4 produk yakni Simvastatin, Atorvastatin, Clopidogrel,dan Entecavir.

Selain 4 produk tersebut, Verdi bilang Kimia Farma juga sudah bekerjasama dengan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) selaku subholding refinery and petrochemical dari PT Pertamina (Persero)  untuk mengoptimalkan potensi nilai tambah dari pengolahan produk turunan petrokimia menjadi bahan baku farmasi, seperti paracetamol.

Direktur Produksi dan Supply Chain, Andi Prazos menyatakan produk Simvastatin KAEF saat ini sudah mengandung Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga kurang lebih 50%.  “Namun untuk keseluruhan produk KAEF, TKDN masih dihitung. Yang pasti targetnya di tahun ini bisa menurunkan 2,7% ketergantungan impor BBO,” jelasnya.

Selain mengatur rencana jangka panjang, KAEF juga telah menyiapkan sejumlah startegi di sepanjang 2020. Di antaranya adalah penguatan rantai bisnis di Kimia Farma Grup, melakukan transformasi di marketing, serta menjalin aliansi strategis untuk melengkapi portofolio bisnis helathcare.

Untuk memuluskan rencana pengembangan bisnisnya, Kimia Farma telah menganggarkan belanja modal di sepanjang tahun ini.

Direktur Keuangan Kimia Farma, Pardiman menjelaskan belanja modal yang dialokasikan untuk tahun ini senilai Rp 547 miliar dan sudah terserap 54% hingga Juni 2020.

“Capex akan digunakan untuk pengembangan apotek, klinik, laboratorium klinik, pengembangan fasilitas bahan baku obat (BBO) dan pengembangan fasilitas produksi yang merupakan mandatory regulator farmasi,” jelasnya.

Sebagai informasi, di 2020 KAEF menargetkan launching produk baru 72 SKU yang terdiri dari 33 produk kategori farma dan 39 produk kategori non-farma.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Nasabah Jiwasraya Belum Diajak Bahas Restrukturisasi Polis

Next Post

Harga Emas Makin Mahal, Pegadaian Bidik Peluang Naikkan Pinjaman

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

7 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

BRI Manajemen Investasi Targetk AUM Sebesar Rp500 miliar pada Tahun Pertama Peluncuran ETF Berbasis Emas

7 Maret 2026
Next Post
Kolaborasi Dahana – Pegadaian Gelar TMO Chapter Februari 2020

Harga Emas Makin Mahal, Pegadaian Bidik Peluang Naikkan Pinjaman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Tantangan ANTAM Memastikan Emas dari Penambang Rakyat Memenuhi Standar LBMA

2 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Dukung Kelancaran Operasional Bisnis, Pengelolaan DHE SDA Kini Bisa Dipantau Real-Time Lewat Kopra by Mandiri

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

7 jam ago
Semangat Baru KAI Commuter

KAI Commuter dan DJKA Resmi Memperpanjang Rute Commuter Line Supas hingga Stasiun Probolinggo

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

by redaksi
7 Maret 2026
0

Sovereign Wealth Fund (SWF) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia memastikan telah berada di pasar modal Tanah Air meski tidak muncul di...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In