Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BUMN Kabupaten Sleman membagikan sebanyak 1.000 masker kain kepada wisatawan di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Minggu (8/11/2020). Kegiatan ini rangkaian dari pembagian 5.000 masker kain yang akan dilakukan oleh Satgas Bencana BUMN DIY di beberapa pusat keramaian dan objek wisata di Yogyakarta.
“Program ini merupakan mandat langsung dari Presiden Joko Widodo. Program ini kembali kita lakukan adalah adnya kenaikan kasus penularan Covid-19 yang terjadi beberapa waktu lalu. Melalui Gugus Tugas Nasional pula kita tahu bahwa ada pola di mana angka penularan akan naik pasca adanya libur panjang. Hal inilah yang memacu kita untuk kembali bergerak mengingatkan kepada masryarakat serta wisatawan agar terus mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan secara ketat di destinasi wisata utama di Yogyakarta,” terang Ketua Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah DIY Edy Setijono
Satuan Tugas Bencana (Satgas Bencana) BUMN yang terdiri dari 29 perusahaan plat merah perwakilan di Yogyakarta membagikan seribu lembar masker tiga lapis bagi wisatawan di Kompleks Candi Prambanan Yogyakarta. Sehari sebelumnya, Sabtu (7/11/2020), Satgas BUMN telah menyebarkan seribu masker kain kepada pengunjung di kawasan Malioboro, Yogyakarta.
Koordinator Satgas Covid-19 BUMN Kabupaten Sleman Usmansyah pembagian masker untuk pengunjung Candi Prambanan juga dimaksudkan untuk membantu upaya pemulihan kunjungan wisata ke candi tersebut. Candi Prambanan merupakan ikon pariwisata DIY dan Kabupaten Sleman.
“Setelah sempat beberapa waktu tutup akibat pandemi, sekarang Candi Prambanan sudah dibuka kembali dengan protokol kesehatan. Ini juga sebagai kampanye untuk selalu disiplin protokol kesehatan,” ujar Direktur Utama PT Primissima (Persero) ini.
Salah satu pengunjung Wiyanti mengaku senang mendapatkan masker yang memenuhi standar kesehatan ini dan bisa digunakan secara bergantian. Dia juga mendapatkan informasi yang benar mengenai penggunaan masker hingga antisipasi merebaknya Covid-19 ini. Karena itu, kegiatan serupa perlu diadakan di sejumlah objek wisata lainnya.













