Kemenko Polhukam brsama TNI AU dan segenap stakeholder penerbangan termasuk AirNav Indonesia, menyelenggarakan latihan gabungan simulasi force down landing terhadap pesawat udara asing yang melakukan pelanggaran wilayah (masuk ke ruang udara Indonesia tanpa izin) di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (10/6),
Dalam kegiatan yang merupakan rangkaian Latihan Hanudnas Perkasa B TA 2021 di wilayah KOSEKHANUDNAS II Makassar tersebut, AirNav Indonesia memiliki peran dalam memberikan pelayanan navigasi penerbangan dan memastikan para aparat penegak hukum, dalam hal ini TNI AU memiliki ruang gerak yang memadai dalam melakukan tugasnya
. Termasuk ketika mereka harus melakukan kegiatan pemaksaan pendaratan terhadap pesawat udara asing yang melakukan atau diduga melakukan pelanggaran wilayah, yang pendeteksiannya dilakukan oleh KOSEKHANUDNAS.
Direktur Operasi AirNav Indonesia, Mokhammad Khatim yang turut hadir di lokasi latihan menyampaikan bahwa keikutsertaan AirNav Indonesia pada latihan gabungan ini merupakan bukti komitmen AirNav dalam upaya menjaga kedaulatan ruang udara Indonesia. “AirNav Indonesia berkomitmen untuk terus memaksimalkan perannya dalam menjaga kedaulatan ruang udara Indonesia,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menkopolkukam, Kepala Staf TNI AU, Pangkohanudnas, Direktur Keamanan Penerbangan Kemenhub RI, serta sejumlah Pejabat dari Kementerian/Lembaga dan instansi terkait.














