• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 23 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Angkasa Pura II Klaim Kondisi Keuangan dan Beban Utang yang Ditanggung Selama Pandemi Covid-19 Masih Dapat Dikelola dengan Baik

by redaksi
19 Desember 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi Angkasa Pura II
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Angkasa Pura II (persero) atau AP II mengeklaim kondisi keuangan dan beban utang yang ditanggung selama pandemi Covid-19 masih dapat dikelola dengan baik.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menuturkan ada sejumlah hal yang menyebabkan kondisi keuangan AP I saat ini masih dalam tahap terkendali.

RelatedPosts

Transformasi Berkelanjutan Jadi Kunci, Pos Indonesia Perkuat Human Capital melalui Sharing Session

Perkuat Sektor Bisnis Digital, IAS dan Sanraya Adi Nataya Jalin Kesepakatan Bersama

IFG Dorong Industri Batik Berkelanjutan lewat Solusi Pengolahan Limbah di Bantul

Sejumlah hal tersebut di antaranya karena beberapa pembangunan strategis bandara dan pengembangan terminal baru, serta landasan pacu atau runway rata-rata sudah rampung sebelum pandemi melanda. Kondisi tersebut, kata dia, cukup membantu meringankan arus kas perseroan selama pandemi.

Kemudian, lanjutnya, AP II masih didukung oleh pasar domestik yang kuat karena memiliki Bandara Soekarno – Hatta. Dalam situasi normal, pasar bandara Soetta didominasi atau sebesar 74 persen -78 persen oleh penumpang domestik, sisanya sebesar 22 persen – 24 persen didominasi oleh internasional.

Padahal, pangsa pasar yang tergerus selama pandemi ini adalah penumpang internasional karena kebijakan pembatasan dan penutupan antarnegara.

“Faktanya, kami masih kuat di domestik. Ini yang mungkin membantu kami. Berbeda dengan bandara di Denpasar [AP I] yang memang secara rasio terbalik antara domestik dan internasional. Bandara di Bali lebih mendominasi pasar internasional,” ujarnya usai konferensi pers, Senin (13/12/2021).

Di sisi lain pihaknya juga telah melakukan sejumlah upaya luar biasa seperti cost leadership dengan maksimal. Perseroan memangkas besar pembiayaan tak mendesak. Hal ini juga dibarengi dengan cash management dan konsep pendanaan yang lebih efektif dengan obligasi dan tenor lebih panjang.

Bahkan, bersama dengan pemasok, AP II juga menginisiasi supplier financing bersama dengan bank supaya proses lebih sederhana dan suku bunga yang menarik.

AP II juga memotong besaran belanja modal atau capex hingga 91 persen pada saat pandemi. Sebagai gambaran, pada 2020 realisasi capex AP II hanya senilai Rp712 miliar dari pagu semula sekitar Rp7 triliun. Pemotongan anggaran belanja modal juga akan dilanjutkan pada tahun ini.

“Tahun ini capex yang kami realisasikan Rp452 miliar. Kami tidak mengarah ke investasi baru. Investasi kami tunda,” tekannya.

Sebelumnya, rekan operator bandara pelat merah lainnya PT Angkasa Pura I (persero) atau AP I mengkonfirmasi jumlah utang kepada investor dan kreditur per November 2021 mencapai Rp28 triliun bukan senilai Rp35 triliun sebagaimana informasi yang beredar.

“Sebenarnya kondisi Angkasa Pura I itu. Memang kita utang kepada kreditur dan investor sampai dengan November 2021 itu sebesar Rp28 triliun. Jadi bukan Rp35 triliun tapi Rp28 triliun,” ujar Direktur Utama AP I Faik Fahmi dalam konferensi pers, Rabu (8/12/2021).

Faik Fahmi menambahkan di luar utang tersebut terdapat kewajiban lain yang mesti ditanggung oleh AP I seperti kewajiban kepada karyawan, kewajiban kepada supplier sekitar Rp4,7 triliun. Dengan demikian, ujar Faik, total kewajiban pembayaran AP I mencapai Rp32,7 triliun.

“Namun kewajiban kita kepada kreditur dan investor itu sekitar Rp28 triliun per November 2021,”jelasnya.

Faik menegaskan kondisi yang dialami oleh AP I ini penyebabnya bukan masalah bersifat struktural. Faik juga membantah persoalan AP I bukan dikarenakan nilai utang yang besar tetapi dengan utang besar tersebut AP I belum beranjak pulih akibat dampak pandemi Covid-19.

Utang tersebut berpotensi menjadi lebih buruk lagi apabila tak dilakukan upaya penyehatan atau restrukturisasi.

Besaran utang tersebut, jelas Faik, dikarenakan sebelum pandemi Covid-19, perseroan tengah disibukkan membangun 10 bandara untuk menyelesaikan masalah kekurangan kapasitas. Jumlah penumpang yang dilayani di bandara AP I, sebutnya, lebih tinggi dari kapasitas tersedia.

“Contoh pada 2017 kapasitas bandara AP I untuk 71 juta penumpang per tahun tetapirealisasi penumpangnya sudah 90 juta per tahun dan meningkat lagi pada 2018 menjadi 90 juta penumpang per tahun. Jadi bisa dibayangkan dengan realisasi penumpang tinggi dari kapasitas dan muncul persoalan pelayanan,” paparnya.

Dalam membiayai pembangunan  10 bandara tersebut, operator pelat merah tersebut menekankan menggunakan baik dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Penyertaan Modal Negara (PMN) tetapi melalui pendanaan internal dan eksternal seperti obligasi.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Bank Mandiri Telah Realisasi Penyaluran KUR Mencapai 96,24% dari Target Senilai Rp 33,68 triliun per November 2021

Next Post

Lowongan Kerja Anak Usaha BUMN 2021: KAI

Related Posts

Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Transformasi Berkelanjutan Jadi Kunci, Pos Indonesia Perkuat Human Capital melalui Sharing Session

23 April 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

Perkuat Sektor Bisnis Digital, IAS dan Sanraya Adi Nataya Jalin Kesepakatan Bersama

23 April 2026
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG
Berita

IFG Dorong Industri Batik Berkelanjutan lewat Solusi Pengolahan Limbah di Bantul

23 April 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

Adhi Karya Membukukan Nilai Kontrak Baru Rp4,72 Triliun hingga Akhir Kuartal I 2026

23 April 2026
Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan
Berita

Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

23 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Dorong Kesetaraan Gender, Perkuat Peran Perempuan di Dunia Kerja dan Masyarakat

23 April 2026
Next Post
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Lowongan Kerja Anak Usaha BUMN 2021: KAI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman Bekerja Sama Danantara Mempercepat Penerapan Biodiesel B50 dan E20

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Patra Niaga Resmi Memproduksi Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan Bioavtur Berbasis Jelantah di Kilang Cilacap

4 hari ago
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar

Perkuat Sektor Bisnis Digital, IAS dan Sanraya Adi Nataya Jalin Kesepakatan Bersama

3 jam ago
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Mendukung Ekonomi Sirkular, Pusri Palembang Mendirikan Bank Sampah Sehati di Kelurahan 3 Ilir Palembang

5 hari ago
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Transformasi Berkelanjutan Jadi Kunci, Pos Indonesia Perkuat Human Capital melalui Sharing Session

by redaksi
23 April 2026
0

Pos Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan transformasi perusahaan melalui penguatan aspek human capital. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan sharing...

Read more
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar

Perkuat Sektor Bisnis Digital, IAS dan Sanraya Adi Nataya Jalin Kesepakatan Bersama

23 April 2026
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Dorong Industri Batik Berkelanjutan lewat Solusi Pengolahan Limbah di Bantul

23 April 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Adhi Karya Membukukan Nilai Kontrak Baru Rp4,72 Triliun hingga Akhir Kuartal I 2026

23 April 2026
Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

23 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In