• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 17 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Antisipasi Dampak Corona, Bank Mandiri Belum Berencana Tambah Pencadangan

by redaksi
6 Maret 2020
in Berita
0
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk masih akan terus mewaspadai dampak virus corona terhadap kemampuan membayar debitur yang bisa berdampak terhadap pemburukan kualitas kredit ke depan. Bank ini akan memperkuat antisipasi dengan melakukan restrukturisasi terhadap debitur di sektor yang terdampak langsung yang yang berkaitan dengan pariwisata.

Bank ini memandang ada potensi kenaikan rasio kredit macet (non performing loan/NPL) jika wabah corona masih terus berlanjut. Sementara sepanjang dua bulan pertama tahun ini, virus tersebut belum berdampak terhadap NPL perseroan.

RelatedPosts

Pertamina Jaga Pasokan, Himbau Masyarakat Bijak Pakai Energi

28 Tahun BP BUMN: Bergerak dalam Transformasi, Menguatkan Peran untuk Negeri

Pembangunan Infrastruktur Kesehatan yang Andal dan Berkelanjutan, Langkah Nyata ADHI Dukung Layanan Kesehatan di Mamasa

Meski ada potensi meningkatnya resiko kredit, Bank Mandiri tidak berencana untuk menambah pencadangan tahun ini sebagai antisipasi akibat wabah itu. Sebab menurut Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin, dampak corona yang bersifat sementara. Sedangkan peningkatan pencadangan dilakukan bank jika memang ada potensi kerugian secara permanen.

“Tahun ini kami menaikkan pencadangan untuk mengantisipasi PSAK71. Coverage CKPN kita sekarang sudah 262%, sudah lebih dari cukup. Tidak ada kebutuhan meningkatkan pencadangan,” jelas Siddik di Jakarta, Kamis (5/3).

Dia menambahkan, sejauh ini belum ada debitur Bank Mandiri yang datang meminta restrukturisasi kredit sebagai dampak dari virus corona. Namun, pihaknya akan memperkuat monitoring terhadap bisnis debitur terutama yang berkaitan dengan sektor pariwisata. Jika ada yang mengalami kesulitan cashflow, perseroan akan langsung melakukan restrukturisasi sebelum berkembang menjadi kredit macet.

Royke Tumilaar, Direktur Utama Bank Mandiri mengatakan, dengan kondisi yang ada saat ini, bank tidak bisa berdiam diri meskipun belum terjadi kredit macet. Debitur perhotelan yang sudah mengalami penurunan okupansi dan bisnis restoran yang omsetnya sudah menurun akan langsung direstrukturisasi meski belum sampai mengalami kredit macet.

“Sejauh ini memang belum ada yang mendorong kenaikan kredit macet. Tapi action sudah harus diambil. Walau belum ada kredit macet, kita sudah antisipasi,” katanya.

Adapun porsi kredit yang berkaitan dengan sektor pariwisata di Bank Mandiri masih kecil, hanya di bawah 30% dari total kredit perseroan. Sebelumnya, Royke sempat menyebut dampak virus corona bisa berpotensi menaikkan NPL 0,2%-0,3%.

Namun, perkiraan itu menurutnya jika kondisi wabah corona tersebut berlangsung berkepanjangan dan pasokan bahan baku dari China benar-benar terganggu.

Untuk sementara waktu, Bank Mandiri masih akan terus mencermati perkembangan ke depan. Oleh karena itu, perseroan belum akan merevisi target kredit 8%-10% dan NPL 2,1%-2,3%. Rencana bisnis bank (RBB) baru akan di-review kembali pada Juni 2020 mendatang.

Royke optimis dampak negatif dari virus corona bisa dihadapi sejalan dengan dengan langkah cepat regulator dan pemerintah yang telah mengeluarkan stimulus. Kebijakan yang dilakukan Bank Indonesia (BI) akan mendorong likuiditas bank, sedangkan kebijakan OJK akan menekan potensi kredit bermasalah.

“Saya lebih optimis karena antisipasi pemerintah dan regulator sudah lebih dulu. Kalau bank yang ditakutkan sebenarnya kredit macet dan likuiditas ketat. Tapi itu sudah dijawab duluan sama BI dan OJK,” tandas Royke.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Next Post

Sinergitas Pelindo III dan Pemda Prov Jatim Terkait Pembangunan Infrastruktur

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Jaga Pasokan, Himbau Masyarakat Bijak Pakai Energi

17 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

28 Tahun BP BUMN: Bergerak dalam Transformasi, Menguatkan Peran untuk Negeri

17 April 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

Pembangunan Infrastruktur Kesehatan yang Andal dan Berkelanjutan, Langkah Nyata ADHI Dukung Layanan Kesehatan di Mamasa

17 April 2026
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru
Anak Perusahaan

Menjawab Kebutuhan Talenta AI Industri Digital, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikuti IndonesiaNEXT Tahun ke-10

17 April 2026
Asabri Akan Tindak Lanjuti Temuan BPK Mengenai Penyelenggaraan Program Pensiun
Berita

Semangat ASABRI untuk Masa Depan, Wujudkan Manfaat Nyata dan Berdampak Lewat Program TJSL Berkelanjutan

17 April 2026
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS
Berita

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengungkap Tiga Faktor Kunci Penopang Ketahanan Ekonomi Nasional

17 April 2026
Next Post
Anak Usaha Pelindo III Sediakan Tenaga Pengamanan Pelabuhan TNU

Sinergitas Pelindo III dan Pemda Prov Jatim Terkait Pembangunan Infrastruktur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pemanfaatan AI di Indonesia Masih Rendah, Menaker: Pekerja Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi

Pemanfaatan AI di Indonesia Masih Rendah, Menaker: Pekerja Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi

2 hari ago
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona

PNM Mencatat Total Aset Perseroan bersama Entitas Anak Usaha mencapai Rp57,01 triliun pada 2025

2 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus

2 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

RUPST BRI Menyepakati Pembagian Dividen Rp346 per Lembar hingga Perubahan Saham Negara

1 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Jaga Pasokan, Himbau Masyarakat Bijak Pakai Energi

by redaksi
17 April 2026
0

PT Pertamina (Persero) menjaga pasokan energi nasional, di tengah dinamika geopolitik global dan konflik Timur Tengah yang masih terjadi. Sebagai...

Read more
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

28 Tahun BP BUMN: Bergerak dalam Transformasi, Menguatkan Peran untuk Negeri

17 April 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Pembangunan Infrastruktur Kesehatan yang Andal dan Berkelanjutan, Langkah Nyata ADHI Dukung Layanan Kesehatan di Mamasa

17 April 2026
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru

Menjawab Kebutuhan Talenta AI Industri Digital, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikuti IndonesiaNEXT Tahun ke-10

17 April 2026
Asabri Akan Tindak Lanjuti Temuan BPK Mengenai Penyelenggaraan Program Pensiun

Semangat ASABRI untuk Masa Depan, Wujudkan Manfaat Nyata dan Berdampak Lewat Program TJSL Berkelanjutan

17 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In