• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 6 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bank Dunia Minta RI Tak Bergegas Sahkan Omnibus law

by redaksi
17 Juli 2020
in Berita
0
Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Stagnan Tahun ini
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

World Bank (Bank Dunia) menilai Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja alias omnibus law menjadi bagian penting dalam upaya memulihkan ekonomi Indonesia di masa pandemi Covid-19.

Lead Economist World Bank Indonesia Frederico Gil Sander menyebut, RUU Omnibus Law perlu direformasi. Undang-Undang ini bisa menghapus hambatan sekaligus menarik investasi asing, khususnya saat kurva resesi dalam kondisi mendatar.

RelatedPosts

Sinergi KAI, Kementerian PKP, dan Danantara Berlanjut ke Bandung: Kawasan Kiaracondong Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Pertamina Hulu Energi Dorong Percepatan Pengembangan Lapangan Migas untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Long Weekend Paskah Picu Lonjakan, ASDP Jaga Layanan Prima di Lintasan Sumatera-Jawa-Bali

Menurut Sander, kemudahan investasi untuk investor asing akan mengerek penanaman modal asing (PMA) di Indonesia.”Pemerintah (Indonesia) banyak bicara soal omnibus law. Ini bisa menjadi bensin utama menuju pemulihan,” ujar Sander dalam video conference, Kamis (16/7).

Meski begitu, Sander mengingatkan, UU Omnibus Law akan efektif jika kurva resesi Indonesia berhasil diratakan.  Banyak negara kini  harus menghadapi kurva pandemi dengan kenaikan angka positif corona sebagai akibat naiknya kapasitas layanan kesehatan, sistem pelacakan, dan tes massal.

Tak hanya itu saja, untuk meratakan kurva resesi, modernisasi database bantuan sosial  juga harus dilakukan. Tak hanya data atas rumah tangga miskin, tapi juga mencakup masyakat kelompok lanjut usia, disabilitas, dan pekerja informal.

Masalah lain yang menghadang, prose pemulihan ekonomi masih butuh waktu panjang. Ini lantaran Indonesia juga harus melewati kurva utang.  Alhasil setelah kurva pandemi, pemerintah juga harus berhadapan dengan upaya meratakan kurva utang.

“Ini membutuhkan upaya realokasi subsidi untuk belanja bantuan sosial. Kemudian reformasi pajak untuk mendongkrak pembiayaan di masa pandemi,” ujar dia. Caranya, bisa meningkatkan cukai dari tembakau, plastik, atau produk yang tinggi gula.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksi RUU Cipta Kerja (RUU Ciptaker) atau Omnibus Law bisa menarik investasi hingga US$6,9 miliar atau Rp100 triliun  dengan kurs Rp14.500 per dolar AS.

Beleid itu bisa memberikan sinyal ke investor asing bahwa pemerintah terbuka dengan masuknya investor. Implementasi RUU Ciptaker juga dapat meningkatkan persaingan daya saing industri di tengah pandemi virus corona.  “Ini juga bisa menjadi jalan bagi pemerintah dalam melakukan reformasi ekonomi,” ujar Airlangga.

Country Director World Bank Indonesia Satu Kahkonen menambahkan Indonesia sebaiknya merevisi RUU Ciptakera khususnya terkait isu lingkungan hidup. Kata dia, aturan ini akan menjauhkan Indonesia dari pelestarian lingkungan hidup. Poin lain soal ketenagakerjaan, efeknya ke pekerja di dalam negeri serta masalah pesangon.

Maka, Bank Dunia menilai RUU Ciptaker sebaiknya tidak diketok dalam waktu dekat.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

WIKA Lanjutkan Proyek di Taiwan, Sedangkan Proyek di Malaysia & Aljazair Belum Pulih

Next Post

Dirut Honesti Basyir Ungkap Vaksin Covid-19 Buatan RI Bisa Tersedia 2022

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Sinergi KAI, Kementerian PKP, dan Danantara Berlanjut ke Bandung: Kawasan Kiaracondong Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

6 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Pertamina Hulu Energi Dorong Percepatan Pengembangan Lapangan Migas untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

6 April 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Long Weekend Paskah Picu Lonjakan, ASDP Jaga Layanan Prima di Lintasan Sumatera-Jawa-Bali

6 April 2026
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru
Anak Perusahaan

Perkuat 5G dan Home Broadband Indonesia, Telkomsel dan Huawei Umumkan Kolaborasi Strategis pada Momentum MWC 2026 Barcelona

6 April 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Segera Wujudkan Hunian Layak di Kawasan Senen

6 April 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Di Usia ke-46, PT PAL Perkuat Daya Saing Industri Maritim Indonesia

6 April 2026
Next Post
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Dirut Honesti Basyir Ungkap Vaksin Covid-19 Buatan RI Bisa Tersedia 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

INA dan DP World Dubai Tandatangani Kerja Sama Strategis Senilai 7,5 Miliar Dolar

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Hulu Energi Dorong Percepatan Pengembangan Lapangan Migas untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

6 jam ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Penataan Terarah, Presiden Prabowo Subianto Menginstruksikan KAI Lakukan Inventarisasi Permukiman Warga di Bantaran Rel

6 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara, Rosan P. Roeslani akan Memanfaatkan Kebijakan WFH dan B50 untuk Mendorong Investasi di Sektor Energi Bersih

2 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Sinergi KAI, Kementerian PKP, dan Danantara Berlanjut ke Bandung: Kawasan Kiaracondong Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

by redaksi
6 April 2026
0

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin meninjau lahan...

Read more
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Hulu Energi Dorong Percepatan Pengembangan Lapangan Migas untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

6 April 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Long Weekend Paskah Picu Lonjakan, ASDP Jaga Layanan Prima di Lintasan Sumatera-Jawa-Bali

6 April 2026
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru

Perkuat 5G dan Home Broadband Indonesia, Telkomsel dan Huawei Umumkan Kolaborasi Strategis pada Momentum MWC 2026 Barcelona

6 April 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Segera Wujudkan Hunian Layak di Kawasan Senen

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In