• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 4 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bank Dunia Setujui Pemberian Pinjamanan Rp 7,03 Triliun untuk Tanggap Bencana di Indonesia

by redaksi
22 Januari 2021
in Berita
0
Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Hanya Mencapai 2,1 Persen Tahun Ini
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bank Dunia menyetujui pemberian pinjaman ke Indonesia senilai 500 juta dolar AS atau sekitar Rp 7,03 triliun (kurs Rp 14.069 per dolar AS) yang digunakan untuk memperkuat ketahanan keuangan dan fiskal Indonesia. Pinjaman tersebut akan membantu negara membangun dan memperkuat respons finansial terhadap bencana alam, risiko iklim dan guncangan terkait kesehatan.

Guncangan dan bencana seperti itu yang terjadi terus menerus akan menjadi ancaman bagi kemajuan pembangunan Indonesia. Sejak 2014 hingga 2018, pemerintah pusat sudah membelanjakan antara 90 juta dolar AS hingga 500 juta dolar AS per tahun untuk tanggap bencana dan pemulihannya. Sementara itu, pemerintah daerah diperkirakan harus mengeluarkan 250 juta dolar AS tambahan pada periode yang sama.

RelatedPosts

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

Seiring dengan perubahan iklim dan pertumbuhan kawasan perkotaan, biaya penanggulangan bencana diperkirakan akan terus meningkat. Hal ini berpotensi menambah beban belanja publik. Kebutuhannya semakin mendesak ketika Indonesia mengalami berbagai dampak keuangan, fiskal dan sosial akibat pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, kesiapan finansial negara dalam menghadapi bencana, perubahan iklim dan krisis kesehatan seperti Covid-19, kini semakin penting bagi Indonesia.

“Dukungan (pinjaman Bank Dunia) akan membantu pemerintah memberikan respon yang lebih tepat sasaran dan tepat waktu, mengurangi dampak bencana dan membantu melindungi kemajuan pembangunan Indonesia,” tuturnya, dalam keterangan resmi dalam situs Bank Dunia, Kamis (21/1).

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen menjelaskan, ketersediaan dan aliran dana yang meningkat berdampak positif terhadap penduduk Indonesia. Mereka akan merasakan bantuan lebih cepat dan lebih tepat sasaran.

“Ini terutama akan menguntungkan mereka yang paling miskin dan rentan, yang paling terdampak ketika tanggap bencana mengalami keterlambatan. Mereka juga sering harus kehilangan pekerjaan dan pendapatan yang membuat mereka tetap berada di jurang kemiskinan,” ujarnya.

Proyek baru ini akan mendukung Strategi Pembiayaan dan Asuransi Risiko Bencana Nasional milik pemerintah dengan memperkuat ketahanan fiskal serta keuangan Indonesia melalui Pooling Fund Bencana (PFB). PBF merupakan skema mengumpulkan, mengakumulasikan dan menyalurkan dana khusus bencana oleh sebuah lembaga pengelola dana.

PFB akan menjadi mekanisme sentral di mana pembiayaan pascabencana dapat mengalir dari berbagai sumber. Pembiayaan tersebut akan memanfaatkan pasar asuransi domestik dan internasional dalam menyiapkan kapasitas keuangan untuk menjadi penyangganya.

Proyek ini juga akan membantu memastikan aliran dana ke instansi pemerintah terkait dilakukan secara transparan dan efektif. Termasuk di antaranya penelusuran anggaran untuk pengeluaran terkait bencana, pembayaran bantuan sosial yang lebih cepat dan peningkatan perencanaan kesiapsiagaan untuk krisis kesehatan.

Pinjaman Bank Dunia didukung oleh hibah senilai 14 juta dolar AS dari Global Risk Financing Facility (GRiF). Tujuannya, membantu membangun kapasitas teknis, sistem pengelolaan lingkungan dan sosial hingga menghadirkan teknologi baru dalam pengelolaan Pooling Fund.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

PLN Berhasil Pulihkan Listrik Pasca Gempa, GubernurSulbar Sampaikan Apresiasi

Next Post

Per Desember 2020, Bank Indonesia Catat Uang Beredar Capai Rp 6.900 Triliun

Related Posts

Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment
Berita

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

4 Juni 2026
Next Post
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS

Per Desember 2020, Bank Indonesia Catat Uang Beredar Capai Rp 6.900 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun

Kebijakan DHE SDA, Bank Himbara Diproyeksikan Menerima Likuiditas dolar AS Lebih Besar mulai 2 Juni 2026

2 hari ago
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru

Telkomsel dan TVRI Perluas Akses Piala Dunia 2026 Melalui MAXStream TV Hadirkan Pengalaman Nonton yang Fleksibel Kapan Pun dan Di Mana Pun

14 jam ago
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Masuk Fortune Southeast Asia 2025, Jasa Raharja Raih Penghargaan Internasional Lingkungan Kerja Terbaik

4 hari ago
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Momentum Hari Lahir Pancasila, Jasa Raharja Perkuat Peran sebagai Wujud Kehadiran Negara

1 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

by redaksi
4 Juni 2026
0

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) turut mendukung penguatan ketahanan energi nasional melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)...

Read more
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In