• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bank Syariah Indonesia akan Resmi Hadir pada 1 Februari 2021

by redaksi
31 Desember 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun
0
SHARES
74
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Syariah IndonesiaTbk akhirnya akan resmi dilahirkan pada 1 Februari 2021. Sebuah perjalanan panjang yang akhirnya berbuah juga. Mulai dari inisiasi hingga proses penggabungan tiga bank anak usaha Bank BUMN, butuh waktu setidaknya hampir 10 tahun.

Rencana mendirikan bank syariah skala besar yang bisa bersaing dengan jejeran bank nasional sudah tertuang dalam Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia yang diluncurkan pada Desember 2015. Rencana tersebut kemudian berlanjut dalam Masterplan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia 2019-2024.

RelatedPosts

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

Proses rancangan Masterplan tersebut setidaknya memakan waktu hingga tiga tahunan. Penguatan bank syariah menjadi salah satu agenda utama. Bank harus bisa menyamai bank-bank BUKU IV yang sudah eksis, bisa mengelola APBN, hingga menjadi bank operasional untuk gaji-gaji ASN.

Sejak 2015, wacana ini hanya bergulir tanpa kejelasan realisasi. Hingga pada Maret 2020, Menteri BUMN Erick Thohir secara mengejutkan menunjuk Hery Gunardi, yang saat itu menjadi Wakil Direktur Bank Mandiri, sebagai Ketua Project Management Office merger tiga bank syariah milik BUMN.

Penunjukkan Hery bukan tanpa alasan. Ia punya latar belakang dan pengalaman mengawal proses merger saat pembentukan Bank Mandiri pada tahun 1998-1999 silam.

“Saya ditunjuk sejak bulan Maret, saat itu masih bisa disambi, tapi kemudian berbagai proses yang banyak jadi tidak bisa disambi lagi,” katanya dalam suatu kesempatan diskusi virtual.

Hery kemudian menjabat posisi Direktur Utama PT Bank Mandiri Syariah menggantikan Tony EB Subari yang ditunjuk sebagai Direktur Operasional di perusahaan induk, Bank Mandiri. Hery resmi akan menjadi Presiden Direktur Utama Bank Syariah Indonesia setelah penunjukkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank BRI Syariah pada 15 Desember 2020.

BRI Syariah menjadi perusahaan cangkang yang menerima penggabungan dua bank lain, Mandiri Syariah dan BNI Syariah, karena statusnya yang merupakan perusahaan terbuka. BSI nanti akan menjadi perusahaan publik dengan kode emiten BRIS meski porsi saham public menyusut jadi 4,4 persen.

Tahun 2020, semua proses penggabungan dikebut. Direktur BRIsyariah, Ngatari yang akan jadi Wakil Presiden Direktur BSI menjanjikan semua sarana pelayanan akan beroperasi normal seperti biasanya. Masing-masing perusahaan juga masih menjalankan bisnis sesuai RBB 2020.

Sehingga sejumlah program dan acara masing-masing masih berjalan. Proses integrasi akan dilakukan pada 1 Februari 2021 saat legal merger. Nasabah tiga bank disebut tidak akan merasakan banyak perubahan kecuali dari sisi tampilan.

“Tentu nanti akan ada perubahan atmosfer, kami redesain kembali menjadi lebih inklusif, produk-produk dipilih yang terbaik,” kata Hery.

Tiga bank akan berganti logo, cabang-cabang yang berdekatan direlokasi, produk layanan perbankan akan jadi lebih banyak dan variatif. BSI menjanjikan tidak ada pemutusan kerja dan akan menjaring talenta internal untuk posisi-posisi yang sebelumnya belum ada.

Masih belum dijelaskan berapa lama proses integrasi akan berjalan. Namun BSI sudah punya rencana bisnis untuk 2021. Direktur BNI Syariah yang juga akan menjabat Wakil Presiden Direktur BSI, Abdullah Firman Wibowo mengatakan fokus bisnis 2021 akan menggabungkan keunggulan tiga bank.

Di segmen ritel, BSI akan memiliki ragam solusi keuangan dalam ekosistem Islami seperti terkait keperluan ibadah haji dan umrah, zakat, infak, sedekah, wakaf (ZISWAF), produk layanan berbasis emas, pendidikan, kesehatan, remitansi internasional, dan layanan dan solusi keuangan lainnya yang berlandaskan prinsip syariah yang didukung oleh kualitas digital banking dan layanan kelas dunia.

Di segmen korporasi dan wholesale, BSI akan memiliki kemampuan untuk masuk ke dalam sektor-sektor industri yang belum terpenetrasi maksimal oleh perbankan Syariah. Selain itu, bank akan dapat turut membiayai proyek-proyek infrastruktur yang berskala besar dan sejalan dengan rencana Pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Di samping itu, BSI akan menyasar investor global lewat produk-produk Syariah yang kompetitif dan inovatif,” katanya.

Di segmen UKM dan Mikro, BSI akan terus memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM melalui produk dan layanan keuangan Syariah yang sesuai dengan kebutuhan UMKM baik secara langsung maupun melalui sinergi dengan bank-bank Himbara dan Pemerintah Indonesia.

BSI akan mencapai total aset Rp 214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 20,4 triliun. Bank didukung dengan keberadaan lebih dari 1.200 cabang, 1.700 jaringan ATM, serta didukung 20 ribu lebih karyawan di seluruh Indonesia.

Komposisi pemegang saham pada Bank Hasil Penggabungan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) 51,2 persen, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) 25,0 persen, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) 17,4 persen, DPLK BRI – Saham Syariah dua persen dan publik 4,4 persen.

Sumber Republika, edit koranbumn

 

Previous Post

Dirut Iswandi Said Yakin Jaringan Hotel Indonesia akan Kompetitif di Industri Perhotelan

Next Post

Menteri Erick Thohir Rombak Pengurus IFG, Fauzi Ichsan Jadi Komisaris Utama

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

7 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

BRI Manajemen Investasi Targetk AUM Sebesar Rp500 miliar pada Tahun Pertama Peluncuran ETF Berbasis Emas

7 Maret 2026
Next Post
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

Menteri Erick Thohir Rombak Pengurus IFG, Fauzi Ichsan Jadi Komisaris Utama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Masyarakat Antusias Mudik Gratis, Tiket Mudik Bareng Pertamina 2026 Ludes

2 hari ago
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia

Jasindo Menyiapkan Mekanisme Mitigasi Asuransi Perjalanan Imbas Konflik Timur Tengah

1 hari ago
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Selaraskan Visi, Akselerasi Aksi: Len Incorporated Matangkan Strategi 2026

1 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Januari 2026, Laba Bersih BTN meroket di Atas 500%

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

by redaksi
7 Maret 2026
0

Sovereign Wealth Fund (SWF) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia memastikan telah berada di pasar modal Tanah Air meski tidak muncul di...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In