• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 26 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bio Farma Ajukan Kebutuhan Anggaran Rp45,5 Triliun untuk 260 Juta Dosis Vaksin Sinovac

by redaksi
12 Oktober 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bio Farma (Persero) mengajukan kebutuhan anggaran Rp45,5 triliun untuk pengadaan 260 juta dosis vaksin Sinovac. Perusahaan berpelat merah ini membutuhkan Rp3,6 triliun untuk pembayaran uang muka pertama pada bulan ini, Oktober.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam paparan materi yang ditampilkan usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Senin (12/10/2020).

RelatedPosts

Arus Balik Ramai Lancar, 327,000 Penumpang dan 89,000 Kendaraan Kembali ke Jawa dari Sumatera

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

Pertamina Patra Niaga Hadirkan 19 Titik Serambi MyPertamina di Jalur Wisata, Temani Perjalanan Libur Lebaran 2026

Dalam usulan anggaran dari Bio Farma, total biaya akan dibayarkan dalam 12 termin hingga Februari 2022.

Secara total uang muka yang harus disiapkan pemerintah adalah Rp24,21 triliun hingga 2022. Pelunasan akan dilakukan dalam 4 termin dengan total Rp21,3 triliun, yang dilakukan pada Juni 2021, Oktober 2021, Desember 2021, dan Februari 2022.

Sementara itu, pengadaan vaksin akan dipenuhi oleh Bio Farma dalam 12 tahap. Fase pertama pada November 2020, di mana Bio Farma akan menyediakan 15 juta dosis vaksin Sinovac.

Selanjutnya, Bio Farma memperkirakan ada 10 juta dosis vaksin Covid-19 pada 5 Januari 2021, 20 juta dosis vaksin 28 Januari 2021, 5 juta dosis pada 26 Februari 2021, dan 32 juta dosis pada 29 Maret 2021.

Kemudian dalam rencananya, Bio Farma memperkirakan ada 21 juta dosis vaksin virus Corona pada 30 April 2021, 20 juta dosis pada 31 Mei 2021, dan 33 juta dosis pada 29 Juni 2021.

Selanjutnya pengadaan vaksin akan dilanjutkan pada 31 Juli 2021, 30 Agustus 2021, 30 September 2021, dan 30 Oktober 2021. Secara berurutan Bio Farma memperkirakan vaksin yang akan tersedia sebanyak 30 juta dosis, 26 juta dosis, 29 juta dosis, dan 19 juta dosis.

Sementara itu, pemerintah telah menetapkan 160 juta orang akan menerima vaksin pada 2021. Dengan demikian Indonesia membutuhkan 320 juta dosis vaksin.

Terkait hal itu, pemerintah telah mengamankan 270 juta dosis vaksin Corona untuk tahun depan.

“Dalam perencanaan untuk tahun 2021 itu sudah secure untuk kebutuhan 135 juta orang. Jumlah vaksin sekitar 270 juta untuk 2021. Sisanya nanti terus didorong untuk 2022,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin (12/10/2020).

Dia menjabarkan bahwa saat ini tiga perusahaan produsen vaksin telah menyampaikan komitmen, yakni Sinovac, Sinofarm, dan Cansino.

Pembelian dan penyerahan vaksin akan dilakukan setelah uji klinis tahap 3 rampung. Selain itu, pemerintah juga masih melakukan negosiasi dengan Astra Zeneca, Novavax, Pfizer, dan CEPI terkait pengadaan vaksin.

Airlangga melanjutkan bahwa Indonesia telah mengamankan 143 juta dosis vaksin dari Sinovac.

“Dan Sinofarm itu sekitar di tahun 2020, 15 juta, kemudian terkait Cansino ini menjanjikan kita sekitar 100.000 di akhir Desember dan tahun depan sekitar 15 juta,” jelasnya.

Terkait vaksin AstraZeneca, pemerintah tengah berdiskusi untuk menyediakan 100 juta dosis vaksin pada tahun depan. Total harga vaksin tersebut US$500 juta.

Oleh karena itu, saat ini pemerintah tengah menyiapkan uang muka sebesar 50 persen dari total belanja, atau US$250 juta.

“Sekarang Menkes maupun Menteri BUMN sedang negosiasi final dengan AstraZeneca,” ungkapnya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Rekind Resmi Mundur dari Proyek Pipa Transmisi Cirebon-Semarang

Next Post

Percepatan Hilirisasi Riset Nasional, UU Cipta Kerja Beri Penugasan Khusus untuk BUMN

Related Posts

Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Arus Balik Ramai Lancar, 327,000 Penumpang dan 89,000 Kendaraan Kembali ke Jawa dari Sumatera

26 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

26 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Patra Niaga Hadirkan 19 Titik Serambi MyPertamina di Jalur Wisata, Temani Perjalanan Libur Lebaran 2026

26 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Berawal dari Hobi Memasak dan Traveling, Produk Kriya Bertema Kuliner Nusantara Yummy Craft Terus Berkembang Berkat Pemberdayaan BR

26 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Buka Delapan Posko Mudik di Jalur Padat Jawa–Sumatra, BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

26 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Layani 316 Ribu Penumpang Arus Mudik, PELNI Siap Sambut Arus Balik dengan Optimal

25 Maret 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Percepatan Hilirisasi Riset Nasional, UU Cipta Kerja Beri Penugasan Khusus untuk BUMN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Sinergi DPR RI, BP BUMN, dan Danantara Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional

3 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

4 hari ago
SIER Rayakan Hari Jadi yang Ke 46

SIER Memberangkatkan Ratusan Pemudik melalui Program Mudik Gratis 2026

3 hari ago
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Layani 316 Ribu Penumpang Arus Mudik, PELNI Siap Sambut Arus Balik dengan Optimal

1 hari ago
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Arus Balik Ramai Lancar, 327,000 Penumpang dan 89,000 Kendaraan Kembali ke Jawa dari Sumatera

by redaksi
26 Maret 2026
0

Pergerakan arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat pascalibur...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

26 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Patra Niaga Hadirkan 19 Titik Serambi MyPertamina di Jalur Wisata, Temani Perjalanan Libur Lebaran 2026

26 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Berawal dari Hobi Memasak dan Traveling, Produk Kriya Bertema Kuliner Nusantara Yummy Craft Terus Berkembang Berkat Pemberdayaan BR

26 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Buka Delapan Posko Mudik di Jalur Padat Jawa–Sumatra, BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

26 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In