• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 25 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

BNI dan BTN Catat Kredit Restrukturisasi Jatuh ke NPL Kecil

by redaksi
19 Desember 2021
in Berita
0
Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Program restrukturisasi Covid-19 yang diberikan perbankan terbukti sangat membantu para debiturnya yang terdampak pandemi Covid-19 bisa bangkit. Jumlah debitur yang sudah kembali normal menjalankan kewajibannya terus meningkat. Sedangkan debitur yang tidak terselamatkan dengan program jumlahnya masih kecil.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah kredit yang turun menjadi kategori non performing loan (NPL) per Oktober dari total kredit restrukturisasi Covid-19 tidak lebih dari 5%.

RelatedPosts

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN Terkini

Pelindo Dukung Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang

Bank Syariah Nasional Geber Inovasi SiPA untuk Efisiensi Pasar Keuangan Syariah

Restrukturisasi kredit perbankan tercatat sudah melandai. Per Oktober 2021, total restrukturisasi Covid-19 perbankan mencapai Rp 714 triliun yang berasal dari 4,5 juta debitur. Itu berkurang Rp 116 triliun dari Desember 2020.

Sementara jumlah kredit restrukturisasi termasuk yang bukan program Covid-19 mencapai Rp 1.019 triliun atau turun dari Rp 1.106 triliun pada akhir tahun lalu.

“Kami melakukan pemantauan secara bulanan terhadap restrukturisasi Covid-19 ini. Kami meminta bank untuk memantau berapa tingkat kegagalan, dan berapa yang restrukturisasi masih harus berlanjut. Memang tingkat kegagalannya tidak sampai 5%, ini berasal dari sektor yang yang dampak Covid-19 cukup parah. Kegagalan ini juga yang membuat NPL meningkat,” jelas Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo dalam webinar, Rabu (15/12).

Slamet bilang, salah satu sektor yang terdampak parah tersebut adalah transportasi dan akomodasi. Namun, risiko restrukturisasi kredit perbankan tersebut sudah diantisipasi bank dengan mengalokasikan pencadangan hingga 187%. Khusus untuk restrukturisasi Covid-19 telah dilakukan dialokasikan pencadangan 34%.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) salah satu yang mencatatkan penurunan restrukturisasi kredit. David Pirzada Direktur Managemen Resiko BNI mengatakan, outstanding restrukturisasi Covid-19 perseroan per November sudah turun 20% dari akhir tahun 2020 yang mencapai Rp 102 triliun.

Seperti diketahui, kredit yang masuk dalam program restrukturisasi Covid-19 dikategorikan lancar sesuai dengan aturan keringanan yang diberikan OJK dan berlaku hingga Maret 2023.  Adapun jumlah kredit yang tetap gagal meski sudah dilakukan restrukturisasi Covid-19 di BNI tercatat kecil.

“Debitur restrukturisasi Covid-19 yang downgrade ke NPL hanya 1%. Itu didominasi oleh sektor industri perdagangan, restoran, hotel dan industri pengolahan,” ungkap David pada KONTAN, Kamis (16/12).

Sementara untuk debitur unflagging atau sudah recover kembali normal tercatat mencapai 6% dari total restrurisasi Covid-19.  David merinci profil resiko dari oustanding restrukturisasi kredit saat ini sebesar 60% masuk kategori medium riks sehingga masih membutuhkan waktu untuk kembali normal.

BNI telah mengalokasikan pencadangan khusus untuk kredit restrukturisasi Covid-19 sebesar 11%. Itu meningkat dari 5% pada Desember 2020. “Menurut kami cukup untuk memitigasi potensi risiko ke depan,” ujar David.

Senada, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) juga mencatat rasio kegagalan dari debitur restrukturisasi Covid-19 cukup kecil. Hingga November 2021, jumlah  kredit yang direstrukturisasi Covid-19 pada bank ini mencapai 43 triliun atau turun 25% jika dibandingkan akhir tahun 2020.

“Untuk kredit restrukturisasi Covid-19 yang bergeser menjadi NPL sampai November 2021 masih cukup rendah karena profile debitur yang masuk kategori High Risk relatif kecil hanya 3.8%. Sisanya masuk kategori low risk,” kata Direktur Wholesale Risk and Asset Management BTN Elisabeth Novie Riswanti.

Novie mengatakan, pihaknya secara berkesinambungan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap debitur-debitur yang dilakukan restrukturisasi Covid-19. Perseroan juga sudah melakukan pencadangan terhadap debitur yang direstrukturisasi sesuai dengan profil risikonya.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

PLN Telah Tetapkan Rencana Pengembangan PLTD Konversi dalam Kurun Waktu 5 tahun

Next Post

Dirut Angkasa Pura I Faik Fahmi Paparkan Skema Recycling Asset Guna Optimalkan Belanja Modal

Related Posts

Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN Terkini

24 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Dukung Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang

24 April 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
Berita

Bank Syariah Nasional Geber Inovasi SiPA untuk Efisiensi Pasar Keuangan Syariah

24 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Dukung Keberangkatan Jamaah Haji Indonesia 2026, Pertamina Siagakan Infrastruktur dan Perkuat Ketahanan Avtur Nasional

24 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

Dukung Program Rumah Layak Huni, TASPEN Membahas dan Merumuskan Teknis Pelaksanaan Program Bagi Pekerja ASN dan Pensiunan

24 April 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Melalui Kartini BISA Fest, Telkom Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdaya dengan Teknologi

24 April 2026
Next Post
Waspadai  Wabah Virus Corona, Angkasa Pura I Siapkan Spray Disinfektan

Dirut Angkasa Pura I Faik Fahmi Paparkan Skema Recycling Asset Guna Optimalkan Belanja Modal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN : BP BUMN, Danantara, Jamkrindo, Krakatau Steel, IAS, PTPN 4, PTPN 1, Kimia Farma, IPCC, Semen Baturaja, ADHI, Pelindo, PLN, SIER, Danareksa, BRI

3 hari ago
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar

IAS dan Garda Dwi Utama Resmikan Kerjasama untuk Perkuat Layanan Aviasi dan Logistik

6 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Percepat Konsolidasi dan Merger, Danantara Menargetkan Merger BUMN Tuntas 2026

21 jam ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara

3 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN Terkini

by redaksi
24 April 2026
0

BTN perkuat permodalan, akselerasi ekspansi kredit. Melalui RUPST Tahun Buku 2025, BTN menegaskan strategi ekspansi kredit guna mendorong pertumbuhan bisnis...

Read more
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo Dukung Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang

24 April 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

Bank Syariah Nasional Geber Inovasi SiPA untuk Efisiensi Pasar Keuangan Syariah

24 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Dukung Keberangkatan Jamaah Haji Indonesia 2026, Pertamina Siagakan Infrastruktur dan Perkuat Ketahanan Avtur Nasional

24 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Dukung Program Rumah Layak Huni, TASPEN Membahas dan Merumuskan Teknis Pelaksanaan Program Bagi Pekerja ASN dan Pensiunan

24 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In