• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 11 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bongkar-Pasang Pemimpin BUMN

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Destinasi Candi Borobudur Dipadati Ribuan WIsatawan saat Libur Lebaran 2026

COO Danantara Dony Oskaria Memastikan Skema Final Penyelesaian Proyek Whoosh akan Diumumkan

InJourney Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026 di Bandara dan Destinasi, Catat Pertumbuhan Trafik Penumpang 6,4%

“Lincah” nian Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno. Dalam empat tahun ini, Rini sudah tiga kali mengganti direktur utama Pertamina dan Garuda Indonesia.
Pergantian pemimpin sebuah perusahaan sesungguhnya merupakan hal yang lumrah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, Pasal 16 ayat 4, masa jabatan direktur utama adalah lima tahun dan bisa diperpanjang satu kali. Namun aturan itu tidak berlaku untuk Elia Massa Manik (Pertamina) dan Pahala Mansury (Garuda Indonesia). Keduanya menduduki jabatannya hanya dalam tempo 17 bulan.
Dalam sejarahnya, Pertamina memang perusahaan negara yang paling sering berganti pucuk pimpinan, terutama sejak reformasi 1998. Dalam kurun 20 tahun ini, Pertamina telah memiliki sembilan direktur utama definitif dan tiga pelaksana tugas direktur utama. Setali tiga uang, Garuda Indonesia sudah berganti direktur utama sebanyak delapan kali pada kurun yang sama.
Tentu saja, sejarah perjalanan Pertamina dan Garuda tidak bisa menjadi pembenar bagi Menteri Rini untuk bongkar-pasang direktur utama BUMN semau gue. Rini, sebagai wakil pemerintah yang menjadi pemegang saham di Garuda dan Pertamina, semestinya menjadikan kinerja sebagai tolok ukur utama untuk menilai keberhasilan seorang pemimpin perusahaan. Tapi muncul dugaan bahwa ada motif lain di balik pergantian direktur utama Pertamina dan Garuda.

Alasan kinerja tampaknya sulit dijadikan alasan pergantian itu. Di era Elia Massa Manik yang begitu pendek, keuntungan Pertamina memang turun dari US$ 3,16 miliar (2016) menjadi US$ 2,55 miliar pada 2017. Namun penurunan itu akibat pemerintah enggan menaikkan harga Premium. Walhasil, Pertamina merugi lantaran harga minyak dan kurs dolar yang membubung. Pahala Mansury di Garuda sami mawon. Meski belum mampu membawa Garuda untung, ia berhasil memangkas kerugian hingga 58,6 persen, dari US$ 284 juta pada semester I 2017 menjadi US$ 114 juta pada enam bulan pertama 2018.
Tahun lalu, Rini juga membuat keputusan kontroversial dengan mencopot Dwi Soetjipto (Pertamina) dan Arif Wibowo (Garuda) kala mereka berhasil menggandakan keuntungan perusahaannya. Dwi Soetjipto, pekerja keras dan jago lobi yang sukses memajukan Semen Indonesia, justru dilengserkan Rini saat berhasil mendongkrak laba Pertamina naik dua kali lipat, dari US$ 1,57 miliar (2014) menjadi US$ 3,16 miliar pada 2016.
Arif bernasib sama. Ia berhasil membawa Garuda dari rugi US$ 367 juta pada 2014 menjadi untung US$ 78 juta pada tahun berikutnya. Toh, keduanya digusur sebelum waktunya.

Jadi, ada apa dengan Menteri Rini? Mengapa dia gemar mengganti pemimpin BUMN? Pejabat dengan kinerja bagus malah dicopot. Gonta-ganti pejabat itu seolah-olah menguatkan sinyalemen di khalayak bahwa motif pergantian tersebut adalah soal bagi-bagi kursi belaka.

Bukan hanya soal motif pergantian itu yang dipertanyakan publik, melainkan juga kompetensi Rini dalam memilih direktur utama. “Kegagalan” mereka di Garuda dan Pertaminajika dianggap begituadalah kegagalan Rini juga. Menteri Rini tidak punya kemampuan memilih pemimpin BUMN yang baik. Akibatnya, ia harus berkali-kali mengganti direktur utama.
Sudah waktunya Presiden menghentikan model bongkar-pasang Rini seperti sekarang ini. Cara itu tak membuat Garuda dan Pertamina lebih baik. Kesinambungan strategi dan perencanaan perusahaan pasti terganggu. Apalagi Pertamina dan Garuda sedang menghadapi turbulensi yang luar biasa akibat kenaikan harga minyak di pasar internasional.
Sumber Tempo.co
Previous Post

Dirut Bio Farma Lepas Ekspor Vaksin ke PNG

Next Post

INTI Dukung Pelaksanaan Pilkades Secara Elektronik di Kabupaten Pemalang.

Related Posts

Destinasi Candi Borobudur Dipadati Ribuan WIsatawan saat Libur Lebaran 2026
Berita

Destinasi Candi Borobudur Dipadati Ribuan WIsatawan saat Libur Lebaran 2026

10 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

COO Danantara Dony Oskaria Memastikan Skema Final Penyelesaian Proyek Whoosh akan Diumumkan

10 April 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri
Berita

InJourney Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026 di Bandara dan Destinasi, Catat Pertumbuhan Trafik Penumpang 6,4%

10 April 2026
Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026
Berita

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

10 April 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

ASDP Gandeng Pemprov Aceh Perkuat Layanan Konektivitas Maritim

10 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Kereta Api Semakin Memikat, KAI Group Layani 128,05 Juta Pelanggan pada Triwulan I 2026

10 April 2026
Next Post

INTI Dukung Pelaksanaan Pilkades Secara Elektronik di Kabupaten Pemalang.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Industri Pertahanan Maritim Dorong Pertumbuhan Ekonomi secara Signifikan

16 jam ago
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Perkuat Komitmen Transformasi dan Konsolidasi Asuransi di Tengah Tekanan Global

5 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Lahan KAI Disiapkan untuk 1.000 Unit Hunian MBR Dibangun Pemerintah

16 jam ago
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Antam Mencatat Pertumbuhan Laba Tahun Berjalan hingga Tiga Digit

6 hari ago
Destinasi Candi Borobudur Dipadati Ribuan WIsatawan saat Libur Lebaran 2026
Berita

Destinasi Candi Borobudur Dipadati Ribuan WIsatawan saat Libur Lebaran 2026

by redaksi
10 April 2026
0

Ribuan wisatawan berkunjung ke destinasi Taman Wisata Candi Borobudur selama libur lebaran 2026. Suasana di kawasan candi Buddha terbesar di...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

COO Danantara Dony Oskaria Memastikan Skema Final Penyelesaian Proyek Whoosh akan Diumumkan

10 April 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri

InJourney Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026 di Bandara dan Destinasi, Catat Pertumbuhan Trafik Penumpang 6,4%

10 April 2026
Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

10 April 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

ASDP Gandeng Pemprov Aceh Perkuat Layanan Konektivitas Maritim

10 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In