• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

BTN Targetkan Pertumbuhan Dana Kelolaan Segmen Prioritas Sebesar Rp 6 Triliun

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menargetkan pertumbuhan dana kelolaan khusus segmen prioritas atau wealth management sebesar Rp 6 triliun. Direktur Konsumer BTN Budi Satria menyebut, terdapat dana kelola nasabah prioritas sebesar Rp 38 triliun di pengujung 2019.
“Sedangkan untuk target fee based income-nya pada 2019 menjadi sebesar Rp 75 miliar yang dihasilkan dari penjualan produk nonbanking seperti reksadana, bancassurance dan surat berharga negara,” ujar Budi kepada Kontan.co.id pada Senin malam (21/1).
Budi mengatakan, guna mencapai target tersebut, bank dengan kode saham BBTN ini akan melakukan inovasi dengan menciptakan produk serta program yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
“Pada 2019 kami juga berinovasi menawarkan produk baru pada sisi produk nonbanking, seperti tujuh reksadana terproteksi, dua produk reksadana, 10 produk surat berharga negara, 12 produk bancassurance. Tentunya produk-produk ini akan kami sesuaikan dengan kebutuhan nasabah pada saat ini,” jelas Budi.
Meski demikian, Budi mengaku persaingan wealth management saat ini sangat ketat. Tiap bank selalu berinovasi memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Oleh sebab itu, Budi mengaku telah memiliki segmen nasabah sendiri dan terus menciptakan peluang bisnis baru dalam rangka meningkatkan kekayaan nasabah.
“Kenaikan suku bunga dapat kita jadikan peluang untuk mendapatkan nasabah yang memiliki profil risiko konservatif yang memang menginginkan produk-produk dengan imbal hasil tetap, seperti reksadana terproteksi. Juga SBN ritel dan deposito, karena memiliki imbal hasil yang memang disesuaikan dengan naiknya suku bunga,” imbuh Budi.
Bank dengan spesialisasi kredit pemilikan rumah (KPR) ini pada 2018 telah memiliki dana kelolaan prioritas atau asset under management (AUM) berada pada angka Rp 32 triliun. Budi mengaku pendapatan komisi atau fee based income dari bisnis wealth management BTNI sepanjang 2018 mencapai Rp 53 miliar.
Sumber Kontan, edit koranbumn
 

Previous Post

Promo Pertamina Lubricants Beli Pelumas Fastron dan Enduro Langsung Dapat Diskon

Next Post

Bank Mandiri Memfasilitasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dengan Undang Investor Berinvestasi

Related Posts

Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

4 Mei 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu
Anak Perusahaan

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Di Hari Pendidikan Nasional, Proyek Sekolah Rakyat Halmahera Barat Dapat Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

4 Mei 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Indonesia, IAS dan IVENDO Sepakati Kerjasama

4 Mei 2026
Next Post

Bank Mandiri Memfasilitasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dengan Undang Investor Berinvestasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

No Content Available
Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

by redaksi
4 Mei 2026
0

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) sebagai salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat peranannya dalam...

Read more
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

WhatsApp Resmi Bank Syariah Nasional: Cara Aman Mengakses Layanan Bank Syariah di 2026

4 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In