• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 7 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bukit Asam Menargetkan Produksi Batu Bara Mencapai 50 Juta Ton pada 2026

by redaksi
7 April 2026
in Berita
0
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
 PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menargetkan produksi batu bara mencapai sekitar 50 juta ton pada 2026 atau meningkat 5,93% dibandingkan dengan realisasi produksi sepanjang 2025 yang sebesar 47,2 juta ton.

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan target tersebut ditetapkan setelah perseroan memperoleh persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 pada 6 Maret lalu dari pemerintah tanpa adanya pengurangan volume produksi dari yang sebelumnya diusulkan.

Dengan disetujuinya RKAB pada 2026, menjadi amunisi perseroan untuk menggenjot kinerja pada 2026.

RelatedPosts

PP Presisi Kembali Mendapatkan Kontrak Baru untuk Proyek Jembatan di Halmahera

Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran, Direksi PELNI Monitoring Langsung di Semarang

Kimia Farma Mencatatkan Pendapatan sebesar Rp9,2 triliun dan Berhasil Menekan Rugi Bersih Sepanjang 2025

“Memasuki 2026 kami tetap optimistis. Berdasarkan RKAB pada 2026, kami menargetkan volume sekitar 50 juta ton,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Arsal menyebut target kinerja yang lebih baik pada 2026 dapat dilakukan melalui peningkatan efisiensi serta optimalisasi portofolio bisnis berkelanjutan dengan mempertahankan fundamental yang kuat serta strategi yang adaptif berkelanjutan.

Perseroan berhasil meningkatkan volume produksi batu bara sebesar 9% secara tahunan menjadi 47,2 juta ton. Kenaikan produksi tersebut turut diikuti pertumbuhan volume penjualan sebesar 6% menjadi 45,4 juta ton.

Capaian positif tersebut mencerminkan keberhasilan strategi adaptif perusahaan dalam menjaga kesinambungan pasokan energi, baik untuk pasar domestik maupun internasional.

“Capaian positif pada sisi hulu dan hilir ini mencerminkan keberhasilan strategi adaptif perusahaan dalam menjaga kesinambungan pasokan energi,” imbuhnya.

Seiring dengan peningkatan produksi, volume angkutan batu bara juga mengalami kenaikan sebesar 6% dari 38,2 juta ton menjadi 40,4 juta ton sepanjang 2025.

Dari sisi pasar, PTBA tetap mengutamakan kebutuhan dalam negeri dengan alokasi 54% dari total penjualan untuk pasar domestik. Peran ini menegaskan posisi perseroan sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Sementara itu, ekspansi ke pasar global juga terus diperkuat. PTBA mencatatkan porsi ekspor sebesar 46% sebagai bagian dari strategi diversifikasi pasar untuk meningkatkan daya saing di tingkat internasional.

Selain mempertahankan pangsa pasar di kawasan Asia seperti Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina, perseroan juga mulai menjajaki pasar baru di Eropa.

“PTBA juga berhasil melakukan penetrasi pasar baru ke benua Eropa, yakni ke Spanyol dan Rumania,” kata Arsal.

Kinerja 2025 di tengah Tantangan Harga Batu Bara

Di sisi kinerja keuangan, PTBA membukukan laba bersih sebesar Rp2,93 triliun pada 2025, turun 42,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,1 triliun. Penurunan ini terjadi di tengah melemahnya harga batu bara global.

Perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp6,08 triliun dengan margin 14% sepanjang 2025. Meski laba tertekan, PTBA mencatat perbaikan profitabilitas secara kuartalan yang didorong oleh optimalisasi portofolio ekspor serta efisiensi biaya.

Dari sisi operasional, kinerja perusahaan tetap solid. Produksi batu bara tumbuh 9% secara tahunan, diikuti peningkatan penjualan sebesar 6%.

Namun demikian, harga jual rata-rata (average selling price/ASP) turun 6% secara tahunan seiring penurunan harga batu bara acuan global. Tercatat, Newcastle Coal Index melemah hingga 22%, sementara Indonesia Coal Index-3 turun 16%.

Sepanjang 2025, PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp42,65 triliun, naik 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, beban pokok pendapatan juga meningkat 5% menjadi Rp36,39 triliun, seiring dengan kenaikan volume operasional.

Meski demikian, efisiensi tetap terlihat dari penurunan stripping ratio menjadi 6,07 kali dari sebelumnya 6,23 kali. Selain itu, volume angkutan batu bara juga meningkat 6% dari 38,2 juta ton menjadi 40,4 juta ton.

Dengan kinerja tersebut, PTBA tetap akan menjaga ketahanan energi nasional, terutama melalui pasokan ke pasar domestik yang mencapai lebih dari separuh total penjualan.

Ke depan, perseroan akan terus mengkombinasikan strategi efisiensi biaya dengan ekspansi pasar global guna menjaga kinerja di tengah volatilitas harga komoditas.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Kimia Farma Mencatatkan Pendapatan sebesar Rp9,2 triliun dan Berhasil Menekan Rugi Bersih Sepanjang 2025

Next Post

Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran, Direksi PELNI Monitoring Langsung di Semarang

Related Posts

PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar
Anak Perusahaan

PP Presisi Kembali Mendapatkan Kontrak Baru untuk Proyek Jembatan di Halmahera

7 April 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran, Direksi PELNI Monitoring Langsung di Semarang

7 April 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Kimia Farma Mencatatkan Pendapatan sebesar Rp9,2 triliun dan Berhasil Menekan Rugi Bersih Sepanjang 2025

7 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025

7 April 2026
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020
Berita

Dukung Sektor Maritim, Askrindo Jamin Ratusan Kapal PT Transcoal Pacific Tbk

7 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

TASPEN Group Hadirkan Program Bedah Rumah Gratis, Wujud Nyata Kepedulian bagi ASN dan Masyarakat

7 April 2026
Next Post
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran, Direksi PELNI Monitoring Langsung di Semarang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Perlambatan Kinerja, Semen Indonesia Membukukan Pendapatan senilai Rp35,24 Triliun Sepanjang 2025

6 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Drilling Tampilkan Kapabilitas Terintegrasi di OTC Asia 2026, Dorong Efisiensi dan Peningkatan Produksi Migas

12 jam ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Patra Niaga Mengalihkan Peran Pengendali Data Pribadi dari 11 Badan Usaha ke Dalam Satu Entitas

3 hari ago
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar

Monitoring Arus Mudik dan Arus Balik, Direksi IAS Kunjungi POSGABNAS

2 hari ago
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar
Anak Perusahaan

PP Presisi Kembali Mendapatkan Kontrak Baru untuk Proyek Jembatan di Halmahera

by redaksi
7 April 2026
0

 Emiten jasa pertambangan dan konstruksi, PT PP Presisi Tbk. (PPRE), kembali mengantongi kontrak baru untuk proyek konstruksi jembatan box culvert di Halmahera,...

Read more
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran, Direksi PELNI Monitoring Langsung di Semarang

7 April 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Bukit Asam Menargetkan Produksi Batu Bara Mencapai 50 Juta Ton pada 2026

7 April 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma

Kimia Farma Mencatatkan Pendapatan sebesar Rp9,2 triliun dan Berhasil Menekan Rugi Bersih Sepanjang 2025

7 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025

7 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In