• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kimia Farma Mencatatkan Pendapatan sebesar Rp9,2 triliun dan Berhasil Menekan Rugi Bersih Sepanjang 2025

by redaksi
7 April 2026
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

PT Kimia Farma (Persero) Tbk. (KAEF), anggota holding BUMN Farmasi Bio Farma Group, menekan rugi bersih dan memangkas liabilitas pada 2025. Ke depan, perseroan berencana melakukan transformasi menyeluruh di setiap lini usaha.

Ida Rasita Kirin, Corporate Secretary Kimia Farma, menyebutkan sepanjang 2025, KAEF menjalankan program restrukturisasi keuangan secara konsisten dan mulai menunjukkan hasil positif.

Mengutip laporan keuangan, pendapatan mencapai Rp9,22 triliun pada 2025, terkoreksi 7,2% dari sebelumnya Rp9,93 triliun. Beban pokok penjualan ditekan menjadi Rp6,16 triliun dari sebelumnya Rp6,99 triliun.

Penurunan ini juga diikuti oleh penyusutan beban usaha sebesar 12,65%, dari Rp3,79 triliun pada 2024 menjadi Rp3,31 triliun pada 2025, sebagai bagian dari fokus perseroan dalam perbaikan struktur biaya baik pada harga pokok penjualan (HPP) maupun beban operasional (OPEX).

“Dampak dari efisiensi operasional dan optimalisasi portofolio produk, perseroan mencatatkan kenaikan laba bruto menjadi Rp3,06 triliun, tumbuh dari 2024 sebesar Rp2,95 triliun,” paparnya dalam siaran pers, Senin (6/4/2026).

Rugi tahun berjalan berkurang dari Rp1,21 triliun pada 2024 menjadi Rp443,36 miliar pada 2025. Penurunan rugi per saham dasar dari Rp151,31 menjadi Rp60,17 mencerminkan pemulihan yang sedang berlangsung.

Selain itu, struktur liabilitas menjadi lebih sehat. Liabilitas jangka pendek berkurang dari Rp7,91 triliun menjadi Rp7,06 triliun. Penurunan signifikan terlihat pada utang bank jangka pendek yang berkurang dari Rp3,06 triliun menjadi Rp1,09 triliun, sejalan dengan upaya penyehatan struktur keuangan.

Dalam rangka menjaga kelangsungan bisnis dan mendorong pertumbuhan yang lebih sehat, Kimia Farma terus menjalankan transformasi secara menyeluruh di seluruh lini usaha.

Ida menyampaikan transformasi tersebut berfokus pada penguatan fundamental bisnis melalui enam pilar strategi, yaitu ketahanan modal kerja, penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), digitalisasi proses bisnis, efisiensi operasional, penguatan tata kelola perusahaan (GCG), dan sinergi antar-entitas KAEF Grup.

Sejalan dengan strategi tersebut, KAEF juga melakukan penajaman fokus bisnis dengan mengutamakan pengembangan dan pemasaran produk dengan margin yang lebih tinggi, serta tetap berkomitmen untuk menyediakan obat untuk mendukung program pemerintah guna menjaga aksesibilitas layanan kesehatan masyarakat.

Di sisi lain, transformasi digital terus berjalan sebagai bagian dari upaya peningkatan efisiensi dan kualitas layanan, mencakup penguatan sistem operasional, supply chain, serta integrasi data untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.

Kimia Farma memperoleh pendanaan berupa pinjaman pemegang saham atau share holder loan (SHL) senilai Rp846 miliar yang bersumber dari PT Danantara Asset Management (Danantara), melalui PT Bio Farma (Persero) selaku holding BUMN farmasi.

Melalui tambahan modal kerja dari SHL ini, KAEF dapat memperbaiki kinerja operasional secara berkelanjutan, memperkuat struktur keuangan, serta menjaga keberlangsungan usaha di tengah proses restrukturisasi yang sedang berjalan.

“Dengan dukungan dari Bio Farma Group dan Danantara, KAEF optimis dapat terus memperkuat posisinya di industri kesehatan nasional melalui strategi bisnis yang lebih fokus, efisien, dan berkelanjutan, serta didukung oleh inovasi produk dan layanan farmasi yang terintegrasi,” paparnya.

Hingga kini, KAEF memiliki 9 fasilitas produksi, 44 cabang trading & distribution, lebih dari 1.000 jaringan apotek, lebih dari 350 klinik kesehatan, dan 65 laboratorium medis.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025

Next Post

Bukit Asam Menargetkan Produksi Batu Bara Mencapai 50 Juta Ton pada 2026

Related Posts

Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

4 Mei 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu
Anak Perusahaan

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Di Hari Pendidikan Nasional, Proyek Sekolah Rakyat Halmahera Barat Dapat Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

4 Mei 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Indonesia, IAS dan IVENDO Sepakati Kerjasama

4 Mei 2026
Next Post
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Bukit Asam Menargetkan Produksi Batu Bara Mencapai 50 Juta Ton pada 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

No Content Available
Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

by redaksi
4 Mei 2026
0

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) sebagai salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat peranannya dalam...

Read more
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

WhatsApp Resmi Bank Syariah Nasional: Cara Aman Mengakses Layanan Bank Syariah di 2026

4 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In