Permintaan atas Nikel semakin tinggi, seiring dengan kebutuhan masyarakat dunia akan penyimpanan energi portable seperti baterai juga meningkat. Pemerintah beserta pengusaha Indonesia tidak ingin melewatkan kesempatan ini dengan membangun smelter di beberapa wilayah Indonesia. Salah satu yang terbesar berada di Morowali, Sulawesi Tengah.
Infrastuktur pun terus dikebut agar proses hilirisasi mineral berjalan dengan sukses, seperti pembangunan jalan di area Smelter PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM). Melalui tender, Divisi Kuari & Konstruksi PT DAHANA (Persero) memenangkan proyek pembangunan Main Haul Road sepanjang 12,9 KM yang memanjang di Desa Lalampu, Morowali.
Bahan peledak Dabex Dahana ini akan membantu menaikkan produksi Smelter dengan pembuatan Mining Hauling Road yang menghubungkan Tambang Nickel PT Sulawesi Cahaya Mineral dengan Smelter Nickel Milik PT Indonesia Morowali Industrial Park.
Bahan peledak hasil rekayasa Energetic Material Center (EMC) DAHANA ini memiliki banyak keunggulan, seperti ketahanannya terhadap air, ledakan yang kuat dan terukur, serta kemampuannya mengatur densitas, tekanan detonasi, kekuatan bahan peledak dan volume gas, melalui proses gassing sehingga dapat diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan lahan ledak dan akhirnya dapat menekan biaya blasting.















