• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 10 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dampak Dana Talangan Pemerintah bagi Garuda Indonesia dan Krakatau Steel

by redaksi
20 Mei 2020
in Berita
0
Krakatau Bandar Samudera Jalin Kerja sama dengan Untirta, Dukungan Program Kampus Merdeka
0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 Pemerintah berencana menyuntik dana talangan untuk modal kerja kepada dua emiten, yakni PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sebesar Rp 8,5 triliun dan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) Rp 3 triliun. Ini merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional pascapandemi Covid-19.

Analis Profindo Sekuritas Indonesia Dimas Wahyu Putra Pratama menilai, dana talangan ini akan membantu keuangan Garuda Indonesia dalam jangka pendek. Mengingat, jumlah utang GIAA yang jatuh tempo pada 2020 cukup besar dan kinerja bisnis penerbangan cukup terdampak pandemi Covid-19.

RelatedPosts

Edukasi Publik tentang Pertambangan Berkelanjutan, PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey

BNI–PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Bangkit sebagai “Rising Giant” Dunia

Berdasarkan laporan keuangan Garuda Indonesia tahun 2019, terdapat pinjaman jangka pendek dari perbankan dengan total nilai US$ 984,85 juta. GIAA juga mencatatkan pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun sebesar US$ 141,78 juta dan utang sukuk global US$ 500 juta yang akan jatuh tempo pada Juni 2020 mendatang.

Begitu juga dengan KRAS. Menurut Dimas, dana talangan modal kerja dari pemerintah tersebut akan membantu manajemen KRAS untuk mempertahankan perusahaan ini.  Meskipun begitu, pinjaman tersebut akan lebih optimal jika dibarengi dengan pembatasan impor baja yang selama ini membanjiri pasar dalam negeri.

Dengan begitu, KRAS dapat lebih bersaing dengan produsen baja lainnya. “Industri ini penting dan vital bagi pembangunan dan jumlah kebutuhan baja besar. Dari sisi harga, produk KRAS termasuk mahal ya karena beban cost yang sudah tinggi makanya harus cut off,” tutur Dimas kepada Kontan.co.id, Minggu (17/5).

Bernada serupa, Analis Jasa Utama Capital Sekuritas juga berpendapat, dana talangan untuk modal kerja dari pemerintah bakal membantu kedua emiten ini. “Jika pemerintah tidak memberikan dana talangan, maka kemungkinan perusahaan dapat bangkrut karena tidak dapat membayar utang yang jatuh tempo,” kata Chris.

Berdasarkan laporan keuangan per September 2019, Krakatau Steel mencatatkan total liabilitas jangka pendek sebesar US$ 1,03 miliar. Beberapa diantaranya ada pinjaman jangka pendek sebesar US$ 476,9 juta dan pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun US$ 125,13 juta.

Terkait dengan harga sahamnya, Chris memperkirakan, kedua saham ini berpeluang menguat kembali karena kekhawatiran investor atas gagal bayar utang tidak terjadi. Chris memasang target harga untuk GIAA di level Rp 250 per saham dan KRAS Rp 220 per saham.

Per Jumat (15/5), harga saham GIAA adalah Rp 224 per saham dan KRAS Rp 175 per saham. Saat pemberitaan mengenai dana talangan ini muncul, harga saham GIAA dan KRAS memang sempat berada di zona hijau, tetapi kembali turun pada akhir perdagangan pekan lalu.

Dimas menambahkan, secara teknikal, selama saham GIAA selama di atas Rp 220 per saham, maka target harganya dapat mencapai Rp 260 per saham. Analis Panin Sekuritas William Hartanto juga menilai, rencana dana talangan dari pemerintah ini dapat menjadi sentimen positif untuk jangka pendek.

“Kenaikan lanjutan saham-saham tersebut ditentukan dari pemaparan emiten terhadap penggunaan dana talangan itu,” kata William. Ia memprediksi, GIAA berpotensi menguat ke level Rp 250 per saham dan KRAS Rp 200 per saham.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Tekan Harga Gula, PPI Lakukan Operasi Pasar di Medan

Next Post

Yogyakarta International Airport Pecahkan Rekor MURI Sebagai Bandara Pengoperasian Tercepat

Related Posts

Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Edukasi Publik tentang Pertambangan Berkelanjutan, PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey

9 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI–PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026

9 April 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Bangkit sebagai “Rising Giant” Dunia

9 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

BTN UMKM: Solusi Perbankan Terintegrasi untuk Akselerasi Bisnis Anda

9 April 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
Berita

Berita Singkat BUMN : BP BUMN – Danantara, LEN, Jamkrindo, Petrokimia, KAI Logistik, JMRB, Jasa TIrta 2, WIKA Beton, PTPN 1, KAI Logistik, Krakatau Infrastruktur, Krakatau Properti, Jasa Marga, Perindo, INTI

9 April 2026
Merger BUMN Pelabuhan, Pelindo II Jadi Surviving Entity
Berita

Kurangi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Kemenhub Mendorong Pelindo Menyiapkan Pelabuhan Alternatif di Bali

9 April 2026
Next Post
Waspadai  Wabah Virus Corona, Angkasa Pura I Siapkan Spray Disinfektan

Yogyakarta International Airport Pecahkan Rekor MURI Sebagai Bandara Pengoperasian Tercepat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara, Rosan P. Roeslani akan Memanfaatkan Kebijakan WFH dan B50 untuk Mendorong Investasi di Sektor Energi Bersih

6 hari ago
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar

Monitoring Arus Mudik dan Arus Balik, Direksi IAS Kunjungi POSGABNAS

5 hari ago
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Antam Mencatat Pertumbuhan Laba Tahun Berjalan hingga Tiga Digit

6 hari ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Edukasi Publik tentang Pertambangan Berkelanjutan, PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey

2 hari ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Edukasi Publik tentang Pertambangan Berkelanjutan, PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey

by redaksi
9 April 2026
0

PT Bukit Asam (Persero) Tbk, anggota Holding Pertambangan MIND ID, turut mendukung produksi film dokumenter "The Mind Journey: For Indonesia...

Read more
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Rencana Kerja 2026, Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

9 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI–PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026

9 April 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Bangkit sebagai “Rising Giant” Dunia

9 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN UMKM: Solusi Perbankan Terintegrasi untuk Akselerasi Bisnis Anda

9 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In