• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dampak Pandemi, Diproyeksikan Kinerja Garuda Indonesia Baru Pulih 3-4 Tahun Lagi

by redaksi
24 Juli 2021
in Berita
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Emiten BUMN penerbangan, PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) masih dalam upaya restrukturisasi utang dan penurunan pendapatan akibat PPKM. Jika lancar, perseroan dapat kembali ke kinerja positifnya dalam empat tahun mendatang.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan berdasarkan kinerja operasional, industri penerbangan di Asia Pasifik mengalami kontraksi yang sangat dalam pada era pandemi Covid-19.

RelatedPosts

Ajak Pedagang Naik Kelas, BSI Perkuat Transformasi Digital Lewat QRIS Soundbox

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

PT Perkebunan Nusantara III Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Pada 2020, terjadi penurunan trafik penumpang (Revenue Pax-kilometer/RPK) yang juga terkontraksi dalam sebesar 99,75 persen. Hal ini menyebabkan tingkat keterisian pesawat pada industri penerbangan di Asia Pasifik mengalami penurunan tajam minus 39,67 persen.

Jumlah trafik penumpang di Indonesia pada 2020 juga mengalami penurunan tajam sebesar 69,6 persen dibandingkan dengan sebelum Covid-19.

Penurunan tersebut masih lebih kecil dibandingkan dengan rata-rata penurunan industri penerbangan di Asia Pasifik. Kekuatan potensi pasar domestik di Indonesia menjadi support system yang penting bagi industri penerbangan di Indonesia.

Tak dapat dielakkan, kinerja operasional Garuda Indonesia Group juga sangat terdampak pada saat pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia.

“Di tengah situasi yang penuh dengan ketidakpastian ini, Garuda Indonesia dituntut untuk senantiasa agile dan resilience dalam upaya mempercepat pemulihan kinerja menghadapi dampak pandemi yang proses pemulihannya diproyeksikan baru akan berlangsung 3-4 tahun mendatang,” ungkapnya dalam Laporan Tahunan Perseroan, dikutip Jumat (23/7/2021).

Penurunan demand layanan penerbangan, urainya, membuat Garuda Indonesia harus kian cermat dan adaptif dalam melihat kesempatan guna menciptakan momentum titik balik bagi perseroan.

Sepanjang 2020, perseroan mencatatkan penurunan kinerja usaha yang signifikan khususnya dari capaian angkutan penumpang. Hal tersebut merupakan imbas adanya kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat maupun penutupan sejumlah wilayah sebagai dampak situasi pandemi yang terjadi.

Lebih dari itu, karakteristik usaha industri penerbangan yang memiliki cost structure dengan dominansi fixed cost, menjadikan beban usaha Perseroan turut meningkat menyusul ketidakseimbangan faktor supply dan demand yang ada.

Dengan kebutuhan kapital yang besar dan nilai margin keuntungan yang sangat tipis, sektor penerbangan menghadapi tantangan kinerja yang sangat besar.

Sebelum masa pandemi, Garuda Indonesia melayani sedikitnya 500-600 penerbangan setiap harinya. Sedangkan di masa pandemi ini, Perseroan hanya melayani rata-rata 150 penerbangan per harinya.

Terlebih pada puncak pandemi yang terjadi sekitar Mei 2020 lalu, pada saat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan bermobilitas yang ketat, perseroan turut mencatatkan penurunan trafik penerbangan hingga mencapai 90 persen di mana per harinya Garuda Indonesia hanya melayani 10-15 penerbangan.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2020, emiten bersandi GIAA ini mencatatkan pendapatan usaha sebesar US$1,49 miliar turun 67,36 persen dibandingkan dengan 2019 yang mencapai US$4,57 miliar.

Penurunan pendapatan terutama pada lini bisnis penerbangan berjadwal dari US$3,77 miliar menjadi hanya US$1,2 miliar.

Pendapatan lini bisnis penerbangan tidak berjadwal pun turun menjadi US$77,24 juta dari US$249,9 juta dan pendapatan lainnya juga turun menjadi US$214,41 juta dibandingkan dengan 2019 yang sebesar US$549,33 juta.

Di sisi lain, beban usaha perseroan tetap tinggi dengan total US$3,3 miliar turun dibandingkan dengan 2019 yang sebesar US$4,45 miliar. Sayangnya, penurunan ini tidak dapat menanggulangi anjloknya pendapatan perseroan.

Di sisi lain, beban usaha lainnya meningkat menjadi US$391,56 juta lebih tinggi dari 2019 yang hanya US$19,6 juta.

Dengan demikian, perseroan mencatatkan rugi usaha US$2,2 miliar berbanding terbalik dari 2019 yang mencatatkan laba usaha US$95,98 juta.

Adapun, rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias rugi bersih mencapai US$2,44 miliar jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rugi bersih pada 2019 yang sebesar US$38,93 juta.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Pefindo Berikan Peringkat idAAA untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap VI/2016 dan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap VI/2018 Milik SMF

Next Post

Semester I 2021, Kinerja Angkutan Barang Pelni Tumbuh 85%

Related Posts

Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Ajak Pedagang Naik Kelas, BSI Perkuat Transformasi Digital Lewat QRIS Soundbox

1 Mei 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

1 Mei 2026
RUPS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Angkat Anggota Baru Dekom PTPN II, PTPN X dan PTPN XIV
Berita

PT Perkebunan Nusantara III Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

1 Mei 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

1 Mei 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Usung Semangat Transformasi Berkelanjutan, PINDAD Peringati HUT ke-43 di Bandung & Turen Malang

1 Mei 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Groundbreaking Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Provinsi Jawa Tengah

1 Mei 2026
Next Post
Persiapan Lebaran 2020, Pelni Docking Lima  Armada Kapal

Semester I 2021, Kinerja Angkutan Barang Pelni Tumbuh 85%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Akhir Tahun 2025, Tercatat Penurunan Penerbitan obligasi BUMN Akibat Meredupnya Aktivitas Penerbitan dari BUMN Karya

7 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Hari Bumi 2026, Pertamina Perkuat Transisi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Berkelanjutan

5 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya dan BP BUMN Perkuat Sinergi Strategis Dalam Pengembangan Jalan Tol Trans Sumatra

7 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

7 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Ajak Pedagang Naik Kelas, BSI Perkuat Transformasi Digital Lewat QRIS Soundbox

by redaksi
1 Mei 2026
0

. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat transformasi digital untuk seluruh segmen nasabah, salah satunya pedagang dan...

Read more
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

1 Mei 2026
RUPS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Angkat Anggota Baru Dekom PTPN II, PTPN X dan PTPN XIV

PT Perkebunan Nusantara III Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

1 Mei 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

1 Mei 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Usung Semangat Transformasi Berkelanjutan, PINDAD Peringati HUT ke-43 di Bandung & Turen Malang

1 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In