• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Danantara Memaparkan Suntikan Modal kepada Garuda Indonesia Mulai Menunjukkan Dampak Nyata Pemulihan Operasional dan Pertumbuhan Penumpang

by redaksi
3 Maret 2026
in Berita, Korporasi
0
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

Kinerja PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) ditargetkan masuk fase optimalisasi melalui remapping rute-rute operasional pada 2026 ini setelah sepanjang tahun lalu fokus memperbaiki kinerja fundamental.Managing Director Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Rohan Hafas memaparkan suntikan modal Rp23 triliun yang digelontorkan kepada maskapai penerbangan nasional tersebut pada tahun lalu mulai menunjukkan dampak nyata terhadap pemulihan operasional dan pertumbuhan penumpang.

Seiring mengudaranya kembali sejumlah pesawat Garuda yang sebelumnya grounded, Rohan menyebut trafik penumpang Garuda tercatat tumbuh sekitar 10,5% secara tahunan sepanjang 2025. Perbaikan juga mulai tampak dari tingkat keterisian kursi (Seat Load Factor/SLF) Garuda meningkat dari 77% menjadi sekitar 80–81% secara tahunan.

Dengan demikian, sepanjang  2025 maskapai pelat merah tersebut fokus pada pembenahan fundamental, mulai dari tata kelola, struktur organisasi, hingga penguatan permodalan. Memasuki 2026 ini, dia menyoroti pembenahan rute penerbangan baik domestik maupun penerbangan internasional ke Australia, Jepang, Belanda, hingga Arab Saudi.

“Pada 2026 dan ke-depan ini kami ingin memperkuat Air Service Agreement [ASA] dan reciprocal agreement agar frekuensi penerbangan lebih berimbang,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Sejalan dengan perbaikan fundamental, Rohan mengatakan Danantara tetap melanjutkan rencana holding dan merger maskapai agar integrasi sistem pemesanan, mileage, dan rute antara Garuda, Citilink, dan Pelita Air untuk meningkatkan efisiensi tanpa harus menambah pesawat baru.

Menurutnya dengan langkah merger terlebih dahulu akan terjadi penambahan jumlah pesawat secara signifikan yang mendorong efisiensi operasional. Dia menargetkan merger terjadi pada Semester I/2026 ini.

Namun demikian hingga kini dia belum memaparkan secara pasti terkait dengan mekanismenya.

Dia juga mengatakan tak memasang target muluk terhadap Garuda pada tahun ini, karena untuk membalikkan kinerja rapor merah ke rapor hijau membutuhkan waktu.

“Kami targetnya ekuitas positif tapi selain depositif tapi kalau laba belum dari perspektif  kami, butuh waktu,” lanjutnya.

Adapun emiten dengan kode saham GIAA mencatatkan rugi bersih sebesar US$182,53 juta atau Rp3,03 triliun (asumsi kurs Rp16.631 per dolar AS) per kuartal III/2025.

Berdasarkan laporan keuangan, rugi bersih GIAA itu membengkak 39,10% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan rugi bersih periode yang sama tahun sebelumnya US$131,22 juta atau Rp2,18 triliun.

Membengkaknya rugi GIAA sejalan dengan pendapatan usaha yang turun 6,7% YoY menjadi US$2,39 miliar per kuartal III/2025, dibandingkan US$2,56 miliar per kuartal III/2024. Pendapatan GIAA terbesar berasal dari penerbangan berjadwal yang turun 8,52% YoY menjadi US$1,84 miliar. Kemudian, pendapatan dari penerbangan tidak berjadwal naik 2,88% YoY menjadi US$299,55 juta.

Di sisi lain, GIAA membukukan beban usaha yang susut dari US$2,38 miliar per kuartal III/2024, menjadi US$2,28 miliar per kuartal III/2025. Akan tetapi, setelah dipengaruhi pendapatan dan beban lainnya, GIAA membukukan rugi sebelum pajak penghasilan yang naik 42,98% YoY menjadi US$211,71 juta per kuartal III/2025.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

BRI Memproyeksikan Pertumbuhan Kredit Konservatif Kisaran 7-9% pada 2026

Next Post

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya

Related Posts

Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

4 Mei 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu
Anak Perusahaan

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Di Hari Pendidikan Nasional, Proyek Sekolah Rakyat Halmahera Barat Dapat Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

4 Mei 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Indonesia, IAS dan IVENDO Sepakati Kerjasama

4 Mei 2026
Next Post
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

No Content Available
Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

by redaksi
4 Mei 2026
0

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) sebagai salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat peranannya dalam...

Read more
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

WhatsApp Resmi Bank Syariah Nasional: Cara Aman Mengakses Layanan Bank Syariah di 2026

4 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In