• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 5 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dibalik Investasi Gojek di LinkAja

by redaksi
14 Maret 2021
in Berita
0
LinkAja Dapat Suntikan Dana Segar Dari KAI, Jasa Marga dan Taspen
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gojek resmi menjadi salah satu investor LinkAja. Startup raksasa asal Indonesia ini masuk dompet digital BUMN ini melalui putaran pendanaan seri B yang sedang diselenggarakan perusahaan.

Suntikan dana segar ini akan akan membuat LinkAja bermitra dengan Gojek. LinkAja akan akan menjadi salah satu alat pembayaran di aplikasi Gojek Indonesia. Dengan menggabungkan kekuatan, Gojek dan LinkAja akan menciptakan pengalaman pembayaran nontunai yang mulus di seluruh segmen pasar pelengkap yang mencakup berbagai kebutuhan pengguna.

RelatedPosts

Bukit Asam Membukukan Laba Bersih Rp2,93 triliun Sepanjang 2025

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, Bank Mandiri Telah Mengalihkan Anak Usaha Mandiri Manajemen Investasi

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Merombak Skema Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih lewat PMK No. 15/2026

“Kami sangat senang Gojek bergabung dengan kami sebagai pemegang saham, menyusul investasi yang dilakukan oleh pemegang saham terkemuka LinkAja lainnya dalam penggalangan dana Seri B,” ujar Haryati Lawidjaja, CEO LinkAja dalam keterangan tertulis, Selasa (9/3/2021).

“Investasi ini memberikan LinkAja akses yang lebih besar ke ekosistem Gojek, yang selanjutnya akan mendukung tujuan LinkAja untuk mempercepat inklusi keuangan di Indonesia.”

Lantas apa alasan di balik investasi ini? Bagi pengamat ekonomi dari Inventure Knowledge Yuswohady, apa yang dilakukan Gojek pada LinkAja merupakan pendekatan ekosistem, untuk menyempurnakan ekosistem yang sudah dimiliki Gojek.

“Jadi kalau digital itu konsentrasinya lebih gampang dan berdasarkan teori ekonomi ini kecenderungannya mengarah pada monopolistik. Dalam sistem digital hanya 1-2 pemain besar yang bertahan,” ujarnya kepada CNBC Indonesia.

Bagi Yuswohady, Gojek menjadi investor di LinkAja untuk menyempurnakan ekosistemnya. Saat ini Gojek dan GoPay sangat kuat di perkotaan tetapi tidak di daerah pinggiran. Ini menjadi kekuatan LinkAja.

Saat ini, platform LinkAja sebagian besar difokuskan pada pembayaran untuk ritel, layanan publik, dan kebutuhan sehari-hari lainnya, dengan ~ 80% pengguna terdaftarnya berasal dari kota-kota Tier 2 dan Tier 3 di Indonesia.

“Bagi perusahaan langkah ini menguntungkan karena membuat ekosistem makin luas dan efisien. Bagi konsumen juga menguntungkan karena lebih efisien,” jelasnya.

Namun, penguasaan ekosistem yang bersifat monopolistik harus diwaspadai karena menciptakan negara dalam negara. Mereka akan lebih enggak diatur karena memiliki ekosistem yang kuat dan pemerintah bisa dianggap sebagai hambatan.

“Kita melihat bagaimana Alibaba di China atau Facebook di Amerika Serikat. Mereka enggak diatur karena sudah besar. Mereka mengatur ekosistemnya sendiri. Itulah sebabnya China bertindak keras kepada Alibaba dan AS mulai mengusut soal akuisisi Instagram dan WhatsApp oleh Facebook bahkan ada wacana untuk dibatalkan akuisisi tersebut. Ini harus jadi perhatian,” jelasnya.

Sumber CNBC, edit koranbumn

Previous Post

Bukit Asam Fokus Sejumlah Proyek Hilirisasi dan Diversifikasi Bisnis

Next Post

Transformasi Digital BRI di Masa Pandemi Covid-19

Related Posts

Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Bukit Asam Membukukan Laba Bersih Rp2,93 triliun Sepanjang 2025

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Anak Perusahaan

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, Bank Mandiri Telah Mengalihkan Anak Usaha Mandiri Manajemen Investasi

5 April 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Merombak Skema Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih lewat PMK No. 15/2026

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Aset, BNI Lakukan Pengalihan Saham BNI Asset Management

5 April 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Sebanyak 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

4 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

4 April 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

Transformasi Digital BRI di Masa Pandemi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

6 hari ago
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Dirut Semen Indonesia, Indrieffouny Indra Ungkap Pasar Oversupply Akibatkan Utilisasi Pabrik Perusahaan Turun hingga Saat Ini

17 jam ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dorong Kemajuan Pendidikan, BSI Berikan 8.616 Awardee di 175 Kampus

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, Bank Mandiri Telah Mengalihkan Anak Usaha Mandiri Manajemen Investasi

10 menit ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Bukit Asam Membukukan Laba Bersih Rp2,93 triliun Sepanjang 2025

by redaksi
5 April 2026
0

Emiten batu bara, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih sebesar Rp2,93 triliun sepanjang 2025, di tengah tekanan harga...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, Bank Mandiri Telah Mengalihkan Anak Usaha Mandiri Manajemen Investasi

5 April 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Merombak Skema Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih lewat PMK No. 15/2026

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Aset, BNI Lakukan Pengalihan Saham BNI Asset Management

5 April 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Sebanyak 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

4 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In