• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 12 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Diferensiasi Produk, Cara Jitu Hadapi Oversupply Semen

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
200
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Rencana Revitalisasi Anjungan Daerah DIY, TMII Audiensi dengan Gubernur DIY

Perkuat Pencegahan Dengue: Bio Farma Dukung Program Vaksinasi Dengue Pertama di Kalimantan Utara

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan TIMAH untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Pasar semen nasional benar-benar dalam kondisi sesak. Kelebihan pasokan hingga 40 juta ton per tahun membuat pemain di bisnis ini harus memutar otak lebih kencang agar produksinya laku. Semen Indonesia, sebagai market leader, juga merasakan dampak negatif situasi pahit ini.
Direktur Pemasaran dan Supply Chain SMI Adi Munandir mengungkapkan, ada beberapa cara untuk menghadapi oversupply semen. “Kita bisa lakukan upaya ke luar dan ke dalam. Yang paling utama adalah diferensiasi produk. Hari ini semua pemain hanya mem-value produk semen dari sisi harga. Produk A, B atau C dibilang lebih baik dilihat dari harga,” papar Adi Munandir usai acara buka puasa bersama di Auditorium Pabrik Tuban, beberapa waktu lalu. 
Padahal ada yang lebih penting dari itu. Bila seluruh produk semen dianggap sama,maka diferensiasinya adalah dengan menambah experience bagi pelanggan. “Produknya jangan cuma semen, harus ada nilai tambah di situ. Bukan melulu tambah fitur, tapi yang harus dilakukan adalah memastikan akurasi spesifikasi produk terhadap pasar,” ingat mantan Head of Marketing Group PT PGN ini.
Contoh, kalau pelanggan rumah tangga hanya butuh semen untuk nembok, apakah perlu pakai PCC (Portland Composite Cement)? Atau harusnya pakai semen jenis lain? Adi menegaskan, yang penting tidak ada mis antara kebutuhan pelanggan dengan produk yang dibeli. “Kalau over, yang terjadi adalah inefisiensi. Butuhnya cuma PCC, kok dikasih lebih dari itu. Pelanggan rugi. Kalau under, customer tidak akan ketemu dengan kebutuhannya. Akhirnya dia tidak akan beli,” ujarnya.
Yang kedua, sambung Adi, mengubah proses bisnis atau cara melayani pasar. SMI telah melakukan langkah ini, yaitu dengan menarik kegiatan pemasaran di masing-masing ocpo ke holding. Ke depan, kebijakan pemasaran yang terpusat di holding itu bakal ditata lagi.
Menurut Adi, SMI memiliki competitive advantage berupa tiga opco serta fasilitas produksi yang tersebar di berbagai daerah. Maka, penempatan titik-titik produksi di lokasi pasar strategis menjadi sangat penting. “Kalau Anhui Conch belum ada di Papua, harusnya semua wilayah timur itu milik kita. Karena Conch sudah ada di sana, maka kita harus mengubah pola bisnis,” katanya lagi.
Kesimpulannya, perusahaan harus mengubah titik-titik produksi yang ada, jaringan supply chain yang ada, untuk meningkatkan daya saing. Adi menegaskan, apa yang dipunyai SMI saat ini sudah cukup untuk menjadikan yang paling unggul. “Yang penting itu acara mengelolannya dengan model bisnis seperti apa. Memang tidak mudah, tapi saya yakin pasti bisa,” tuturnya.
Adi tidak menafikan peran distributor dalam mendukung pemasaran. Tapi, kalau pasarnya banyak dan luas, bergantung penuh pada distributor jadi sangat mahal. Distributor itu penting, namun yang lebih penting adalah manajemen distributor. “Harus me-managesendiri 30 ribu toko itu berat. Jadi kita bukan menghilangkan distributor, tapi cara me-manage mereka itu harus disesuaikan,” tutup alumnus Universitas Indonesia ini.
Sumber Situs Web Semen Indonesia

Previous Post

BRI Gandeng Dwiki Darmawan Gelar Event Musik Berskala Nasional di Kota Solo

Next Post

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BUMN : Perum Damri

Related Posts

Rencana Revitalisasi Anjungan Daerah DIY, TMII Audiensi dengan Gubernur DIY
Berita

Rencana Revitalisasi Anjungan Daerah DIY, TMII Audiensi dengan Gubernur DIY

11 Januari 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Perkuat Pencegahan Dengue: Bio Farma Dukung Program Vaksinasi Dengue Pertama di Kalimantan Utara

11 Januari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan TIMAH untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

11 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Selama Nataru 2025/2026, KAI Angkut 2,7 Juta Ton Batu Bara untuk Jaga Listrik Tetap Menyala di Momen Liburan

11 Januari 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Krakatau Steel Perkuat Pondasi Bisnis dengan Komitmen Pasokan Jangka Panjang dan Sinergi Strategis

11 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional

11 Januari 2026
Next Post

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BUMN : Perum Damri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

PosIND Audiensi ke Kementerian Haji dan Umrah RI, Jajaki Kolaborasi Layanan Haji dan Umrah

3 hari ago
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN: KBN, JASA TIRTA 1, ASEI, SIER, Jamkrindo, Danareksa, PPI, PPI, Pelindo, Holding PTPN, PGN, Waskita, Pertamina, BTN, Brantas, Sucofindo, Nindya Karya

19 jam ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Jejak TESA: Menanam Pohon, Menumbuhkan Harapan

6 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Emiten BUMN Penerima dan Mengajukan Pendanaan kepada Danantara

16 jam ago
Rencana Revitalisasi Anjungan Daerah DIY, TMII Audiensi dengan Gubernur DIY
Berita

Rencana Revitalisasi Anjungan Daerah DIY, TMII Audiensi dengan Gubernur DIY

by redaksi
11 Januari 2026
0

Direktur Operasi InJourney Destination Management (IDM) Indung Purwita Jati, Direktur Komersial IDM Gistang Panutur dan Plt Direktur Utama Taman Mini...

Read more
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Perkuat Pencegahan Dengue: Bio Farma Dukung Program Vaksinasi Dengue Pertama di Kalimantan Utara

11 Januari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan TIMAH untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

11 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Selama Nataru 2025/2026, KAI Angkut 2,7 Juta Ton Batu Bara untuk Jaga Listrik Tetap Menyala di Momen Liburan

11 Januari 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Krakatau Steel Perkuat Pondasi Bisnis dengan Komitmen Pasokan Jangka Panjang dan Sinergi Strategis

11 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In