• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 15 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Diferensiasi Produk, Cara Jitu Hadapi Oversupply Semen

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
203
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Penjualan Tiket Angkutan Lebaran KAI Capai 2.703.977, Masih Tersedia 1,79 Juta Tempat Duduk

Bio Farma Berangkatkan Lebih dari 500 Peserta Program Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama Bio Farma 2026

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

Pasar semen nasional benar-benar dalam kondisi sesak. Kelebihan pasokan hingga 40 juta ton per tahun membuat pemain di bisnis ini harus memutar otak lebih kencang agar produksinya laku. Semen Indonesia, sebagai market leader, juga merasakan dampak negatif situasi pahit ini.
Direktur Pemasaran dan Supply Chain SMI Adi Munandir mengungkapkan, ada beberapa cara untuk menghadapi oversupply semen. “Kita bisa lakukan upaya ke luar dan ke dalam. Yang paling utama adalah diferensiasi produk. Hari ini semua pemain hanya mem-value produk semen dari sisi harga. Produk A, B atau C dibilang lebih baik dilihat dari harga,” papar Adi Munandir usai acara buka puasa bersama di Auditorium Pabrik Tuban, beberapa waktu lalu. 
Padahal ada yang lebih penting dari itu. Bila seluruh produk semen dianggap sama,maka diferensiasinya adalah dengan menambah experience bagi pelanggan. “Produknya jangan cuma semen, harus ada nilai tambah di situ. Bukan melulu tambah fitur, tapi yang harus dilakukan adalah memastikan akurasi spesifikasi produk terhadap pasar,” ingat mantan Head of Marketing Group PT PGN ini.
Contoh, kalau pelanggan rumah tangga hanya butuh semen untuk nembok, apakah perlu pakai PCC (Portland Composite Cement)? Atau harusnya pakai semen jenis lain? Adi menegaskan, yang penting tidak ada mis antara kebutuhan pelanggan dengan produk yang dibeli. “Kalau over, yang terjadi adalah inefisiensi. Butuhnya cuma PCC, kok dikasih lebih dari itu. Pelanggan rugi. Kalau under, customer tidak akan ketemu dengan kebutuhannya. Akhirnya dia tidak akan beli,” ujarnya.
Yang kedua, sambung Adi, mengubah proses bisnis atau cara melayani pasar. SMI telah melakukan langkah ini, yaitu dengan menarik kegiatan pemasaran di masing-masing ocpo ke holding. Ke depan, kebijakan pemasaran yang terpusat di holding itu bakal ditata lagi.
Menurut Adi, SMI memiliki competitive advantage berupa tiga opco serta fasilitas produksi yang tersebar di berbagai daerah. Maka, penempatan titik-titik produksi di lokasi pasar strategis menjadi sangat penting. “Kalau Anhui Conch belum ada di Papua, harusnya semua wilayah timur itu milik kita. Karena Conch sudah ada di sana, maka kita harus mengubah pola bisnis,” katanya lagi.
Kesimpulannya, perusahaan harus mengubah titik-titik produksi yang ada, jaringan supply chain yang ada, untuk meningkatkan daya saing. Adi menegaskan, apa yang dipunyai SMI saat ini sudah cukup untuk menjadikan yang paling unggul. “Yang penting itu acara mengelolannya dengan model bisnis seperti apa. Memang tidak mudah, tapi saya yakin pasti bisa,” tuturnya.
Adi tidak menafikan peran distributor dalam mendukung pemasaran. Tapi, kalau pasarnya banyak dan luas, bergantung penuh pada distributor jadi sangat mahal. Distributor itu penting, namun yang lebih penting adalah manajemen distributor. “Harus me-managesendiri 30 ribu toko itu berat. Jadi kita bukan menghilangkan distributor, tapi cara me-manage mereka itu harus disesuaikan,” tutup alumnus Universitas Indonesia ini.
Sumber Situs Web Semen Indonesia

Previous Post

BRI Gandeng Dwiki Darmawan Gelar Event Musik Berskala Nasional di Kota Solo

Next Post

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BUMN : Perum Damri

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Penjualan Tiket Angkutan Lebaran KAI Capai 2.703.977, Masih Tersedia 1,79 Juta Tempat Duduk

14 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Berangkatkan Lebih dari 500 Peserta Program Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama Bio Farma 2026

14 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

14 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Tebar Kebaikan Ramadan, Bank Mandiri Region IV Jakarta 2 Salurkan Lebih dari 4.000 Paket Santunan dan Gelar Khitanan Gratis

14 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

14 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Komitmen Danantara Mendukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional sebesar 8 Persen

14 Maret 2026
Next Post

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BUMN : Perum Damri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Dirgantara Indonesia Serahkan Bantuan APD Bagi Tenaga Kesehatan

Menteri Ketenagakerjaan RI Kunjungi PTDI, Tinjau Program Magang Nasional 2026

4 hari ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

THR Pensiun 2026 Pecah Rekor: Penyaluran THR Pensiun 2026 Telah Capai 97%

3 hari ago
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Manfaatkan Jaringan Luas untuk Dukung Ujian Online Mahasiswa

5 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Tak Bakal Ganggu Kinerja Jasa Marga Terkait Program Pemberian Diskon Tarif Tol 30% Periode Lebaran 2026

15 jam ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Penjualan Tiket Angkutan Lebaran KAI Capai 2.703.977, Masih Tersedia 1,79 Juta Tempat Duduk

by redaksi
14 Maret 2026
0

Penjualan Tiket Angkutan Lebaran KAI Capai 2.703.977, Masih Tersedia 1,79 Juta Tempat Duduk PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan...

Read more
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Berangkatkan Lebih dari 500 Peserta Program Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama Bio Farma 2026

14 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

14 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Tebar Kebaikan Ramadan, Bank Mandiri Region IV Jakarta 2 Salurkan Lebih dari 4.000 Paket Santunan dan Gelar Khitanan Gratis

14 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

14 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In