• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 5 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Diferensiasi Produk, Cara Jitu Hadapi Oversupply Semen

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
204
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Bukit Asam Membukukan Laba Bersih Rp2,93 triliun Sepanjang 2025

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, Bank Mandiri Telah Mengalihkan Anak Usaha Mandiri Manajemen Investasi

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Merombak Skema Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih lewat PMK No. 15/2026

Pasar semen nasional benar-benar dalam kondisi sesak. Kelebihan pasokan hingga 40 juta ton per tahun membuat pemain di bisnis ini harus memutar otak lebih kencang agar produksinya laku. Semen Indonesia, sebagai market leader, juga merasakan dampak negatif situasi pahit ini.
Direktur Pemasaran dan Supply Chain SMI Adi Munandir mengungkapkan, ada beberapa cara untuk menghadapi oversupply semen. “Kita bisa lakukan upaya ke luar dan ke dalam. Yang paling utama adalah diferensiasi produk. Hari ini semua pemain hanya mem-value produk semen dari sisi harga. Produk A, B atau C dibilang lebih baik dilihat dari harga,” papar Adi Munandir usai acara buka puasa bersama di Auditorium Pabrik Tuban, beberapa waktu lalu. 
Padahal ada yang lebih penting dari itu. Bila seluruh produk semen dianggap sama,maka diferensiasinya adalah dengan menambah experience bagi pelanggan. “Produknya jangan cuma semen, harus ada nilai tambah di situ. Bukan melulu tambah fitur, tapi yang harus dilakukan adalah memastikan akurasi spesifikasi produk terhadap pasar,” ingat mantan Head of Marketing Group PT PGN ini.
Contoh, kalau pelanggan rumah tangga hanya butuh semen untuk nembok, apakah perlu pakai PCC (Portland Composite Cement)? Atau harusnya pakai semen jenis lain? Adi menegaskan, yang penting tidak ada mis antara kebutuhan pelanggan dengan produk yang dibeli. “Kalau over, yang terjadi adalah inefisiensi. Butuhnya cuma PCC, kok dikasih lebih dari itu. Pelanggan rugi. Kalau under, customer tidak akan ketemu dengan kebutuhannya. Akhirnya dia tidak akan beli,” ujarnya.
Yang kedua, sambung Adi, mengubah proses bisnis atau cara melayani pasar. SMI telah melakukan langkah ini, yaitu dengan menarik kegiatan pemasaran di masing-masing ocpo ke holding. Ke depan, kebijakan pemasaran yang terpusat di holding itu bakal ditata lagi.
Menurut Adi, SMI memiliki competitive advantage berupa tiga opco serta fasilitas produksi yang tersebar di berbagai daerah. Maka, penempatan titik-titik produksi di lokasi pasar strategis menjadi sangat penting. “Kalau Anhui Conch belum ada di Papua, harusnya semua wilayah timur itu milik kita. Karena Conch sudah ada di sana, maka kita harus mengubah pola bisnis,” katanya lagi.
Kesimpulannya, perusahaan harus mengubah titik-titik produksi yang ada, jaringan supply chain yang ada, untuk meningkatkan daya saing. Adi menegaskan, apa yang dipunyai SMI saat ini sudah cukup untuk menjadikan yang paling unggul. “Yang penting itu acara mengelolannya dengan model bisnis seperti apa. Memang tidak mudah, tapi saya yakin pasti bisa,” tuturnya.
Adi tidak menafikan peran distributor dalam mendukung pemasaran. Tapi, kalau pasarnya banyak dan luas, bergantung penuh pada distributor jadi sangat mahal. Distributor itu penting, namun yang lebih penting adalah manajemen distributor. “Harus me-managesendiri 30 ribu toko itu berat. Jadi kita bukan menghilangkan distributor, tapi cara me-manage mereka itu harus disesuaikan,” tutup alumnus Universitas Indonesia ini.
Sumber Situs Web Semen Indonesia

Previous Post

BRI Gandeng Dwiki Darmawan Gelar Event Musik Berskala Nasional di Kota Solo

Next Post

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BUMN : Perum Damri

Related Posts

Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Bukit Asam Membukukan Laba Bersih Rp2,93 triliun Sepanjang 2025

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Anak Perusahaan

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, Bank Mandiri Telah Mengalihkan Anak Usaha Mandiri Manajemen Investasi

5 April 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Merombak Skema Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih lewat PMK No. 15/2026

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Aset, BNI Lakukan Pengalihan Saham BNI Asset Management

5 April 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Sebanyak 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

4 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

4 April 2026
Next Post

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BUMN : Perum Damri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Dirut Semen Indonesia, Indrieffouny Indra Ungkap Pasar Oversupply Akibatkan Utilisasi Pabrik Perusahaan Turun hingga Saat Ini

17 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara, Rosan P. Roeslani akan Memanfaatkan Kebijakan WFH dan B50 untuk Mendorong Investasi di Sektor Energi Bersih

17 jam ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Kerja Sama Strategis Indonesia dan Jepang senilai Rp401,71 triliun

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Aset, BNI Lakukan Pengalihan Saham BNI Asset Management

16 menit ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Bukit Asam Membukukan Laba Bersih Rp2,93 triliun Sepanjang 2025

by redaksi
5 April 2026
0

Emiten batu bara, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih sebesar Rp2,93 triliun sepanjang 2025, di tengah tekanan harga...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, Bank Mandiri Telah Mengalihkan Anak Usaha Mandiri Manajemen Investasi

5 April 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Merombak Skema Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih lewat PMK No. 15/2026

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Aset, BNI Lakukan Pengalihan Saham BNI Asset Management

5 April 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Sebanyak 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

4 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In