Perum Produksi Film Negara (PFN, Rabu (4/11/2020) melakukan pertemuan dengan Komandan Korps Marinir Angkatan Laut, Mayjen TNI (Mar.) Suhartono M.Tr., di Mako Kormar Kwitang, Jakarta Pusat. Pada pertemuan tersebut, Mayjen TNI (Mar) Suhartono menilai program Perum PFN untuk bersinergi dalam memajukan industri film dan konten dalam rangka program bela negara sangat penting untuk dilakukan.
Menurut Mayjen TNI (Mar) Suhartono, Korps Marinir memiliki banyak konten yang bisa dijadikan tutorial, film documenter dan bahkan film layar lebar guna mengisi ruang yang tersedia di sector industri film dan konten kreatif. “Saya sangat mendukung program Perum PFN ini. Ini sangat baik untuk Korps Marinir, untuk TNI Angkatan Laut dan juga TNI dan bangsa ini,”katanya.
Konten yang menarik dari Korps Marinir TNI Angkatan Laut, menurutnya, tidak saja sejarah masa lalu dan perjalanan panjang Korps Marinir hingga saat ini, tetapi juga kisah unik anggota dan keluarganya dalam menjalankan tugas di daerah tertinggal dan terluar (perbatasan). Misalnya, pengalaman istri anggota marinir di daerah terpencil yang harus mendayung sampan guna menjangkau anak-anak yang ingin mendapat pendidikan.
Hadir dalam pertemuan itu, Direktur Utama Perum PFN, Judith J Dipodiputro, Direktur Produksi PFN, Sutjiati Eka Tjandrasari, Head of Group Sales PFN Rita M Darwis dan Sekretaris Perusahaan PFN, Ade Tina Febriyanti.
Sementara Mayjen (Mar) Suhartono M.Tr., didampingi oleh Wadan Kormar Brigadir Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, M.Tr. (Han), Sahli A Bidang Operasi Kolonel Marinir Edy Setiawan, M.M., Aspotmar Dankormar Kolonel Marinir Raja E. Girsang, S.E., M.M., Asintel Danpasmar 1 Kolonel Marinir Freddy Ardianzah, Kadispen Kormar Letkol Marinir Gugun Saeful Rachman.*















