Direktur Utama PT Indra Karya(Persero) Milfan Rantawi beserta tim, mengunjungi proyek Supervisi Pembangunan Bendungan Kawangkoan di Minahasa Utara, Manado. Pada kunjungan ini Direktur Utama didampingi oleh Direktur PT Indra Karya (Persero) Eko Budiono, General Manager F Baskoro dan beserta timnya, Manado (17/3)
Dalam kunjungan di tengah pandemi virus corona, Direktur Utama PT Indra Karya beserta tim melakukan koordinasi, monitoring dan evaluasi pada pelaksanaan proyek agar dapat berjalan tepat waktu, tepat biaya, tepat mutu, serta tetap menjunjung likuiditas, safety dan protokol kesehatan.
Pembangunan Bendungan ini dilakukan sebagai upaya untuk pengendalian banjir di Kota Manado. Bendungan Kuwil Kawangkoan yang di bangun oleh Kementerian PUPR dilatarbelakangi fakta bahwa curah hujan kota Manado cukup tinggi hingga berpotensi untuk mengalami musibah banjir, seperti pada tahun 2014 lalu.
Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016 dan direncanakan selesai pada tahun 2021 ini, memanfaatkan biaya APBN sebesar Rp 1,46 Triliun. Berkat kolaborasi antara PT Indra Karya sebagai Konsultan Supervisi, dengan PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Nindya Karya (Persero) selaku Kontraktor, progress pembangunan bendungan telah berjalan sangat baik dan sesuai dengan yang diharapkan.
Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,7 juta meter kubik dengan luas genangan 139 Ha. Dengan kapasitas tersebut, bendungan ini direncanakan mampu menyediakan air baku untuk Kota Manado, Kecamatan Kalawat, Kota Bitung dan KEK Bitung sebesar 4,5 meter kubik per detik, PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW serta pengembangan pariwisata. Bendungan ini juga bermanfaat untuk pengendali banjir dan sebagai lahan konservasi serta pengembangan sektor pariwisata yang dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar bendungan.
Sumber Indra Karya, edit koranbumn













