• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 18 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dongkrak Kinerja di Masa Pandemi, GMF Aero Asia Kembangkan Diversifikasi Bisnis

by redaksi
30 September 2020
in Anak Perusahaan, Berita
0
GMF Kebanjiran Permintaan Desinfeksi dari Berbagai Maskapai Mancanegara
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) berencana mengembangkan bisnis di industri pertahanan dan non-aviasi Industrial Gas Turbine and Engine (IGTE) sebagai upaya mendongkrak kinerja ditengah pandemi Covid-19. Perseroan menargetkan dua bisnis tersebut bisa berkontribusi hingga 20% terhadap pendapatan pada 2021.

Direktur Utama GMF Aero Asia I Wayan Susena mengatakan, selain perawatan pesawat komersial, perseroan mulai merambah ke bisnis perawatan pesawat besar, seperti pesawat militer atau private jet.

RelatedPosts

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Bangun Kesadaran Keamanan Digital, 420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom

Dirut Krakatau Steel Group, Akbar Djohan Kembali Nakhodai IISIA, Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

“Perseroan saat ini sedang memproses beberapa kontrak terkait perawatan pesawat militer. Salah satunya adalah dengan TNI-Angkatan Udara untuk merawat beberapa pesawat militer mulai tahun 2021. Banyak institusi yang sedang menjajaki kerjasama dengan kami seperti TNI AD, TNI AL dan TNI AU, namun kami fokus ke TNI AU,” ujar I Wayan, Selasa (29/9).

Menurutnya, perseroan mendapatkan kontrak untuk merawat delapan pesawat Hercules hingga tahun 2024. Sedangkan untuk pesawat jet, perseroan mendapatkan kontrak overhaul, yakni pemeliharaan dan perlindungan jet pribadi dan bisnis.

Lebih lanjut, di sektor IGTE, Emiten dengan kode sandi GMFI ini mendapatkan kontrak overhaul untuk turbin PLTA di Cirata dengan nilai di atas US$ 2 juta. Perseroan juga mendapat kontrak overhaul untuk pembangkit listrik lain di kawasan Belawan dengan nilai kontrak sekitar US$ 2 juta. “Kami juga mendapat kontrak untuk pemeliharaan generator milik PT Kereta Commuter Indonesia (KCI),” katanya.

Wayan mengungkapkan, sampai saat ini, kontribusi dari bisnis industri non aviasi IGTE baru mencapai 1% terhadap pendapatan perseroan. Namun, kontribusi bisnis non aviasi IGTE dan industri pertahanan ditargetkan mencapai 20% pada 2021.

Selain mengembangkan bisnis non aviasi, perseroan juga akan menerapkan strategi lain untuk menyikapi penurunan bisnis akibat penyebaran virus corona. GMFI telah menerapkan strategi berjenjang mulai dari penerapan strategi jangka pendek, strategi jangka menengah, hingga strategi jangka panjang agar GMFI memiliki ketahanan melewati masa pandemi dan tetap bisa tumbuh secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan guna menyikapi penurunan pasar MRO global yang diprediksi mencapai 40% sepanjang tahun 2020.

“Kami melakukan renegosiasi dengan pelanggan terkait pricing dan terms of payment, serta melakukan percepatan proses penagihan untuk pekerjaan yang sudah selesai”, ujar Wayan.

Perseroan juga menunda pengeluaran belanja modal atau capital expenditure (capex) pada proyek-proyek pengembangan dan melakukan restrukturisasi utang dengan kreditur. Sementara di jangka waktu menengah, perseroan akan melakukan diversifikasi bisnis. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalisasi pendapatan.

“Saat ini kami berfokus untuk menyesuaikan business process yang ada di Perusahaan serta semakin menggalakkan upaya efisiensi agar bisnis kami semakin loan. Selain itu kami juga mencoba untuk mulai merambah ke industri yang tidak terlalu terdampak oleh pandemi ini,” ungkap Wayan.

GMFI pun optimis dalam mempertahankan roda bisnis walau pandemi masih belum berakhir. Prediksi waktu pemulihan industri MRO (Maintenance Repair & Overhaul) yang dikembangkan oleh beberapa pakar menunjukkan angka yang beragam.

Ia menjelaskan, waktu pemulihan bisnis ini disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya laju penyebaran virus, durasi waktu pengembangan vaksin, kecepatan pemulihan negara-negara di dunia, dan kebijakan pembatasan pergerakan antar negara. Di tengah kondisi penularan yang masih tinggi serta resesi ekonomi global, industri MRO diperkirakan baru dapat pulih pada tahun 2023.

“Memasuki semester dua tahun 2020, secara berangsur, maskapai penerbangan mulai kembali meningkatkan operasionalnya seiring dengan pelonggaran pembatasan pergerakan di berbagai wilayah dunia. Tren ini juga berdampak positif terhadap peningkatan operasional MRO.  Semoga perbaikan ini akan terus menunjukkan grafik yang baik, perlahan namun pasti,” Ujar Wayan.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Langkah Mandiri, BRI, BTN, dan BNI Terkait Dana Penempatan Milik Pemerintah

Next Post

Ciptakan SDM yang Kompeten dan Profesional, LSP KAI Mendapatkan Lisensi dari BNSP

Related Posts

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Berita

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

18 April 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Bangun Kesadaran Keamanan Digital, 420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom

18 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Dirut Krakatau Steel Group, Akbar Djohan Kembali Nakhodai IISIA, Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

18 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Konsisten Tumbuh Berkelanjutan, Bank Mandiri Jadi Perusahaan Terbaik Indonesia Versi TIME

18 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

BTN Membukukan Laba Bersih senilai Rp1,1 Triliun pada Kuartal I 2026

18 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Koordinasi Danantara Bersama Menteri Lingkungan Hidup Koordinasikan Terkait Proses dan Tahapan Penyerahan Calon Lahan PSEL

18 April 2026
Next Post
KAI Resmikan Logo Baru

Ciptakan SDM yang Kompeten dan Profesional, LSP KAI Mendapatkan Lisensi dari BNSP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Perkuat Sinergi, PosIND dan Bank Mandiri Jajaki Kolaborasi Strategis

5 hari ago
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur

ID FOOD Sukses Merealisasikan Pengiriman Ekspor Perdana Bunga Pala ke India

6 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Pembangunan Infrastruktur Kesehatan yang Andal dan Berkelanjutan, Langkah Nyata ADHI Dukung Layanan Kesehatan di Mamasa

1 hari ago
Jamkrindo Syariah Beri Jaminan Pembiayaan UMKM Alkes di Masa Pandemi

Jamkrindo Syariah Salurkan Zakat Rp1,09 Miliar & Beri Bingkisan Lebaran Untuk Para Santri

2 hari ago
Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Berita

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

by redaksi
18 April 2026
0

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker) Batch I untuk menuntaskan seluruh tahapan...

Read more
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Bangun Kesadaran Keamanan Digital, 420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom

18 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Dirut Krakatau Steel Group, Akbar Djohan Kembali Nakhodai IISIA, Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

18 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Konsisten Tumbuh Berkelanjutan, Bank Mandiri Jadi Perusahaan Terbaik Indonesia Versi TIME

18 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Membukukan Laba Bersih senilai Rp1,1 Triliun pada Kuartal I 2026

18 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In