• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 12 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Ekonom Chatib Basri Optimistis Indonesia Bisa Survive dari Ancaman Resesi Global

by redaksi
18 Oktober 2022
in Berita
0
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Resesi menjadi ancaman besar terhadap perekonomian dunia. Melonjaknya harga energi akibat dampak dari perang Ukraina dan Rusia menjadi salah satu faktor yang bisa memicu terjadinya resesi global.

Menteri Keuangan tahun 2013-2014 Chatib Basri tersebut mengungkapkan, Indonesia bisa selamat dari ancaman resesi apabila bisa mempertahankan private consumption atau konsumsi swasta di angka 50 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

RelatedPosts

Dukung Pemerintah Jaga Kelancaran Arus Mudik Periode Lebaran 2026, Jasa Marga Berikan Diskon Tarif Tol 30% di 9 Ruas Jalan Tol

BRI Menyiapkan Uang Tunai Rp25 triliun untuk Kebutuhan Masyarakat Periode Lebaran 2026

THR Pensiun 2026 Pecah Rekor: Penyaluran THR Pensiun 2026 Telah Capai 97%

“Para pengambil kebijakan menghadapi posisi sulit dan dilematis pada tahun depan. Akan terjadi kontraksi di sektor investasi dan tidak ada ruang yang cukup untuk kebijakan fiskal karena defisit anggaran dipatok kurang dari 3 persen pada 2023. Karena itu, private consumption menjadi satu-satunya harapan agar ekonomi tetap tumbuh,” kata Chatib saat menjadi pembicara di event SOE International Conference 2022 di panel Macro Economic Outlook di Nusa Dua Convention Center, Bali, Selasa (18/10/2022).

Chatib menambahkan, pemerintah, perusahaan swasta dan juga masyarakat harus tetap melakukan spending atau mengeluarkan uang untuk menjaga private consumption. Pemerintah, kata Chatib, harus membuat kebijakan yang membuat masyarakat untuk bisa tetap mengeluarkan uang seperti Bantuan Langsung Tunai atau Program Keluarga Harapan.

“Kalau konsumsi swasta bisa dipertahankan 50 persen dari PDB maka ekonomi tetap akan tumbuh mungkin tidak sampai 5 persen tapi di angka 4,9 persen. Saya optimis, Indonesia tidak akan terkena dampak besar dari ancaman resesi global,” ujar Chatib.

Gubernur Bank Indonesia tahun 2013-2018 Agus Martowardojo menjelaskan, harus ada sinkronisasi antara kebijakan moneter dan fiskal untuk menjaga ekonomi tetap tumbuh pada tahun depan.

“Kita sudah pernah mengalami situasi seperti ini pada 2013. Ketika itu saya sebagai Gubernur Bank Indonesia berkoordinasi dengan Pak Chatib yang ketika itu menjadi Menteri Keuangan untuk melakukan sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter. Kebijakan fiskal lebih difokuskan untuk mengejar stabilitas dan bukan untuk pertumbuhan,” ujar Agus.

Agus mengungkapkan, ekonomi Indonesia cukup mempunyai daya tahan dalam menghadapi ancaman resesi global. Dia memberi contoh neraca perdagangan yang selalu positif dalam tujuh kuartal terakhir, cadangan devisa yang besar, serta laju inflasi yang rendah. Ini memperlihatkan bahwa fundamental perekonomian Indonesia cukup kuat.

Karena itu, kata Agus, penting bagi pemerintah untuk bisa mempertahankan stabilitas ekonomi guna menjaga terjadinya pelarian modal ke luar negeri atau capital outflow.

Ekonom Bank Dunia Habib Rab menjelaskan, inflasi yang tinggi menjadi ancaman terbesar bagi perekonomian global pada tahun depan. Namun, Bank Dunia menilai tidak semua negara akan terkena dampak besar dari ancaman resesi global.

“Indonesia, Malaysia dan Vietnam kemungkinan tidak akan terkena dampak besar dari resesi global. Inflasi di negara tersebut kemungkinan naik di tahun ini hingga 8 persen, namun pada 2023 akan turun di angka 4-5 persen. Yang harus diantisipasi adalah penurunan 1 persen ekonomi negara-negara maju di G7 dan China akan berdampak pada turunnya perekonomian di negara-negara Asia Tenggara sekitar 0,5-1 persen,” kata Habib Rab.

Habib meminta Indonesia dan sejumlah negara berkembang untuk fokus pada tiga hal, yaitu memperketat kebijakan suku bunga, menjaga tekanan dari pasar eksternal serta menjaga jumlah utang agar tidak bertambah dalam jumlah banyak.

Sumber KBUMN, edit koranbumn

Previous Post

Komitmen ESG, Pertamina Hulu Energi Tandatangani Perjanjian Karbon Kredit

Next Post

Dirut BRI Tegaskan Komitmen Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Tengah Ancaman Resesi Global

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Dukung Pemerintah Jaga Kelancaran Arus Mudik Periode Lebaran 2026, Jasa Marga Berikan Diskon Tarif Tol 30% di 9 Ruas Jalan Tol

12 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

BRI Menyiapkan Uang Tunai Rp25 triliun untuk Kebutuhan Masyarakat Periode Lebaran 2026

12 Maret 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

THR Pensiun 2026 Pecah Rekor: Penyaluran THR Pensiun 2026 Telah Capai 97%

11 Maret 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

Sinergi ADHI Karya dan InJourney Hospitality, Perkuat Pengelolaan Industri Perhotelan Nasional

11 Maret 2026
Pastikan Perjalanan Pemudik Berlangsung Aman dan Nyaman, Jasa Marga Gelar Apel Terpadu Siaga Operasional Lebaran 2026
Berita

Pastikan Perjalanan Pemudik Berlangsung Aman dan Nyaman, Jasa Marga Gelar Apel Terpadu Siaga Operasional Lebaran 2026

11 Maret 2026
Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan
Berita

Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan

11 Maret 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

Dirut BRI Tegaskan Komitmen Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Tengah Ancaman Resesi Global

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020

Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

7 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Indonesia Menargetkan KEN untuk Mencapai 70%-72% Energi Terbarukan pada 2060

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Berencana Membentuk Anak Usaha untuk Menggarap Proyek Waste to Energy

3 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Memasuki Tahap Penyelesaian, Hutama Karya Akselerasi Pembangunan RSUD Tafaeri di Kabupaten Nias Utara

3 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Dukung Pemerintah Jaga Kelancaran Arus Mudik Periode Lebaran 2026, Jasa Marga Berikan Diskon Tarif Tol 30% di 9 Ruas Jalan Tol

by redaksi
12 Maret 2026
0

PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30% selama 4 (empat) hari di 9 ruas jalan...

Read more
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Menyiapkan Uang Tunai Rp25 triliun untuk Kebutuhan Masyarakat Periode Lebaran 2026

12 Maret 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

THR Pensiun 2026 Pecah Rekor: Penyaluran THR Pensiun 2026 Telah Capai 97%

11 Maret 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Sinergi ADHI Karya dan InJourney Hospitality, Perkuat Pengelolaan Industri Perhotelan Nasional

11 Maret 2026
Pastikan Perjalanan Pemudik Berlangsung Aman dan Nyaman, Jasa Marga Gelar Apel Terpadu Siaga Operasional Lebaran 2026

Pastikan Perjalanan Pemudik Berlangsung Aman dan Nyaman, Jasa Marga Gelar Apel Terpadu Siaga Operasional Lebaran 2026

11 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In