Home / Info Produk BUMN / First Blasting Konstruksi dibalut Kearifan Lokal Minahasa

First Blasting Konstruksi dibalut Kearifan Lokal Minahasa

PT DAHANA (Persero) melalui Divisi Kuari & Konstruksi (DKK) melaksanakan first blasting pada kegiatan peledakan konstruksi di penyiapan lahan Project PLTU Sulut-3 2×50 MW, Desa Kema I, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. 28 November 2018.

Sebelum kegiatan first blasting dimulai, dilakukan pemotongan babi dan ayam di sekitar lokasi sebagai penghormatan atas kearifan lokal masyarakat setempat. Pemotongan hewan juga dilaksanakan dengan tujuan meminta izin para leluhur yang tinggal di sekitar lokasi first blasting. Acara adat ini pun turut dilakukan dengan doa bersama menurut ajaran Islam dan Kristen.

Tradisi pemotongan hewan merupakan adat yang sudah lama dianut oleh masyarakat Minahasa Utara, bermula dari tradisi mempersembahkan segala hasil yang diambil dari tanah kepada Opo (Dewa-dewi), sekaligus untuk menjalin kekerabatan antar warga Minahasa Utara.

Secara keseluruhan, semua pihak mengapresiasi first blasting yang dilakukan DAHANA, baik fragmentasi material hasil peledakan maupun aspek keselamatan dan kemananan yang berjalan sesuai rencana.
Sehari sebelum pelaksanaan first blasting, Sinihydro Corporation Limited mengadakan simulasi (gladi bersih) koordinasi, evakuasi dan pengamanan pelaksanaan kegiatan blasting. “Kegiatan simulasi ini bertujuan untuk meyakinkan tidak ada hal yang di luar kendali pada pelaksanaan blasting,” ujar Yondra sebagai Superintendent Operasi Divisi Kuari Konstruksi.

Acara first blasting ini pun turut dihadiri oleh Project Manager beserta jajaran PT Minahasa Cahaya Lestari sebagai Owner Project, Project Manager beserta jajaran Sinohydro Corporation Limited sebagai Main Contractor, tim BVI in association with Jaya CM sebagai Engineering and Construction Supervision, beserta Hukum Tua (Kepala Desa), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kepolisian.

Sumber InDAHANA

Check Also

Fasilitasi Solusi Pebisnis Online, Pos Indonesia Luncurkan Layanan Q-Comm

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan adanya kebutuhan masyarakat dalam mengakses layanan pos dengan mudah, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *