Daily Economic Review: Pemerintah Fokus Untuk Mendorong Kinerja Sektor Manufaktur
Kementerian Perindustrian saat ini akan mendorong kinerja sektor manufaktur di tengah fase kenormalan baru.
Sektor manufaktur menjadi fokus pemerintah agar lebih berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sebab, selama ini sektor manufaktur mampu memberikan sumbangsih yang cukup signifikan bagi perekonomian Indonesia.
Industri manufaktur menjadi kontributor utama perekonomian Indonesia pada 1Q2020.
Salah satu sektor tersebut adalah industri furnitur, karena berorientasi ekspor dan merupakan sektor padat karya. Berdasarkan data Kemenperin, industri furnitur mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional melalui capaian nilai ekspornya. Ekspor furnitur mencapai US$ 588,1 juta pada 1Q2020 atau naik 19,1% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain industri furnitur, sektor lain yang menjadi fokus pemerintah adalah industri elektronik.
Kemenperin akan terus mendorong industri elektronika dan telematika untuk dapat mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di setiap produk yang dihasilkan.
Pemerintah juga akan mendorong pertumbuhan industri logam dasar dan industri makanan.
Kedua industri ini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi devisa melalui pencapaian nilai ekspornya.
Dengan fokus pengembangan sektor-sektor yang mempunyai orientasi ekspor, pemerintah optimistis bahwa Indonesia dapat menjadi bagian dari 10 negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2030.
Pemulihan kinerja industri manufaktur akibat Covid-19 diperkirakan akan bergerak cepat, karena izin operasional telah diberikan bagi kelompok industri strategis, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Sumber Bank Mandiri, edit koranbumn














