Maskapai asal Afrika, Ethiopian Airlines, mencatatkan momen bersejarah dengan penerbangan perdananya ke Makassar melalui Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin. Penerbangan ini menjadi bagian penting dalam mendukung operasional Haji 1446H / 2026M.
Pesawat dengan registrasi ET-ASG melayani rute dari Addis Ababa menuju Riyadh, kemudian melanjutkan perjalanan ke sejumlah kota di Indonesia seperti Jakarta, Solo, Surabaya, hingga Makassar sebelum kembali ke Addis Ababa.
Kehadiran Ethiopian Airlines di Makassar merupakan bagian dari charter flight yang membawa petugas imigrasi Arab Saudi dalam rangka implementasi program Makkah Route. Program ini memungkinkan proses keimigrasian jemaah haji dilakukan lebih awal di bandara keberangkatan di Indonesia, sehingga setibanya di Arab Saudi, jemaah dapat langsung melanjutkan perjalanan tanpa antrean panjang.
Dalam operasional tersebut, Gapura Angkasa berperan dalam memberikan layanan ground handling pesawat Ethiopian Airlines, mencakup penanganan penumpang, bagasi, kargo, hingga koordinasi operasional di apron dengan mengedepankan aspek keselamatan dan ketepatan waktu.
Direktur Operasi Gapura Angkasa, Ruli Wijaya, menyampaikan bahwa keterlibatan Gapura dalam penanganan penerbangan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran operasional haji.
“Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dengan standar keselamatan dan pelayanan yang tinggi dalam setiap proses ground handling. Dukungan terhadap penerbangan charter Ethiopian Airlines ini merupakan bagian dari kesiapan kami dalam menyukseskan operasional Haji 2026,” ujarnya.
Kolaborasi antara Ethiopian Airlines dan Gapura Angkasa ini diharapkan dapat memperkuat sinergi industri aviasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji, serta memastikan seluruh rangkaian operasional berjalan dengan aman, lancar, dan tepat waktu.
















