• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 2 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Garuda Indonesia Ungkap Alasan Pembukuan Rugi hingga Rp16 Triliun per September 2020

by redaksi
8 November 2020
in Berita
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi Covid-19 berdampak nyata terhadap aktivitas bisnis, salah satunya penerbangan. Kondisi ini pun membuat emiten maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA)  membukukan kerugian hingga Rp16,03 triliun per September 2020.

Dalam laporan keuangan per September 2020 yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia, manajemen Garuda Indonesia menyampaikan pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 memberikan pengaruh yang sangat besar.

RelatedPosts

Sebanyak 3,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+9 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga Sampaikan Volume Lalin Meningkat 36,3% Pada H+9 Lebaran

Solusi Bangun Indonesia Bukukan Pendapatan sebesar Rp10,73 triliun Sepanjang 2025

BP BUMN Sepakat Mengonversi Lahan Milik BUMN Sebagai Lokasi Rusun Terjangkau

“Dan [2020] menjadi tahun yang terburuk sepanjang sejarah bisnis airlines,” papar manajemen Garuda Indonesia, dikutip Jumat (6/11/2020).

Berdasarkan Laporan Kinerja Ekonomi Industri Airlines Global periode Juni 2020 yang dipublikasikan oleh IATA, kerugian bersih industri airlines global akibat sebesar US$84,3 miliar akibat pandemi Covid-19.

Jumlah keberangkatan penumpang pesawat turun sebesar 2.246 juta atau setara dengan negatif 50,6 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Diperkirakan airlines di seluruh region akan mencatatkan pendapatan operasional negatif sepanjang tahun 2020.

Asia-Pasifik, sebagai region pertama yang terkena imbas pandemi COVID-19, mengalami kerugian yang lebih besar dibandingkan region lainnya.

Prediksi tahun 2020, airlines di Asia-Pasifik akan mengalami kerugian rata-rata per penumpang mencapai US$30,1, rugi bersih setelah pajak US$29 miliar, dan marjin bersih negatif 22,5 persen.

Akibat semakin meningkatnya tantangan bisnis yang dihadapi oleh industri airlines global dalam situasi pandemi COVID-19, diperkirakan beberapa airlines akan mempertimbangkan untuk menunda atau membatalkan kedatangan pesawat baru selama semester kedua tahun 2020.

Sampai dengan akhir Mei 2020, hanya 235 pesawat baru yang dikirim, jumlah ini lebih rendah dari kondisi normal sebelum pandemi Covid-19.

Selama krisis akibat pandemi Covid-19, pemerintah turut berperan dalam memberikan bantuan keuangan kepada airlines agar dapat mempertahankan kelangsungan bisnisnya. Sampai dengan Mei 2020, beberapa airlines telah menerima bantuan pemerintah sebesar US$123 miliar.

Berdasarkan Deutsche Bank Aviation Market Update per 23 Oktober 2020, terdapat 25 airlines mengalami insolvencies atau keadaan tidak dapat membayar. Dari jumlah tersebut, 9 airlines diantaranya dinyatakan bangkrut, 8 airlines melakukan restrukturisasi, dan 4 airlines berhenti beroperasi.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2020, Garuda Indonesia mengalami rugi bersih sebesar US$1,07 miliar atau Rp16,03 triliun. Posisi tersebut berbanding terbalik dibandingkan catatan pada kuartal III/2019 saat GIAA meraup laba bersih US$122,42 juta.

Penyebab utama penurunan itu adalah anjloknya pendapatan dari penerbangan berjadwal yang menjadi sumber utama pendapatan perseroan.

Kontribusi pendapatan dari penerbangan berjadwal pada kuartal III/2020 tercatat sebesar US$917,28 juta atau Rp13,69 triliun, jauh dibawah perolehan kuartal III/2019 sebesar US$2,79 miliar.

Penerimaan perusahaan dari sektor penerbangan tidak berjadwal juga anjlok cukup dalam. Perusahaan hanya mampu mencetak pendapatan US$46,92 juta berbanding torehan kuartal III/2019 senilai US$249,91 juta.

Total pendapatan Garuda Indonesia pun mencapai US$1,13 miliar per September 2020 atau Rp16,98 triliun, turun 67,85 persen year on year (yoy) dari US$3,54 miliar pada kuartal III/2019.

Berdasarkan penjelasan perusahaan terkait dampak pandemi virus corona dari laman Bursa Efek Indonesia pada Rabu (16/9/2020), Garuda Indonesia telah melakukan penyesuaian operasi seiring dengan terjadinya perubahan tingkat permintaan yang diperkirakan akan berlangsung lebih dari tiga bulan.

Manajemen menjelaskan, penyesuaian tersebut berdampak pada penurunan trafik baik untuk penumpang maupun kargo diangkut masing-masing sebesar 72 persen dan 50 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Perseroan juga melaporkan terjadinya penurunan produksi domestik sebesar 55 persen dan internasional sebesar 88 persen dari tahun lalu.

“Penyesuaian operasional ini berkontribusi sekitar 51 persen hingga 75 persen dari total pendapatan perusahaan,” demikian penjelasan manajemen.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

BNI Syariah Bukukan Kenaikan Aset Sebesar 19,30 persen Secara yoy Menjadi Rp52,39 Triliun

Next Post

Menteri Erick Thohir Jajaki Kerja Sama dengan Pemerintah Jepang dan Kalangan Bisnis di Bidang Kesehatan

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Sebanyak 3,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+9 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga Sampaikan Volume Lalin Meningkat 36,3% Pada H+9 Lebaran

1 April 2026
Jaga Tingkat Pendapatan, Solusi Bangun Indonesia Incar Pasar Ekspor Baru
Anak Perusahaan

Solusi Bangun Indonesia Bukukan Pendapatan sebesar Rp10,73 triliun Sepanjang 2025

1 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

BP BUMN Sepakat Mengonversi Lahan Milik BUMN Sebagai Lokasi Rusun Terjangkau

1 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Kuasai 72% Pangsa Pasar KPR Subsidi, Posisi BTN dan BSN Tak Tergoyahkan

1 April 2026
Distribusikan Produk, GARAM Gandeng BGR Logistics
Berita

GARAM Mempercepat Produksi Garam Mengejar Target Swasembada pada 2027

1 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Membukukan Laba Bersih senilai Rp3,41 triliun per Februari 2026

1 April 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Menteri Erick Thohir Jajaki Kerja Sama dengan Pemerintah Jepang dan Kalangan Bisnis di Bidang Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Berawal dari Hobi Memasak dan Traveling, Produk Kriya Bertema Kuliner Nusantara Yummy Craft Terus Berkembang Berkat Pemberdayaan BRI

7 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Genap Satu Tahun, balé by BTN Tumbuh Pesat dan Perkuat Ekosistem Digital BTN

3 hari ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG dan ID FOOD Siapkan 100.000 Paket Sembako Mendukung Acara Bazar Dari Istana Untuk Rakyat di Monas

4 hari ago
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

H-3 Lebaran Penumpang di Terminal Pelindo Tembus 1 Juta Orang, Tanjung Perak Jadi Titik Tersibuk

6 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Sebanyak 3,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+9 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga Sampaikan Volume Lalin Meningkat 36,3% Pada H+9 Lebaran

by redaksi
1 April 2026
0

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek...

Read more
Jaga Tingkat Pendapatan, Solusi Bangun Indonesia Incar Pasar Ekspor Baru

Solusi Bangun Indonesia Bukukan Pendapatan sebesar Rp10,73 triliun Sepanjang 2025

1 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

BP BUMN Sepakat Mengonversi Lahan Milik BUMN Sebagai Lokasi Rusun Terjangkau

1 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Kuasai 72% Pangsa Pasar KPR Subsidi, Posisi BTN dan BSN Tak Tergoyahkan

1 April 2026
Distribusikan Produk, GARAM Gandeng BGR Logistics

GARAM Mempercepat Produksi Garam Mengejar Target Swasembada pada 2027

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In