• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 26 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Gejolak COVID-19, Beban Utang dan Penurunan Pendapatan BUMN Jadi Tantangan Indonesia

by redaksi
10 April 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Kementerian BUMN Matangkan Pembentukan Holding BUMN Manufaktur
0
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Krisis kesehatan akibat penyebaran COVID-19 menciptakan ancaman baru bagi bisnis badan usaha milik negara (BUMN) di Indonesia, khususnya yang telah terbelit utang selama bertahun-tahun.

Seperti dikutip melalui Bloomberg, Kamis (9/4/2020), banyak BUMN yang terbelit utang selama bertahun-tahun, menghadapi tuduhan kesalahan pengelolaan dan korupsi, dan mengalami masalah pembayaran sebelum COVID-19 menyerang. Penurunan pendapatan, risiko krisis kredit yang dipicu oleh menguatnya dolar Amerika Serikat membuat risiko-risiko itu semakin buruk.

RelatedPosts

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Dimulai, Dukung Kemajuan Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

BRINS Proteksi Asuransi Kerusakan Tempat Usaha bagi Pelaku UMKM di Kota Banjarmasin

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Lapas Tangerang

“COVID-19 memperburuk tantangan yang harus dihadapi beberapa sektor perusahaan milik negara,” ujar Analis S&P Global Ratings Xavier Jean dikutip melalui Bloomberg, Kamis (9/4/2020).

Jean menuliskan, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh perusahaan milik negara seperti penurunan tajam volume lalu lintas, menurunnya prospek pertumbuhan konsumsi listrik saat kapasitas bertambah, serta tantangan perdagangan yang lebih sulit.

Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) menyebut sektor BUMN Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Perseroan pelat merah dan ratusan anak usahanya mempekerjakan jutaan orang Indonesia dan memiliki peran penting dalam membangun pelabuhan, kereta api, serta ribuan kilometer jalan baru sebagai bagian dari rencana infrastruktur senilai US$415 miliar Presiden Joko Widodo.

Sejalan dengan tugas itu, total utang yang dimiliki oleh BUMN mencapai Rp1.600 triliun atau setara US$98 miliar pada kuartal III/2020 menurut data Kementerian BUMN. Jumlah itu mengalami kenaikan 15 persen dari tahun sebelumnya.

Default Utang

Bloomberg menuliskan beberapa BUMN telah mengalami masalah utang bahkan sebelum virus COVID-19 melanda. Sebagai contoh, pembuat baja terbesar di Indonesia, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. yang baru saja merestrukturisasi utang senilai US$2 miliar.

Selanjutnya, dua perusahaan asuransi negara, PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) mengalami default. Permasalahan Jiwasraya terungkap sepenuhnya pada Maret 2020 dengan catatan kerugian negara Rp16 triliun.

Bloomberg juga menyoroti dua BUMN yang menjadi motor pembangunan infrastruktur Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Utang yang dimiliki oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. telah mengalami lonjakan hingga periode September 2019.

Selain itu, BUMN juga memiliki sejumlah utang luar negeri. Hal itu disebut meningkatkan biaya pendanaan saat dolar AS menguat.

Risiko dari menguatnya dolar AS tercermin di pasar keuangan. Harga surat utang yang dimiliki oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. ambles di tengah kondisi pembatasan perjalanan.

Managing Director Penida Capital Advisors Ltd Edward Gustely mengatakan pemerintah harus memilah BUMN dengan kinerja buruk atau bersifat tidak strategis dan tidak menguntungkan sementara yang lain harus menjadi kandidat untuk privatisasi.

“Menteri BUMN Erick Thohir sedang mencoba untuk memperbaiki industri dan tentu saja memiliki keterampilan kepemimpinan dan kapasitas yang diperlukan untuk melakukannya,” kata Gustely.

Gustely menyebut Erick akan membutuhkan bantuan dari luar untuk merestrukturisasi utang BUMN. Selain itu, diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang profesional yang mampu menghasilkan kinerja baik dan dapat dilindungi dari campur tangan politik.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Pupuk Indonesia Klaim Distribusi Pupuk Tak Terganggu PSBB

Next Post

SIG Prakarsai Pendirian Perusahaan Patungan dengan BUMDes di Kabupaten Rembang

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Dimulai, Dukung Kemajuan Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

25 April 2026
BRI Insurance Gandeng Lifepal, Perluas Kemudahan Pasarkan Asuransi Kendaraan
Anak Perusahaan

BRINS Proteksi Asuransi Kerusakan Tempat Usaha bagi Pelaku UMKM di Kota Banjarmasin

25 April 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Lapas Tangerang

25 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Anjang Asih Peringati HUT ke-43, PINDAD Salurkan Bantuan ke SLB Murni & Yayasan Igasar Pindad

25 April 2026
JIEP Laksanakan Penanaman Pohon, Senam Etika Batuk di Nursery dan Komposting
Berita

JIEP Selenggarakan Business Matching Forum di Shenzhen, Tiongkok

25 April 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Stok Beras Tembus 5 Juta Ton

25 April 2026
Next Post
Semen Indonesia Group Bukukan Penjualan Mencapai 42,61 Juta Ton pada Tahun Lalu

SIG Prakarsai Pendirian Perusahaan Patungan dengan BUMDes di Kabupaten Rembang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Telkom dan Google Indonesia Pacu Transformasi Pendidikan berbasis AI di Kota Padang

2 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Per kuartal I/2026, BTN sukses mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang melesat 22,6% YoY

6 hari ago
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

Hingga 17 April 2026, BEI Mengungkap Ada16 perusahaan Berencana Lakukan IPO

7 hari ago
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Mengurangi Kemacetan, ASDP Bersama Angkasa Pura Indonesia Menyelesaikan Studi Kelayakan Water Taxi di Bali

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Dimulai, Dukung Kemajuan Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

by redaksi
25 April 2026
0

Pertamina terus berkomitmen mendukung perkembangan dunia motorsport nasional sebagai bagian dari upaya mendorong pembalap talenta muda Indonesia. Dukungan ini diwujudkan...

Read more
BRI Insurance Gandeng Lifepal, Perluas Kemudahan Pasarkan Asuransi Kendaraan

BRINS Proteksi Asuransi Kerusakan Tempat Usaha bagi Pelaku UMKM di Kota Banjarmasin

25 April 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Lapas Tangerang

25 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Anjang Asih Peringati HUT ke-43, PINDAD Salurkan Bantuan ke SLB Murni & Yayasan Igasar Pindad

25 April 2026
JIEP Laksanakan Penanaman Pohon, Senam Etika Batuk di Nursery dan Komposting

JIEP Selenggarakan Business Matching Forum di Shenzhen, Tiongkok

25 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In