Home / Berita / Jasindo Sukseskan Swasembada Pangan Lewat Asuransi Pertanian

Jasindo Sukseskan Swasembada Pangan Lewat Asuransi Pertanian

Asuransi Jasindo menjadi salah satu peserta stan di pameran IBD Expo dengan mengusung tema Saung Jasindo Agri. Pameran yang mempunyai tema ‘BUMN Tak Henti Membangun Negeri’ ini akan berlangsung pada tanggal 3-6 Oktober 2018 di Grand City, Surabaya, Jawa Timur. Saung Jasindo Agri ini diusung agar mendekatkan pelayanan informasi kepada masyarakat umum akan adanya program Asuransi Pertanian yang dapat memastikan keberhasilan usaha pertanian.

Asuransi Jasindo ditunjuk pemerintah untuk menjalankan program bantuan premi asuransi usaha tani padi (AUTP) sejak tahun 2015 sampai sekarang. Setiap tahunnya, pencapaian program terus menerus meningkat, hingga awal program sampai sekarang sudah 2.176.673,36 Ha lahan sawah yang diasuransikan. Musim tanam Asep ini, sudah 445.251,32 Ha lahan sawah yang diasuransikan, untuk musim tanam Okmar pendaftaran ditingkat PPL terus menerus dilakukan.

“Dari awal program hingga sekarang, pencapaian terbesar program Asuransi Pertanian terdapat di Provinsi Jawa Timur yaitu sebesar 210.253,45 luas lahan yang telah terlindungi pada musim tanam Asep ini. Untuk itu kami mengambil tema Saung Jasindo Agri pada IBD EXPO ini melihat potensi Jawa Timur terhadap sektor pertanian yang bertumbuh pesat,” ujar Untung H. Santosa selaku Direktur Utama PT. Asuransi Jasindo (Persero).

Pencapaian yang terus meningkat dari segi jumlah lahan yang diasuransikan, tak lepas dari kemudahan pendaftaran yang dilakukan di lapang. Petani cukup mengisi form yang sudah tersebar di PPL dan menyetorkan premi Rp 36.000,-/ha/musim tanam. Apabila terjadi gagal panen akibat banjir, kekeringan, hama & penyakit, petani akan mendapatkan biaya ganti rugi yang dapat digunakan untuk modal tanam kembali.

Premi yang murah ini dikarenakan adanya subsidi dari Kementerian Pertanian sebanyak 144.000/ha jadi petani cukup membayar 36.000/ha/musim tanam. Program bantuan premi ini hanya dikhususkan untuk petani yang memiliki/menggarap lahan maksimal 2 Ha.

Selain AUTP, Asuransi Jasindo juga ditunjuk pemerintah untuk mensukseskan program swasembada daging melalui Asuransi Usaha Ternak Sapi dan Kerbau sejak tahun 2016 hingga sekarang. Untuk menjawab permintaan pelaku bisnis sektor pertanian yang tidak memenuhi kriteria bantuan premi, Asuransi Jasindo membentuk program Asuransi Usaha Tani Padi Komersil, Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau Komersil, Asuransi Usaha Tani Jagung, Asuransi Nelayan Mandiri.

“Komitmen dalam melayani negri, terus menerus dilakukan oleh seluruh insan Asuransi Jasindo. Indonesia adalah negara agraris. Masalah pangan adalah masalah hidup dan matinya bangsa. Sudah saatnya semua harus bersinergi untuk hal ini, mulai dari swasta, pemerintah, BUMN, dan stakeholder saling bergandeng tangan untuk mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia,” pungkas Untung.

Sumber Rilis IBD

Check Also

Pesan Presiden Jokowi ke Erick Thohir, “BUMN Ekspansi ke Pasar Modal”

Presiden Joko Widodo punya pesan khusus untuk menteri baru yang menangani Badan Usaha Milik Negara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *