Home / Berita / KAI Mendukung Terciptanya Sistem Tata Kota Yang Cerdas Melalui KAI Access

KAI Mendukung Terciptanya Sistem Tata Kota Yang Cerdas Melalui KAI Access

Smart Indonesia Initiatives Forum (SIIF) IV dilaksanakan di Ballroom PO Hotel Semarang pada Rabu (10/10). SIIF merupakan wadah bertemunya para inovator, pengambil keputusan, industri, dan komunitas untuk mencari solusi persoalan desa, kabupaten, kota, dan provinsi Indonesia secara cerdas. Acara yang merupakan rangkaian dari Goesmart 2018 yang merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan seluruh lapisan masyarakat yang cerdas dan dihadiri oleh berbagai macam kalangan baik akademisi, industri dan pemerintahan. Dipilihnya Semarang sebagai tuan rumah Seminar SIIF ini karena Semarang merupakan salah satu kota paling berkembang di Pulau Jawa ini sangat menarik untuk dikunjungi dan dapat menjadi lokasi ideal untuk Goesmart 2018. “Dengan Semarang menjadi tuan rumah menandakan adanya kepedulian dari forum smart city terhadap pengembangan smart city di Semarang,” ungkap Walikota Semarang Hendrar Prihadi.


Corporate Deputy Director System Information KAI Endro Rahardjo menyampaikan paparan tentang penerapan IT di KAI

Goesmart 2018 digagas oleh Smart City & Community Innovation Center (SCCIC) yang merupakan sebuah komunitas inovasi smart city yang mempunyai visi untuk mengembangkan inovasi-inovasi agar terciptanya kota cergas (cerdas dan gegas). Selain itu komunitas SCCIC membantu memberikan arahan dan pengetahuan bagi pemerintah, industri, masyarakat, serta komunitas lainnya terhadap permasalahan kota yang terjadi saat ini akibat urbanisasi dan bagaimana cara menyelesaikan permasalahan tersebut, sehingga mewujudkan sebuah kota menjadi kota yang sehat, aman, nyaman, cerdas, bebas dari kemacetan, punya daya saing dan berkelanjutan.

Smart Indonesia Initiatives Forum IV memiliki tema Membangun Kota dan Wilayah Cerdas yang Berkelanjutan. Acara yang berlangsung selama 3 hari dari Rabu 10 Oktober 2081 sampai Jumat 12 Oktober ini menghadirkan berbagai pembicara yakni Executive Director Grab Ongki Kurniawan, Chief Project Business PT Angkasa Pura II Ferdian Agustiana, dan Aktivis ITB Fadhil Hidayat, dan Corporate Deputy Director System Information PT Kereta Api Indonesia (Persero) Endro Rahardjo.


Anggota Komisaris KAI Suhono Harso Supangkat (kanan) yang merupakan Ketua dari Smart Indonesia Initiatives Forum menyerahkan plakat pembicara kepada Corporate Deputy Director System Information KAI Endro Rahardjo

Pada kesempatan ini Endro memaparkan perkembangan teknologi informasi di KAI khususnya dibidang pemesanan tiket kereta api melalui aplikasi KAI Access dan website. KAI Access merupakan aplikasi yang dimiliki KAI untuk memberikan kemudahan kepada para pelanggan KAI. Fitur-fitur utama yang dimiliki oleh KAI Access adalah penjualan tiket KA Jarak Jauh, KA Lokal, Pembatalan Online, dan Perubahan Jadwal Online. Dalam paparan yang disampaikan, KAI sangat mendukung terciptanya sistem tata kota yang cerdas (smart city) yang memajukan Indonesia.  Acara tersebut juga dihadiri Anggota Komisaris KAI Suhono Harso Supangkat yang merupakan Ketua dari Smart Indonesia Initiatives Forum. (Public Relations KAI)

Check Also

4 Pembangkit Energi Baru untuk Papua

Perusahaan Lisrik Negara menetapkan empat pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) untuk Provinsi Papua dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *