• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 14 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kementerian BUMN Target Pembentukan Holding Pangan Ditargetkan Tahun Ini

by redaksi
29 Januari 2021
in Berita, Korporasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan pembentukan holding BUMN pangan dapat terwujud pada tahun ini. Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury mengatakan holding yang terdiri atas Perum Perikanan Indonesia (Perindo) PT Berdikari, PT Garam, PT Perikanan Nusantara (Perinus), PT Pertani, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan PT Sang Hyang Seri (Persero), akan dipimpin PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI sebagai induk holding.

“Rencananya sembilan BUMN akan bergabung dalam sebuah holding sebelum akhir 2021. Harapan kita antara triwulan II atau triwulan III 2021,” ujar Pahala saat wawancara dengan Republika di Jakarta, Kamis (28/1).

RelatedPosts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

Pahala menyampaikan Kementerian BUMN sedang mengajukan usulan pembentukan holding kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui pelaksanaan inbreng. Dengan demikian, saham-saham BUMN yang tergabung dalam holding pangan akan berada di bawah satu kepemilikan holding.

Selain membentuk holding pangan, kata Pahala, Kementerian BUMN juga akan menggabungkan perusahaan pelat merah yang memiliki fokus bisnis yang sama seperti Perindo dengan Perinus, PPI dengan BGR Logistics di sektor logistik, serta Sang Hyang Seri dengan Pertani.

“Kedua perusahaan yang ada di masing-masing sub klaster nantinya akan kita gabungkan sambil juga melakukan holdingisasi melalui inbreng saham yang dimiliki pemerintah,” ucap Pahala.

Pahala mengatakan saat ini merupakan momen yang tepat dalam pembetukan holding pangan. Sektor pangan menjadi salah satu yang tetap tumbuh pada masa pandemi saat ini.

Pahala menyampaikan pembentukan holding pangan merupakan upaya pemerintah dalam mendorong penguatan ketahanan pangan, memastikan ketersediaan pangan domestik, dan mengurangi secara bertahap ketergantungan impor pangan yang selama ini terjadi. Pahala berharap holding pangan juga mampu mendorong produktivitas dan distribusi yang lebih efektif dan efisien.

“Harapan kita dengan holding, kita bisa melakukan pengembangan lebih baik karena koordinasi akan lebih bisa dimonitor,” lanjut Pahala.

Hal ini, kata Pahala, jauh lebih efektif ketimbang masing-masing BUMN yang bergerak di bidang yang sama berjalan sendiri-sendiri. Pahala menilai kehadiran holding juga akan mendorong BUMN lebih fokus dalam menggarap inti bisnis dan komoditas masing-masing dengan menciptakan rantai pasok yang terintegrasi. Pahala mafhum, upaya kemandirian pangan tak bisa dilakukan BUMN, melainkan perlu bersinergi dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Keuangan.

“Setelah pembentukan holding, kita perlu memastikan bagaimana operasi masing-masing BUMN memiliki tingkat level operasi, logistik, kebijakan pengadaan yang sama. Ini merupakan satu proses yang harus dilakukan,” ungkap Pahala.

Pahala menyebut sinergitas antarlini, baik antarBUMN maupun dengan kementerian/lembaga terkait tak hanya akan menguatkan ketahanan pangan dalam negeri, melainkan juga membuat Indonesia menjadi produsen disegani di dunia. Untuk menuju ke sana, Pahala tak menampik bahwa hal tersebut memerlukan waktu, meski bukan hal yang mustahil.

“Indonesia memiliki potensi sebagai pemain kelas regional, minimal untuk komoditas gula karena RNI dan PTPN punya fasilitas produksi on form dengan luasan dan kapasitas produksi paling besar di Asia Tenggara,” sambung Pahala.

Indonesia, lanjut Pahala, bahkan pernah menjadi eksportir gula. Pencapaian ini yang ingin kembali dilakukan BUMN dengan holding pangan. Pahala mengatakan Indonesia memerlukan perbaikan operasional, modernisasi pertanian, hingga recofusing pada industri gula. Kementerian BUMN, ucap Pahala, juga tengah menyusun peta jalan pemanfaatan sekitar 30 pabrik gula milik RNI dan PTPN agar mampu kembali produktif.

“Saya percaya ini bisa dilakukan tiga tahun sampai lima tahun sepanjang kita bisa secara fokus melakukan pengembangan secara baik,” lanjut dia.

Pahala mengatakan peningkatan produktivitas gula guna menekan ketergantungan impor merupakan arahan dari Presiden Jokowi. Pahala menilai proses mengurangi ketergantungan akan impor gula akan dilakukan secara bertahap hingga 2024.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

Hutama Karya Dapat Suntikan PMN Sebesar Rp 6,2 Triliun di Tahun 2021

Next Post

Dukung Program MBKM, PTPN XI Tanda Tangani Nota Kesepahaman dengan Universitas Jember

Related Posts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah
Berita

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

14 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

14 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

14 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

14 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya

14 April 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan untuk Mendorong Daya Saing Global Industri Farmasi Nasional

14 April 2026
Next Post
Literasi PTPN XI : Pabrik Gula Soedhono

Dukung Program MBKM, PTPN XI Tanda Tangani Nota Kesepahaman dengan Universitas Jember

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Dirut Garuda Indonesia, Glenny Kairupan Mengungkapkan Terus Mencermati Dinamika Industri Aviasi Global Guna Menjaga Keberlanjutan Bisnis

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Rencana Kerja 2026, Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

5 hari ago
Petrokimia Gresik Edukasi Masyarakat Terkait Penyebaran Virus Corona

Program Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Meningkatkan Produktivitas Melon Pantura Jawa Timur sebesar 10%

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan Hingga 2,7M

3 hari ago
Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah
Berita

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

by redaksi
14 April 2026
0

Tren perjalanan dunia kini beralih ke destinasi yang menawarkan keaslian alam dan pengalaman yang mendalam. Berdasarkan laporan terbaru dari Time...

Read more
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

14 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

14 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

14 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya

14 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In