• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 17 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kimia Farma Punya Utang Jatuh Tempo dalam Waktu Dekat, Diganjar Pefindo Peingkat idAA-

by redaksi
19 Juli 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) memiliki utang jatuh tempo dalam waktu dekat. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menilai, perusahaan BUMN farmasi ini memiliki kemampuan untuk membayar utang jatuh tempo.

Dalam rilis Pefindo pada Jumat 17 Juli 2020 menjelaskan, Kimia Farma (KAEF) diganjar peringkat idAA-. Peringkat tersebut juga berlaku untuk Medium Term Notes (MTN) Tahun 2017 Tahap I PT Kimia Farma Tbk sebesar Rp 400 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 15 September 2020.

RelatedPosts

Hutama Karya Membukukan Pendapatan dari Segmen Pengoperasian Tol sebesar Rp17,33 Triliun Sepanjang 2025

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

Kimia Farma (KAEF) berencana untuk melunasi MTN Tahun 2017 Tahap I dengan menggunakan kas internal. Dalam laporan keuangan per akhir Maret 2020, kas setara kas KAEF tercatat sebesar Rp 706,9 miliar.

Kimia Farma (KAEF) juga memiliki fasilitas MTN 2019 dan MTN Syariah Mudharabah 2019 yang belum terbit sebesar Rp 1 triliun. Kimia Farma juga memiliki fasilitas kredit yang belum digunakan sebesar Rp 2 triliun per tanggal 30 Juni 2020.

Emanuel Paco Tan dan Agung Iskandar Analis Pefindo menjelaskan, Kimia Farma memiliki peran strategis dalam menyediakan obat-obatan tertentu untuk kebutuhan nasional. Kimia Farma juga memiliki posisi pasar kuat di industri farmasi, dan operasi bisnis yang terintegrasi.

Namun, Pefindo menilai, peringkat Kimia Farma dibatasi leverage keuangan yang tinggi dan proteksi arus kas yang melemah. KAEF juga memiliki margin profitabilitas lebih rendah dibandingkan dengan margin perusahaan-perusahaan farmasi yang lain.

“Peringkat Kimia Farma dapat diturunkan jika Kimia Farma tidak berhasil memperbaiki leverage keuangan dan proteksi arus kas karena tidak berhasil menurunkan hari piutang dan tingkat persediaan,” kata Emanuel dan Agung dalam rilis. Pefindo menambahkan, peringkat KAEF juga bisa berada dalam tekanan apabila margin keuntungan semakin menurun sebagai akibat dari pelemahan nilai mata uang rupiah. Maklum, sebagian besar dari bahan baku Kimia Farma (KAEF) masih diimpor, dan apabila pendapatan lebih rendah dari yang diproyeksikan.

Hingga kini, Pefindo masih memberi outlook negatif Kimia Farma. “Outlook akan direvisi menjadi stabil jika Kimia Farma berhasil menurunkan siklus kas operasi dan pada waktu yang sama, mengurangi tingkat utangnya,” ujar Emanuel dan Agung dalam rilis.

Hingga kuartal I tahun ini, Kimia Farma membukukan kenaikan pendapatan 31,59% menjadi Rp 2,4 triliun. Sedangkan laba bersih KAEF pada kuartal I tahun ini juga naik 26,8% menjadi Rp 26,16 miliar.

Sebagai perusahaan farmasi terbesar milik negara, Kimia Farma tidak hanya fokus pada kegiatan produksi obat tetapi juga kegiatan perdagangan dan distribusi serta kegiatan ritel. Kegiatan perdagangan dan distribusi Kimia Farma dijalankan oleh salah satu anak perusahaannya yaitu PT Kimia Farma Trading and Distribution (KFTD) yang memiliki 49 cabang nasional termasuk Unit Bisnis Institusi Pusat per 31 Desember 2019.

Sementara aktivitas ritel dijalankan oleh anak perusahaan lainnya yaitu PT Kimia Farma Apotek (KFA) mengelola 1.279 apotek, 565 klinik kesehatan, 64 laboratorium, 3 klinik kecantikan dan 10 optik per 31 Desember 2019.

Kimia Farma Dawaa Co. Ltd. mengelola 24 apotek dan 2 gudang di Arab Saudi per 31 Desember 2019. Kimia Farma juga memiliki 12 fasilitas produksi yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Semarang, Watudakon, Medan, Cikarang, dan Denpasar yang menghasilkan beberapa jenis produk termasuk produk kesehatan konsumen, obat generik, obat ethical bermerek, obat anti-retroviral, narkotika, kontrasepsi, dan bahan baku obat.

Sumber KOntan, edit koranbumn

Previous Post

Garuda Indonesia Mulai Fokus Pacu Lini Bisnis Kargo dan Carter

Next Post

Bukit Asam Lakukan Kajian Perkembangan Pasar Batubara

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Membukukan Pendapatan dari Segmen Pengoperasian Tol sebesar Rp17,33 Triliun Sepanjang 2025

16 April 2026
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia
Berita

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

16 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

16 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

16 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

16 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Seluruh Layanan Kereta Bandara KAI Group Layani 3,74 Juta Pelanggan di Triwulan I 2026, Perkuat Konektivitas Darat–Udara

16 April 2026
Next Post
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Bukit Asam Lakukan Kajian Perkembangan Pasar Batubara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG: Stok Beras Nasional Sebanyak 4,6 Juto Ton Tersebar Merata di Seluruh Indonesia, Ketahanan Pangan Aman Hadapi Ancaman El Nino

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara akan Menerima Dividen BRI sebesar Rp16,67 triliun Sebagai Pengendali Saham sebanyak 79,80 miliar lembar

17 jam ago
Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

6 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Transformasi Berkelanjutan Nyata, PLN Group Sabet 46 PROPER Emas dan Hijau 2025 KLH

5 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Membukukan Pendapatan dari Segmen Pengoperasian Tol sebesar Rp17,33 Triliun Sepanjang 2025

by redaksi
16 April 2026
0

 PT Hutama Karya (Persero) atau HK membukukan pendapatan dari segmen pengoperasian jalan tol sebesar Rp17,33 triliun sepanjang tahun buku 2025 yang telah diaudit. Direktur...

Read more
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

16 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

16 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

16 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

16 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In