• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 9 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kinerja BNI Sepanjang 2017 dan Rencana 2018

by redaksi
28 Februari 2020
in Kinerja & Investasi
0
0
SHARES
114
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan laba perseroan sepanjang tahun 2017 sebesar Rp 13,62 triliun, dibanding pada periode yang sama tahun sebelumnya (yoy) tercatat sebesar Rp 11,34 triliun, pencapaian di sepanjang tahun 2017 meningkat atau tumbuh sebesar 20,1 persen.
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menyampaikan pertumbuhan atau kenaikan laba bersih sepanjang 2017 dari kontribusi yang signifikan dari kinerja operasional segmen business banking dan consumer banking serta peningkatan kualitas aset.
Untuk pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp 31,94 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy) sebesar Rp 30 triliun maka kinerja perseroan untuk NII naik sebesar 6,5 persen . Sedangkan pendapatan non bunga tercatat kenaikan sebesar 13,9 persen (yoy) pada tahun 2017 senilai Rp 9,77 triliun , dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 8,59 triliun di tahun 2016.
“Kenaikan fee based income yang diperoleh, antara lain dari transaksi trade finance dan remitansi memberikan kontribusi pada pendapatan nonbunga ,” ujar Achmad Baiquni.
Total aset BNI pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp 709,3 triliun, naik 17,6 persen (yoy) dibandingkan pada tahun 2016 sebesar Rp 603 triliun.
Jumlah dana pihak ketiga (DPK) BNI pada tahun 2017 naik Rp 516,1 triliun , tumbuh sebesar 18,5 persen (yoy) dari tahun 2016 sebesar dibandingkan Rp 435,6 triliun .
Achmad Baiquni menyampaikan DPK industri perbankan diperkirakan hanya 11 persen pada tahun 2017 , sehingga pertumbuhan DPK BNI melebihi pertumbuhan DPK industri perbankan nasional.
Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) tercatat mengalami penurunan pada tahun 2017 sebesar 18,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya tercatat sebesar 19,4 persen. Begitu pula marjin bunga bersih atau net interest margin (NIM) pada tahun 2017 turun sebesar 5,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 6,2 persen.
Untuk Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) tingkat coverage ratio naik sebesar 148 persen pada tahun 2017 dibanding tahun sebelumnya sebesar 146 persen .
Kinerja Penyaluran Kredit BNI
Kinerja BNI sepanjang tahun 2017 tak lepas dari kontribusi peningkatan penyaluran kredit pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp 441,3 triliun meningkat dibandingkan dengan Rp 393,3 triliun pada tahun 2016, tumbuh 12,2 persen (yoy).
Segmen korporasi atau business banking memberikan kontribusi pertumbuhan cukup tinggi sebesar 78,3% tersalurkan sebesar Rp 345,5 triliun dari total kredit disalurkan. Sebesar Rp 71,4 triliun atau 16,2 persen dari total kredit disalurkan ke segmen konsumer.
Untuk kredit segmen business banking, sebesar Rp 134,4 triliun disalurkan untuk debitur korporasi non-BUMN, sebesar Rp 84,37 triliun disalurkan untuk debitur-debitur BUMN dan debitur menengah dan kecil, masing-masing Rp 70,26 triliun dan Rp 56,48 triliun.
Kredit pada segmen konsumer BNI pertumbuhannya pada pinjaman payroll yang tumbuh 47,1 persen, sedangkan outstanding penyaluran kreditnya mencapai Rp 17,7 triliun per 31 Desember 2017.
Di samping itu, segmen konsumer BNI juga didorong oleh kredit pemilikan rumah (KPR) yang mencapai Rp 37,07 triliun pada akhir Desember 2017. Penyaluran kredit melalui kartu kredit tercatat sebesar Rp 11,64 triliun.
Direktur Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo menyatakan, pertumbuhan kredit di segmen konsumer juga akan menjadi penopang pada tahun ini
“Pada tahun 2017 kredit dari payroll tumbuh signifikan, NPL (rasio kredit bermasalah)-nya rendah. Saat ini ada 24 juta rekening payroll BNI. BNI akan kembangkan dan fokus di situ,” ungkap Anggoro.
Posis I non performing loan ( NPL) alias rasio kredit bermasalah BNI pada tahun 2017 tercatat turun sebesar 2,3 persen, dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebesar 3 persen (yoy).
Direktur Keuangan BNI Rico Budidarmo menjelaskan, ada beberapa upaya yang diambil perseroan dalam menurunkan NPL yakni menerapkan manajemen risiko, hapus buku, dan beberapa debitur yang sudah melakukan kewajibannya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menjelaskan, total kredit yang dihapus buku alias write off mencapai sekitar Rp 8 triliun. Penghapusbukuan disebabkan kredit yang macet gagal direstrukturisasi.

Target BNI di tahun 2018

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) merencanakan lanjutkan  akuisisi bank, sebagai upaya menjadikan bank terbesar di Indonesia. Dengan melakukan akuisisi ditargetkan dapat meningkatkan aset perseroan , namun akuisisi dilakukan dengan pertimbangan bisnis yang matang dan menguntungkan bagi investor.
“Akuisisi bank tidak mudah kami melihat besar aset dan apakah bisnis bisa melengkapi bisnis inti kami,” kata Achmad Baiquni
Untuk mensukseskan akuisisi ini, BNI telah menganggarkan dana sebesar Rp 3 trilliun, tidak hanya untuk akuisisi bank tapi juga untuk suntik anak usaha dan akuisisi perusahaan non bank lain.
Menurut Rico Rizal Budidarmo, Direktur Keuangan BNI , tahun lalu BNI sudah menyuntik anak usaha syariah sebesar Rp 1 triliun. Untuk tahun ini merencanakan membentuk modal ventura dan asuransi kerugian untuk melengkap anak usaha yang ada.
BNI masih menjadi bank terbesar keempat di Indonesia setelah BRI, Mandiri dan BCA, dengan total aset BNI sebesar Rp 700 triliun atau tumbuh 17,65 year on year.
Pada tahun 2018 kedepan, BNI menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 15 persen, sesuai sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang telah diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menjelaskan, kondisi perekonomian global yang menunjukkan perbaikan diharapkan semakin menarik bagi investasi di Indonesia sehingga kredit investasi semakin tumbuh, menyokong kredit sektor infrastruktur .
Untuk pertumbuhan kredit consumer diperkirakan mencapai dua digit pada tahun 2018 ini selain pertumbuhan pada KPR, diperkirakan ada peningkatan pertumbuhan kredit pada payroll.
BNI merencanakan menerbitkan convertible bonds, yakni obligasi yang dapat dikonversi guna memperkuat modal dalam memitigasi dampak sistemik apabila terjadi krisis. Penerbitan convertible bond diwajibkan bagi bank sistemik sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14/POJK.03/2017 tentang Rencana Aksi bagi Bank Sistemik.
Menurut Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, obligasi tersebut akan diterbitkan pada semester II 2018 mendatang. Adapun jangka waktunya akan disesuaikan dengan kondisi pasar.
Dikutip Berbagai Sumber
koranbumn01

RelatedPosts

PTPP Meraih Kontrak Baru Senilai Rp3,87 triliun per Februari 2026

Adhi Karya Mencatatkan Realisasi Pendapatan sebesar Rp9,66 Triliun Sepanjang 2025

BP BUMN Perkuat InJourney Aviation Services untuk Layanan Aviasi Berstandar Global

Previous Post

IPC Kembangkan Pelabuhan Panjang Bersama Pemprov Lampung

Next Post

Industri Kereta Api Nasional Pacu TKDN dan Teknologi

Related Posts

Berita Singkat Mudik Bersama BUMN : BP BUMN, ASDP, PAL Indonesia, Pelindo, Jasa Tirta 2, Jamkrindo, PLN, Jasa Raharja, Pegadaian, Sucofindo, KIM, IndonesiaRe, Sucofindo, Palma Nusantara, KBI, NIndya Karya, PTPP, Peruri,  Brantas Abipraya, Adhi, IDfood, PPA
Berita

PTPP Meraih Kontrak Baru Senilai Rp3,87 triliun per Februari 2026

9 April 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

Adhi Karya Mencatatkan Realisasi Pendapatan sebesar Rp9,66 Triliun Sepanjang 2025

8 April 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Berita

BP BUMN Perkuat InJourney Aviation Services untuk Layanan Aviasi Berstandar Global

8 April 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Tancap Gas awal 2026, BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah untuk 11 Ribu UMKM

7 April 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Optimalisasi Aset Perusahaan, PELNI Buka Peluang Kerja Sama bagi Pelaku Usaha

7 April 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Kimia Farma Mencatatkan Pendapatan sebesar Rp9,2 triliun dan Berhasil Menekan Rugi Bersih Sepanjang 2025

7 April 2026
Next Post

Industri Kereta Api Nasional Pacu TKDN dan Teknologi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS

Bank Indonesia Melaporkan Posisi Cadangan Devisa Capai US$148,2 Miliar pada Akhir Maret 2026

5 jam ago
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri pada 2025

4 hari ago
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Long Weekend Paskah Picu Lonjakan, ASDP Jaga Layanan Prima di Lintasan Sumatera-Jawa-Bali

3 hari ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Bukit Asam Mencatat Kenaikan Volume Produksi dan Penjualan Sepanjang 2025

5 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

BTN UMKM: Solusi Perbankan Terintegrasi untuk Akselerasi Bisnis Anda

by redaksi
9 April 2026
0

Dalam dinamika bisnis yang terus berkembang, pelaku usaha membutuhkan mitra finansial yang tidak hanya menyediakan layanan perbankan, tetapi juga mampu...

Read more
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN : BP BUMN – Danantara, LEN, Jamkrindo, Petrokimia, KAI Logistik, JMRB, Jasa TIrta 2, WIKA Beton, PTPN 1, KAI Logistik, Krakatau Infrastruktur, Krakatau Properti, Jasa Marga, Perindo, INTI

9 April 2026
Merger BUMN Pelabuhan, Pelindo II Jadi Surviving Entity

Kurangi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Kemenhub Mendorong Pelindo Menyiapkan Pelabuhan Alternatif di Bali

9 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Pastikan Pembenahan BUMN Dilakukan Secara Menyeluruh Agar Kembali Fokus pada Kompetensi Inti

9 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Sinergi Pos Indonesia dan Garuda Indonesia Memperkuat Rantai Pasok Logistik Haji 2026

9 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In