• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 14 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kinerja BNI Sepanjang 2017 dan Rencana 2018

by redaksi
28 Februari 2020
in Kinerja & Investasi
0
0
SHARES
114
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan laba perseroan sepanjang tahun 2017 sebesar Rp 13,62 triliun, dibanding pada periode yang sama tahun sebelumnya (yoy) tercatat sebesar Rp 11,34 triliun, pencapaian di sepanjang tahun 2017 meningkat atau tumbuh sebesar 20,1 persen.
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menyampaikan pertumbuhan atau kenaikan laba bersih sepanjang 2017 dari kontribusi yang signifikan dari kinerja operasional segmen business banking dan consumer banking serta peningkatan kualitas aset.
Untuk pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp 31,94 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy) sebesar Rp 30 triliun maka kinerja perseroan untuk NII naik sebesar 6,5 persen . Sedangkan pendapatan non bunga tercatat kenaikan sebesar 13,9 persen (yoy) pada tahun 2017 senilai Rp 9,77 triliun , dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 8,59 triliun di tahun 2016.
“Kenaikan fee based income yang diperoleh, antara lain dari transaksi trade finance dan remitansi memberikan kontribusi pada pendapatan nonbunga ,” ujar Achmad Baiquni.
Total aset BNI pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp 709,3 triliun, naik 17,6 persen (yoy) dibandingkan pada tahun 2016 sebesar Rp 603 triliun.
Jumlah dana pihak ketiga (DPK) BNI pada tahun 2017 naik Rp 516,1 triliun , tumbuh sebesar 18,5 persen (yoy) dari tahun 2016 sebesar dibandingkan Rp 435,6 triliun .
Achmad Baiquni menyampaikan DPK industri perbankan diperkirakan hanya 11 persen pada tahun 2017 , sehingga pertumbuhan DPK BNI melebihi pertumbuhan DPK industri perbankan nasional.
Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) tercatat mengalami penurunan pada tahun 2017 sebesar 18,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya tercatat sebesar 19,4 persen. Begitu pula marjin bunga bersih atau net interest margin (NIM) pada tahun 2017 turun sebesar 5,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 6,2 persen.
Untuk Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) tingkat coverage ratio naik sebesar 148 persen pada tahun 2017 dibanding tahun sebelumnya sebesar 146 persen .
Kinerja Penyaluran Kredit BNI
Kinerja BNI sepanjang tahun 2017 tak lepas dari kontribusi peningkatan penyaluran kredit pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp 441,3 triliun meningkat dibandingkan dengan Rp 393,3 triliun pada tahun 2016, tumbuh 12,2 persen (yoy).
Segmen korporasi atau business banking memberikan kontribusi pertumbuhan cukup tinggi sebesar 78,3% tersalurkan sebesar Rp 345,5 triliun dari total kredit disalurkan. Sebesar Rp 71,4 triliun atau 16,2 persen dari total kredit disalurkan ke segmen konsumer.
Untuk kredit segmen business banking, sebesar Rp 134,4 triliun disalurkan untuk debitur korporasi non-BUMN, sebesar Rp 84,37 triliun disalurkan untuk debitur-debitur BUMN dan debitur menengah dan kecil, masing-masing Rp 70,26 triliun dan Rp 56,48 triliun.
Kredit pada segmen konsumer BNI pertumbuhannya pada pinjaman payroll yang tumbuh 47,1 persen, sedangkan outstanding penyaluran kreditnya mencapai Rp 17,7 triliun per 31 Desember 2017.
Di samping itu, segmen konsumer BNI juga didorong oleh kredit pemilikan rumah (KPR) yang mencapai Rp 37,07 triliun pada akhir Desember 2017. Penyaluran kredit melalui kartu kredit tercatat sebesar Rp 11,64 triliun.
Direktur Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo menyatakan, pertumbuhan kredit di segmen konsumer juga akan menjadi penopang pada tahun ini
“Pada tahun 2017 kredit dari payroll tumbuh signifikan, NPL (rasio kredit bermasalah)-nya rendah. Saat ini ada 24 juta rekening payroll BNI. BNI akan kembangkan dan fokus di situ,” ungkap Anggoro.
Posis I non performing loan ( NPL) alias rasio kredit bermasalah BNI pada tahun 2017 tercatat turun sebesar 2,3 persen, dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebesar 3 persen (yoy).
Direktur Keuangan BNI Rico Budidarmo menjelaskan, ada beberapa upaya yang diambil perseroan dalam menurunkan NPL yakni menerapkan manajemen risiko, hapus buku, dan beberapa debitur yang sudah melakukan kewajibannya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menjelaskan, total kredit yang dihapus buku alias write off mencapai sekitar Rp 8 triliun. Penghapusbukuan disebabkan kredit yang macet gagal direstrukturisasi.

Target BNI di tahun 2018

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) merencanakan lanjutkan  akuisisi bank, sebagai upaya menjadikan bank terbesar di Indonesia. Dengan melakukan akuisisi ditargetkan dapat meningkatkan aset perseroan , namun akuisisi dilakukan dengan pertimbangan bisnis yang matang dan menguntungkan bagi investor.
“Akuisisi bank tidak mudah kami melihat besar aset dan apakah bisnis bisa melengkapi bisnis inti kami,” kata Achmad Baiquni
Untuk mensukseskan akuisisi ini, BNI telah menganggarkan dana sebesar Rp 3 trilliun, tidak hanya untuk akuisisi bank tapi juga untuk suntik anak usaha dan akuisisi perusahaan non bank lain.
Menurut Rico Rizal Budidarmo, Direktur Keuangan BNI , tahun lalu BNI sudah menyuntik anak usaha syariah sebesar Rp 1 triliun. Untuk tahun ini merencanakan membentuk modal ventura dan asuransi kerugian untuk melengkap anak usaha yang ada.
BNI masih menjadi bank terbesar keempat di Indonesia setelah BRI, Mandiri dan BCA, dengan total aset BNI sebesar Rp 700 triliun atau tumbuh 17,65 year on year.
Pada tahun 2018 kedepan, BNI menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 15 persen, sesuai sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang telah diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menjelaskan, kondisi perekonomian global yang menunjukkan perbaikan diharapkan semakin menarik bagi investasi di Indonesia sehingga kredit investasi semakin tumbuh, menyokong kredit sektor infrastruktur .
Untuk pertumbuhan kredit consumer diperkirakan mencapai dua digit pada tahun 2018 ini selain pertumbuhan pada KPR, diperkirakan ada peningkatan pertumbuhan kredit pada payroll.
BNI merencanakan menerbitkan convertible bonds, yakni obligasi yang dapat dikonversi guna memperkuat modal dalam memitigasi dampak sistemik apabila terjadi krisis. Penerbitan convertible bond diwajibkan bagi bank sistemik sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14/POJK.03/2017 tentang Rencana Aksi bagi Bank Sistemik.
Menurut Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, obligasi tersebut akan diterbitkan pada semester II 2018 mendatang. Adapun jangka waktunya akan disesuaikan dengan kondisi pasar.
Dikutip Berbagai Sumber
koranbumn01

RelatedPosts

Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan untuk Mendorong Daya Saing Global Industri Farmasi Nasional

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Digitalisasi Berbasis ESG, BSI Pacu Pertumbuhan Nasabah Melampaui 23 Juta

Previous Post

IPC Kembangkan Pelabuhan Panjang Bersama Pemprov Lampung

Next Post

Industri Kereta Api Nasional Pacu TKDN dan Teknologi

Related Posts

Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan untuk Mendorong Daya Saing Global Industri Farmasi Nasional

14 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

13 April 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Digitalisasi Berbasis ESG, BSI Pacu Pertumbuhan Nasabah Melampaui 23 Juta

13 April 2026
Distribusikan Produk, GARAM Gandeng BGR Logistics
Berita

Kerja Sama Strategis Garam dan Chandra Asri Pacific Terkait Pengembangan Pabrik dan Penyediaan Garam Industri di Indonesia

12 April 2026
Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko
Berita

Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko

12 April 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

WIKA Kembali Turunkan Utang Rp3,87 triliun Sepanjang 2025

12 April 2026
Next Post

Industri Kereta Api Nasional Pacu TKDN dan Teknologi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Memasuki Tahap Project Launching, Pemerintah Bakal Memilih Skema Creative Financing dalam Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

3 hari ago
Merger BUMN Pelabuhan, Pelindo II Jadi Surviving Entity

Kurangi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Kemenhub Mendorong Pelindo Menyiapkan Pelabuhan Alternatif di Bali

5 hari ago
Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis

Pos Properti Ungkap Kinerja Positif di Tengah Krisis Properti Optimistis Tumbuh 18% di 2026

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Berencana Merombak Struktur Holding BUMN Farmasi pada 2026

5 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

by redaksi
14 April 2026
0

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat akses hunian layak melalui partisipasi dalam Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan...

Read more
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

14 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

14 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya

14 April 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma

Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan untuk Mendorong Daya Saing Global Industri Farmasi Nasional

14 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In