• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 1 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kinerja Danantara Selamatkan Garuda Indonesia dan Krakatau Steel

by redaksi
9 November 2025
in Berita
0
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
0
SHARES
82
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua emiten pelat merah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) dan PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) mencatatkan kinerja yang kontras di tengah langkah restrukturisasi serta aksi penyelamatan oleh Danantara.

Berdasarkan laporan keuangannya, KRAS berhasil mencetak laba bersih US$22,17 juta hingga kuartal III/2025, berbalik dari posisi rugi US$185,22 juta pada periode yang sama tahun lalu.

RelatedPosts

Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela

Garuda Indonesia Group Melayani 1,1 juta penumpang Selama Periode Lebaran 2026

Perlambatan Kinerja, Semen Indonesia Membukukan Pendapatan senilai Rp35,24 Triliun Sepanjang 2025

Capaian laba KRAS itu sejalan dengan pendapatan usaha yang meningkat 7,39% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi US$706,08 juta per kuartal III/2025, dari raihan sebelumnya US$657,52 juta.

Sementara, emiten pelat merah lainnya GIAA masih membukukan rugi bersih sebesar US$182,53 juta per kuartal III/2025. Bahkan rugi GIAA itu membengkak 39,10% YoY dibandingkan rugi bersih periode yang sama tahun sebelumnya US$131,22 juta.

Membengkaknya rugi GIAA sejalan dengan pendapatan usaha yang turun 6,7% YoY menjadi US$2,39 miliar per kuartal III/2025, dibandingkan US$2,56 miliar per kuartal III/2024.

Selain itu, GIAA masih berkutat dengan ekuitas negatif, di mana nilai liabilitas atau kewajiban melebihi asetnya. GIAA telah membukukan aset sebesar US$6,75 miliar pada periode yang berakhir 30 September 2025 dengan liabilitas mencapai US$8,28 miliar. Alhasil, ekuitas GIAA minus US$1,53 miliar.

Sementara, KRAS telah membukukan total aset US$2,82 miliar dengan liabilitas yang lebih rendah US$2,33 miliar. Ekuitas KRAS pun positif di posisi US$490,69 juta.

Langkah Restrukturisasi 

Di sisi lain, capaian berbeda arah KRAS dan GIAA itu terjadi di tengah langkah restrukturisasi dan bantuan pemilik sahamnya Danantara.

Dalam laporan keuangan GIAA dijelaskan bahwa pada semester II/2025, perseroan telah mendapatkan persetujuan rancangan restrukturisasi dalam rangka penyehatan termasuk di antaranya melalui shareholder loan oleh Danantara sebesar US$405 juta atau Rp6,65 triliun.

Shareholder loan itu kemudian akan dikonversikan menjadi ekuitas diiringi rencana penyertaan modal tambahan.

GIAA memang tengah ancang-ancang restrukturisasi melalui gelaran penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Aksi tambah modal GIAA itu akan dijalankan oleh Danantara melalui dua skema. Pertama setoran modal dalam bentuk uang tunai. Kedua, konversi shareholder loan menjadi saham baru.

Total dana private placement itu mencapai US$1,84 miliar atau Rp30,31 triliun (kurs Rp16.421 per dolar AS). Secara rinci, Danantara akan melakukan penyetoran modal secara tunai kepada GIAA sebanyak-banyaknya US$1,44 miliar atau Rp23,66 triliun dan konversi shareholder loan menjadi saham baru sebesar US$405 juta atau Rp6,65 triliun.

Sebagian besar kucuran dana dari Danantara itu akan dialokasikan untuk pemeliharaan pesawat yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia dan Citilink.

“Selain itu, Grup berencana untuk melaksanakan sejumlah inisiatif strategis korporasi sebagai upaya memperkuat struktur permodalan serta memperbaiki posisi ekuitas, melalui aksi korporasi yang bersifat baik kas maupun nonkas,” demikian dalam laporan keuangan GIAA dikutip Bisnis pada Sabtu (1/11/2025).

KRAS pun tengah ancang-ancang restrukturisasi. KRAS telah memperoleh persetujuan restrukturisasi lanjutan dari empat bank swasta untuk melakukan penyelesaian kewajiban secara dipercepat dengan keringanan.

Corporate Secretary KRAS Fedaus mengatakan telah menerima persetujuan dari seluruh bank restrukturisasi terkait penyelesaian kewajiban dipercepat dengan potongan atas utang restrukturisasi KRAS kepada empat bank tersebut.

“Nilai total kewajiban yang dilunasi dari penyelesaian kewajiban dipercepat dengan keringanan mencapai Rp248,24 miliar dan US$159,06 juta,” ujar Fedaus dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dia menuturkan bahwa KRAS nantinya akan membayarkan kepada empat bank swasta sebesar Rp49,64 miliar dan US$31,81 juta. Dengan demikian, keringanan pokok yang diperoleh perseroan mencapai sekitar 80%.

Selain potongan pokok utang, perseroan juga mendapatkan penghapusan atas bunga dan denda bunga & pokok senilai Rp112,92 miliar dan US$18,75 juta.

Dengan terlaksananya penyelesaian kewajiban dipercepat dengan keringanan ini, Fedaus menyebut sisa utang restrukturisasi KRAS kini mencapai Rp561,4 miliar, US$122,4 juta, dan 811.238 euro untuk tranche A.

Sementara itu, tranche B memiliki nilai Rp2,87 triliun dan US$37,27 juta, serta tranche C sebesar Rp3,71 triliun, US$618,85 juta, dan 4,06 juta euro. Secara keseluruhan, langkah ini menurunkan total utang restrukturisasi KRAS sebesar US$174,29 juta atau 12,5% dari total utang sebelumnya US$1,39 miliar.

“Penurunan outstanding utang restrukturisasi akan mengurangi beban bunga dan meringankan tekanan arus kas perseroan di masa depan,” tambahnya.

Fedaus menyatakan transaksi ini merupakan bagian dari transformasi yang sedang dijalankan Krakatau Steel, sekaligus menunjukkan dukungan kuat perbankan terhadap keberlanjutan bisnis dan prospek industri baja nasional.

Dalam perkembangan lain, Krakatau Steel juga telah meminta bantuan Danantara untuk menginjeksi modal US$500 juta atau sekitar Rp8,3 triliun. Bantuan ini nantinya berstatus pinjaman alias shareholder loan.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Krakatau Steel Daniel Fitzgerald Liman mengungkapkan bahwa pengajuan bantuan modal telah dilakukan sejak Juni 2025 dan diharapkan dapat terealisasi sebelum akhir tahun.

“Harapan kami dana segar ini segera cair sebelum Desember 2025, sehingga pada tahun depan kami bisa meningkatkan produktivitas pabrik,” ujar Daniel dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI pada beberapa waktu lalu.

Adapun, bantuan modal kerja diperlukan untuk menyelamatkan operasional sekaligus memenuhi kebutuhan bahan baku bagi keberlanjutan industri baja

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Peningkatan Sistem IT Dorong Kinerja BSI Semakin Solid

Next Post

BNI Perkuat Pembiayaan Produktif dan Inklusif untuk Dorong Pertumbuhan UMKM Nasional

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela

1 April 2026
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
Anak Perusahaan

Garuda Indonesia Group Melayani 1,1 juta penumpang Selama Periode Lebaran 2026

1 April 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Perlambatan Kinerja, Semen Indonesia Membukukan Pendapatan senilai Rp35,24 Triliun Sepanjang 2025

1 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Penataan Terarah, Presiden Prabowo Subianto Menginstruksikan KAI Lakukan Inventarisasi Permukiman Warga di Bantaran Rel

1 April 2026
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, Resmi Mengundurkan Diri
Berita

Hingga 2026, Agrinas Pangan Nusantara akan Mengoperasikan 3.505 KopDes Merah Putih di Jawa Timur dan Jawa Tengah

1 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Anak Perusahaan

Mandiri Utama Finance Optimistis Pembiayaan Kendaraan Listrik Memiliki Prospek Positif pada 2026

1 April 2026
Next Post
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Perkuat Pembiayaan Produktif dan Inklusif untuk Dorong Pertumbuhan UMKM Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

2 hari ago
Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

24 jam ago
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

5 hari ago
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur

Holding BUMN Pangan ID FOOD Lakukan Penataan Portofolio dan Refocusing Bisnis

21 jam ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela

by redaksi
1 April 2026
0

PT Pertamina (Persero) dan INPEX Corporation (INPEX) memperkuat kemitraan strategis untuk pengembangan Proyek LNG Abadi di Blok Masela, melalui penandatanganan...

Read more
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Garuda Indonesia Group Melayani 1,1 juta penumpang Selama Periode Lebaran 2026

1 April 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Perlambatan Kinerja, Semen Indonesia Membukukan Pendapatan senilai Rp35,24 Triliun Sepanjang 2025

1 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Penataan Terarah, Presiden Prabowo Subianto Menginstruksikan KAI Lakukan Inventarisasi Permukiman Warga di Bantaran Rel

1 April 2026
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, Resmi Mengundurkan Diri

Hingga 2026, Agrinas Pangan Nusantara akan Mengoperasikan 3.505 KopDes Merah Putih di Jawa Timur dan Jawa Tengah

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In