• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 4 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kinerja Holding BUMN Farmasi, Cermin Prospek Positif Bisnis Sektor Farmasi

by redaksi
28 September 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Holding BUMN Farmasi berhasil mencetak kinerja yang menawan sepanjang semester I-2021. Hasil ini cukup mencerminkan prospek bisnis sektor farmasi yang tengah berada dalam tren positif di tengah pandemi Covid-19.

Per semester I-2021, Holding BUMN Farmasi yang terdiri dari PT Bio Farma (Persero), PT Kimia Farma Tbk (KAEF), dan PT Indofarma Tbk (INAF) meraih kenaikan pendapatan sebesar 164% (yoy) menjadi Rp 15,26 triliun

RelatedPosts

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

Secara rinci, pendapatan Bio Farma sendiri didapat dari realisasi pendapatan penugasan yang mencapai Rp 8,12 triliun. Angka ini terdiri dari Rp 7,97 triliun program vaksin Covid-19 dan Rp 144,30 miliar dari program vaksinasi gotong royong.

Untuk anggota Holding BUMN Farmasi, Kimia Farma membukukan pendapatan sebesar Rp 5,56 triliun pada semester I-2021 yang diperoleh dari penjualan produk pihak ketiga sebesar Rp 4,1 triliun, termasuk di dalamnya didapat dari program vaksinasi gotong royong sebesar Rp 402,9 miliar.

Sedangkan untuk Indofarma, pendapatan semester I-2021 mencapai Rp 849,33 miliar yang berasal dari penjualan obat-obat generik berlogo (OGB) dan ethical sebesar Rp 492,79 miliar. Sisanya dari penjualan alat kesehatan, multivitamin, dan lain-lain.

Sekretaris Perusahaan sekaligus Juru Bicara Bio Farma Bambang Heriyanto tak banyak mengomentari hasil kinerja Holding BUMN Farmasi tersebut. Namun, ia percaya Holding BUMN Farmasi bisa kembali mencetak hasil kinerja positif di masa-masa selanjutnya.

“Sisa akhir tahun 2021 diharapkan kinerja (Holding BUMN Farmasi) tetap bisa melampaui target,” tutur dia, Selasa (28/9).

Sementara itu, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji menilai, kinerja positif Holding BUMN Farmasi cukup terbantu oleh program-program terkait penanganan pandemi Covid-19 yang tentu jadi prioritas utama pemerintah. “Ada benefit tersendiri bagi BUMN farmasi yang bersinggungan langsung dengan penanganan Covid-19,” kata dia, Senin (27/9) malam.

Ia menilai, era pandemi Covid-19 menimbulkan fenomena new economic. Saat kondisi normal, emiten-emiten sektor farmasi kemungkinan hanya mengandalkan pendapatan dari penjualan obat. Namun, sekarang kondisinya berbeda, di mana kebutuhan obat-obatan, multivitamin, alat kesehatan, hingga vaksin terus meningkat.

Secara umum, emiten-emiten farmasi juga diuntungkan oleh kondisi global di masa pandemi. Saat ini, banyak negara maju yang berinovasi dengan mengandalkan teknologi tingkat tinggi dalam hal penanganan Covid-19. Hal ini bisa menjadi pemicu emiten farmasi di Indonesia untuk melakukan inovasi serupa atau berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan global terkait penanganan pandemi.

“Hal-hal demikian tak hanya berlaku bagi emiten BUMN farmasi, melainkan juga emiten swasta. Mereka juga bisa memaksimalkan penjualan produk, layanan kesehatan, dan berinovasi sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik,” ungkap Nafan.

Memang, situasi pandemi Covid-19 mulai mereda di Indonesia. Tapi perlu diingat bahwa kemunculan varian baru masih tetap terbuka, sesuai dengan peringatan dari WHO. Maka dari itu, kebutuhan terhadap obat-obatan, multivitamin, dan alat kesehatan bakal terus ada selama dunia masih berstatus pandemi.

“Emiten-emiten farmasi, baik BUMN dan swasta, masih akan terus punya peluang dan punya peranan penting dalam beberapa waktu ke depan,” kata Nafan.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Holding Ultra Mikro, Diahrapkan Menekan Biaya Dana dan Bunga Menjadi Lebih Murah untuk Bisnis Pegadaian

Next Post

Penjualan Emas ANTAM Tumbuh 69% Sepanjang Semester I-2021

Related Posts

Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment
Berita

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

4 Juni 2026
Next Post
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Penjualan Emas ANTAM Tumbuh 69% Sepanjang Semester I-2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

6 jam ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Gerak Cepat Taspen, 99% Peserta Pensiun Sudah Terima Gaji-13 di Hari Pertama Penyaluran

1 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Siap Menjalankan Pengembangan Proyek Energi Surya 100 GW

1 hari ago
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Dorong Regenerasi Pelaut Nasional, PELNI Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Pendidikan

1 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

by redaksi
4 Juni 2026
0

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) turut mendukung penguatan ketahanan energi nasional melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)...

Read more
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In