Klaster Manufaktur meluncurkan Indonesia Manufacturing Learning Institute dan Indonesia Defence & Manufacturing Research Institute di mana PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menjadi koordinator dalam Klaster Manufaktur ini yang membawahi Subklaster Baja, Subklaster Pertahanan, dan Subklaster Survei. Subklaster Pertahanan yang terdiri dari PT Dahana (Persero), PT Pindad (Persero), PT PAL Indonesia (Persero) serta PT Dirgantara Indonesia (Persero) dengan PT LEN Industri (Persero) sebagai Koordinator Subklaster Pertahanan. Selain itu Subklaster Survei terdiri dari PT Sucofindo dan PT Surveyor Indonesia dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia sebagai Koordinator Subklaster Survei.
Peluncuran Indonesia Manufacturing Learning Institute dan Indonesia Defence and Manfucturing Research Institute merupakan salah satu langkah untuk menjadikan BUMN sebagai Center of Excellences, dalam hal ini khususnya di bidang manufaktur.
Di dalam BUMN Center of Excellences ini, keberadaaan dua institute di bidang learning dan research adalah dua komponen yang saling menopang dan mendukung yang pada akhirnya akan mendorong entity business di dalam klaster menjadi lebih competitive dan memberikan manfaat.
Learning akan meningkatkankan competency dan capability yang akan mampu mendorong research untuk menciptakan inovasi-inovasi sehingga kedepannya institute di Klaster Manufaktur dapat menjadi tempat rujukan bagi perusahaaan-perusahaan atau pun perseorangan di luar klaster maupun di luar BUMN yang ingin meningkatkan kapabilitas dan research di bidang manufaktur.
Transformasi Learning and Research Institute (LRI) menjadi enabler untuk mewujudkan prioritas Kementerian BUMN sebagai Center of Excellences sekaligus meningkatkan competitiveness Indonesia serta menjawab tantangan untuk kita dapat bertumbuh dan berkontribusi untuk Indonesia.
Dengan mewujudkan inovasi dan pengembangan SDM, kami berharap ke depan perusahaan BUMN Klaster Manufaktur ini dapat menghasilkan produk baru, pelayanan jasa baru, pengembangan bisnis baru, sehingga dapat menjadi leader di masing-masing industri dan menjadi world class company.














